facebook

Ganjar Pranowo Rela Gowes 53 Kilometer Demi Anak-anak Muda Sukses Ini!

Fabiola Febrinastri
Ganjar Pranowo Rela Gowes 53 Kilometer Demi Anak-anak Muda Sukses Ini!
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan istri, Siti Atikoh, mengunjungi Citra Muda Getasan, di Kopeng, Sabtu (6/6/2020). (Dok : Pemprov Jateng)

Penjualan hasil pertanian anak-anak muda ini naik 300 persen.

Suara.com - Sejumlah anak muda Kopeng, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), mendapat kunjungan kehormatan dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Ia rela menggowes sepeda sekitar 53 kilometer untuk melihat secara langsung kegiatan anak-anak muda sukses ini.

Mereka merupakan kelompok tani milenial, Citra Muda Getasan. Mayoritas anggota kelompok tani ini adalah anak-anak muda berusia 19-38 tahun. Meski muda, namun tangan-tangan mereka tetap terampil mengolah lahan untuk ditanami aneka macam sayuran.

Tak tanggung-tanggung, lebih dari 70 jenis sayuran yang ditanam di lahan seluas 10 hektare. Hebatnya lagi, semua sayuran yang ditanam anak-anak muda tersebut adalah sayuran organik.

Produk pertanian mereka kini laku keras di pasaran. Bahkan, saat pandemi Covid-19, penjualan hasil pertanian anak-anak muda ini naik 300 persen. Penjualannya pun menggunakan metode milenial, yakni melalui sejumlah platform media sosial.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Minta Petugas Medis yang Dapat Ancaman Lapor ke Polisi

Penasaran dengan kisah para petani muda itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo rela gowes sekitar 53 kilometer untuk melihat secara langsung. Berangkat dari kediamannya Puri Gedeh Kota Semarang, pukul 06.00 WIB, Ganjar bersama istrinya, Siti Atikoh dan beberapa anggota komunitas gowes tiba di Kopeng sekitar pukul 11.00 WIB.

"Saya kemarin ketemu Mas Sofian dan tertarik dengan ceritanya. Makanya saya langsung ke sini untuk melihat aktifitas anak-anak muda ini. Ternyata luar biasa keren, mereka petani muda yang kreatif dan inovatif sehingga bisa bertahan di tengah pandemi," katanya, Sabtu (6/6/2020).

Ganjar berangkat  dari kediamannya, Puri Gedeh Kota Semarang, pukul 06.00 WIB, bersama istrinya, Siti Atikoh dan beberapa anggota komunitas gowes. Mereka tiba di Kopeng sekitar pukul 11.00 WIB.

Ganjar menerangkan, saat banyak orang kebingungan dengan wabah Covid-19, para petani muda ini justru sukses meningkatkan omsetnya. 

"Mereka petani muda yang ideologis, punya komitmen tinggi dan terus berjuang. Untuk menjadi seperti sekarang, ternyata prosesnya cukup lama, mereka membutuhkan waktu 12 tahun," ucapnya.

Baca Juga: Berani Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Pranowo : Langsung Saya Seret ke KPK!

Menurut Ganjar, kelompok petani milenial ini membuktikan bahwa anak muda juga bisa sukses di dunia pertanian. Didasari kemauan, konsistensi dan ketekunan, maka hasilnya akan berkualitas.

"Mari semua anak muda yang ingin menekuni dunia ini bisa mengacu ke sini. Anak-anak muda seperti Mas Sofian ini akan kami jadikan champion, yang kita harapkan bisa menginspirasi banyak anak muda lain di Jawa Tengah," tutupnya.

Komentar