Tadinya Santai, Swedia Khawatir Angka Kematian Corona Meroket

Rendy Adrikni Sadikin, Rima Suliastini

Selasa, 02 Juni 2020 | 17:49 WIB
Tadinya Santai, Swedia Khawatir Angka Kematian Corona Meroket
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Angka kematian akbat virus corona di Swedia cukup tinggi. Bahkan, jumlahnya menduduki peringkat pertama dunia dalam hitungan rata-rata kematian per kapita. Buntutnya, Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven khawatir.

Menyadur laman DW, Stefan mengumumkan pada Senin (1/6/2020), negaranya akan melakukan penyelidikan tentang penanganan pandemi sebelum musim panas.

Keputusan ini diambil seiring dengan meningkatnya kritik atas kematian warga di panti jompo. Stefan berkata, komisi yang ditunjuk akan bertindak lebih cepat dari rencana semula.

"Kami perlu mengambil pendekatan keseluruhan untuk melihat bagaimana itu bekerja di tingkat nasional, regional dan lokal," kata Lofven kepada harian Swedia, Aftonbladet. "Kami akan membuat keputusan untuk komisi sebelum musim panas," tambahnya.

Berdasarkan informasi, setidaknya 4.000 warga Swedia meninggal karena virus corona. Setengahnya adalah penghuni panti jompo. Pengujian virus corona di Swedia juga sangat rendah ketimbang negara Skandinavia lain: 100 ribu tes per minggu.

Siswa Swedia merayakan kelulusan mereka di Stockholm, April 2020. (Andres Kudacki/The New York Times/Redux)
Siswa Swedia merayakan kelulusan mereka di Stockholm, April 2020. (Andres Kudacki/The New York Times/Redux)

Sebelumnya diberitakan tentang penanganan virus corona di Swedia yang lebih santai dibandingkan negara tetangga seperti Norwegia, Finlandia, dan Denmark.

Ketika negara lain berani mengambil sikap tegas, Swedia justru tetap membuka restoran, kafe dan pub. Sekolah-sekolah juga tetap buka bahkan selama puncak pandemi terjadi.

Negara ini menolak lockdown. Mereka cuma mengandalkan tindakan sukarela warganya dalam menangani virus corona.

Pada akhir Februari, ribuan warga Swedia masih berlibur selama seminggu. Banyak dari mereka yang berkumpul di pegunungan Alpen untuk bermain ski.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan AS Kembangkan Tes Baru untuk Virus Corona, Diklaim Hanya 10 Menit!

Ilmuwan AS Kembangkan Tes Baru untuk Virus Corona, Diklaim Hanya 10 Menit!

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 17:24 WIB

WHO Sanggah Klaim Dokter Italia yang Sebut Virus Corona Melemah

WHO Sanggah Klaim Dokter Italia yang Sebut Virus Corona Melemah

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 16:41 WIB

Jepang Mulai Deteksi Virus Corona dengan Sampel Air Liur, Lebih Efektif?

Jepang Mulai Deteksi Virus Corona dengan Sampel Air Liur, Lebih Efektif?

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×