Lewat Radar Penembus Tanah, Ilmuan Ungkap Citra Kota Romawi Kuno

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 09 Juni 2020 | 11:16 WIB
Lewat Radar Penembus Tanah, Ilmuan Ungkap Citra Kota Romawi Kuno
Lewat radar penembus tanah atau Ground-penetrating radar (GPR), citra kota Romawi kuno, Falerri Novi berhasil dipetakan ilmuan. (Foto: AFP).

Suara.com - Para ilmuan dari Universitas Cambridge dan Universitas Ghent untuk kali pertama berhasil mengungkap kontur kota kuno di utara Roma, Italia.

Menyadur Barrons, para peneliti memetakan denah kota yang hilang itu dengan menggunakan radar penembus tanah atau Ground-penetrating radar (GPR).

GPR merupakan metode geofisika yang menggunakan radar untuk melihat citra di bawah permukaan tanah. Metode ini tidak merusak bagian apa pun dari landscape yang diteliti.

Citra bawah tanah bisa terlihat menggunakan teknologi radiasi elektromagnetik dalam gelombang microwave (frekuensi UHF / VHF) dari spektrum radio.

Lewat radar penembus tanah atau Ground-penetrating radar (GPR), citra kota Romawi kuno, Falerri Novi berhasil dipetakan ilmuan. (Foto: AFP).
Lewat radar penembus tanah atau Ground-penetrating radar (GPR), citra kota Romawi kuno, Falerri Novi berhasil dipetakan ilmuan. (Foto: AFP).

Kota kuno bernama Falerii Novi sejatinya sudah lama ditemukan para peneliti. Namun, baru kali ini citra kota yang telah ada sejak 241 sebelum masehi itu bisa terlihat lebih detail.

Hasil dari penelitian ini telah diterbitkan lewat jurnal Antiquity pada Selasa (9/6/2020), di mana berisi mengenai penjelasan aspek arsitektur Romawi dan desain perkotaan yang relatif sedikit diketahui.

"Ini memberikan Anda gambaran dengan resolusi tinggi yang fantastis tentang apa (yang ada di bawah permukaan)," kata Profesor Martin Millett dikutip Barrons, Selasa (9/6/2020).

"Apa yang dilakukan radar adalah membuat kita bisa melihat apa yang terjadi di kedalaman yang berbeda."

Gambar tiga dimensi (3D) yang diambil GPR menunjukkan sejumlah kuil, gedung administrasi publik, kompleks pemandian, serta lorong berbentuk kolom yang dianggap sebagai monumen publik.

baca juga
Lewat radar penembus tanah atau Ground-penetrating radar (GPR), citra kota Romawi kuno, Falerri Novi berhasil dipetakan ilmuan. (Foto: AFP).
Lewat radar penembus tanah atau Ground-penetrating radar (GPR), citra kota Romawi kuno, Falerri Novi berhasil dipetakan ilmuan. (Foto: AFP).

Pemetaan GPR juga mengungkapkan sistem pipa air yang kompleks tidak terlalu berbeda dengan yang ada di kota-kota modern.

Barrons melaporkan bahwa Falerri Novi telah terkubur di bawah tanah selama sekitar 13 abad. Setelah berdiri pada 241 SM, kota ini diperkirakan dihuni hingga awal abad pertengahan sekitar 700 masehi.

"Kota-kota sangat penting bagi cara (Kekaisaran Romawi bekerja), tetapi jumlah kota yang kami sepenuhnya pahami, bisa dihitung jari," kata Millett.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunakan Rasi Bintang, Remaja 15 Tahun Temukan Kota Kuno Maya

Gunakan Rasi Bintang, Remaja 15 Tahun Temukan Kota Kuno Maya

Tekno | Selasa, 10 Mei 2016 | 07:58 WIB

Temuan Mengejutkan Soal Jenazah di Kota Kuno Pompeii

Temuan Mengejutkan Soal Jenazah di Kota Kuno Pompeii

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2015 | 15:39 WIB

Arkeolog Temukan Kota Kuno Terpendam di Sawah

Arkeolog Temukan Kota Kuno Terpendam di Sawah

News | Selasa, 21 April 2015 | 06:01 WIB

Dua Kota Kuno Suku Maya Ditemukan di Belantara Meksiko

Dua Kota Kuno Suku Maya Ditemukan di Belantara Meksiko

Tekno | Sabtu, 23 Agustus 2014 | 10:51 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×