Desa Ini Dijual Seharga Rp 97,5 Triliun, Tertarik?

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Senin, 08 Juni 2020 | 13:23 WIB
Desa Ini Dijual Seharga Rp 97,5 Triliun, Tertarik?
Satu Desa di Swedia Dijual Seharga Rp 97,5 Triliun. (satrabrunn.se)

Suara.com - Sebuah desa yang dibangun pada abad-18 di Swedia, Sastra Brunn, boleh dimiliki oleh siapapun uang bersedia membayar seharga tujuh juta dolar AS atau setara dengan Rp 97,5 juta.

Menyadur News.com.au,  Senin (8/6/2020), Sastra Brunn yang terletak di Vastmandland, sekitar 90 menit dari Stockholm, mulanya merupakan sebuah kompleks resor wisata kesehatan dengan program andalan spa.

Luas desa mencapai 70 hektar dengan lebih dari 70 bangunan. Tak ubahnya sebuah desa pada umumnya, kawasan ini memiliki berbagai infrastruktur dan fasilitas seperti gereja, sekolah, hotel, hingga pabrik air minum dengan mata air lokal.

Alasan mengapa desa ini dijual adalah karena para penduduk lokalnya membutuhkan calon pemimpin baru yang siap mengambil alih desa. Disebutkan, mereka mencari orang dengan "jiwa petualang dan kaya".

Pihak dari agen Real Estat Internasional Christie, Jonas Martinsson mengatakan warga lokal merasa sudah saatnya mencari pemimpin baru, mengingat usia mereka yang telah berumur.

Sebelumnya, desa ini ini dibeli oleh pemiliknya sekarang sejak 1990 dan sejak saat itu, dibentuklah kelompok berjumlah 15 orang yang terdiri dari penduduk setempat untuk memelihara Sastra Brunn.

Satu Desa di Swedia Dijual Seharga Rp 97,5 Triliun. (instragram.com/satrabrunnkurort)
Satu Desa di Swedia Dijual Seharga Rp 97,5 Triliun. (instragram.com/satrabrunnkurort)

Kelompok ini juga membangun sejumlah progtam acara dan menggelar perayaan rutin, salah satunya pesta musim panas tahunan yang menarik sekitar enam ribu pengunjung.

"(Pemilik saat ini) menghabiskan banyak waktu di sini, tetapi apa yang mereka lakukan adalah menyiapkan kemungkinan adanya pemilik baru yang siap membawa perubahan," ujar Martinsson.

Martinsson juga menambahkan desa ini memiliki hotel, restoran, pusat konferensi, spa dengan kolam renang, gym, dan sauna, hingga fasilitas prasekolah uang mendidik 40 anak-anak dari penduduk setempat.

Pihak agen penjualan menyadari cukup sulit untuk mencari pembeli di tengah pandemi virus corona seperti saat ini, untuk itu mereka memperpanjang masa penawaran hingga 16 Agustus mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tadinya Santai, Swedia Khawatir Angka Kematian Corona Meroket

Tadinya Santai, Swedia Khawatir Angka Kematian Corona Meroket

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 17:49 WIB

Swedia Berniat Bentuk Herd Immunity, Tapi Angkanya Masih Jauh dari Minimal

Swedia Berniat Bentuk Herd Immunity, Tapi Angkanya Masih Jauh dari Minimal

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 15:30 WIB

Cegah Kerumunan, Pemerintah Kota di Swedia Ini Sebar Kotoran Ayam di Taman

Cegah Kerumunan, Pemerintah Kota di Swedia Ini Sebar Kotoran Ayam di Taman

News | Kamis, 30 April 2020 | 12:04 WIB

Terkini

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB

KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar

KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:10 WIB

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:58 WIB

Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin

Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB

Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?

Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB

Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin

Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:53 WIB