Anies mencoba untuk menangkis kritik tentang penanganan bencana banjir dengan menyindir tanggapan pemerintah pusat.
"Ketika COVID-19 tiba, Anies mengubah kekuatan penuh kemarahannya terhadap presiden," disadur Suara.com dari The Economist.
Sementara itu Edward Aspinall dari Universitas Nasional Australia berpendapat, Anies mungkin telah menghitung bahwa pandemi memberikan kesempatan yang baik untuk memamerkan kualitas yang menurut Jokowi kurang, seperti ketegasan dan empati.
"Dia (Anies) juga dirasa peduli tentang citranya sebagai orang kebijakan publik yang berpikir serius tentang masalah-masalah besar", tambah Aspinall.