Banyak Negara Longgarkan Lockdown, WHO: Covid-19 Masih Jauh dari Selesai!

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Selasa, 09 Juni 2020 | 11:33 WIB
Banyak Negara Longgarkan Lockdown, WHO: Covid-19 Masih Jauh dari Selesai!
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (WHO)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak negara-negara di dunia untuk terus berupaya dalam memerangi pandemi virus Corona Covid-19 yang penyebarannya masih terus berlangsung.

Direktur Jendral WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 belumlah mencapai titik akhir. Kasus infeksi di dunia bahkan semakin tinggi.

"Lebih dari 136 ribu kasus dilaporkan di seluruh dunia pada hari Minggu, paling banyak dalam satu hari sejauh ini" kata Tedros dikutip dari The Strait Times, Selasa (9/6/2020).

"Lebih dari enam bulan masa pandemi, ini bukan saatnya bagi negara mana pun untuk mengendurkan penanganan," tambahnya.

Berbagai negara, termasuk Indonesia kekinian mulai melonggarkan lockdown atau pembatasan sosial. Aspek ekonomi menjadi salah satu pertimbangan besar dalam keputusan tersebut.

Ahli darurat utama WHO, Dr Mike Ryan mengingatkan negara-negara di dunia harus waspada terkait potensi gelombang kedua pandemi Covid-19.

Data kasus infeksi dan kematian di benua Amerika, disebutnya bisa menjadi contoh bahwa wabah virus bernama ilmiah Sars-CoV-2 masih terus menjadi krisis kesehatan global.

"Kita perlu fokus sekarang pada apa yang kita lakukan hari ini untuk mencegah puncak kedua," kata Ryan.

Brasil, negara di Amerika Selatan kekinian menjadi salah satu negara yang paling menderita akibat pandemi Covid-19.

baca juga

Merujuk data worldometers.info, negara pimpinan Presiden Jair Bolsonaro telah mencatatkan lebih dari 700 ribu kasus infeksi di mana angka kematian telah menembus 37 ribu jiwa.

Angka-angka itu membuat Brasil kini menduduki peringkat kedua sebagai negara dengan kasus infeksi Covid-19 tertinggi.

Mereka hanya kalah dari Amerika Serikat yang telah mencatatkan lebih dari 2 juta kasus, dengan 113 ribu lebih kematian.

Secara global, pandemi virus Corona telah menginfeksi lebih dari 7 juta orang di mana 408 ribu lebih nyawa telah melayang karenanya.

"Ini masih jauh dari selesai," kata Maria van Kerkhove, seorang ahli epidemiologi WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

650 Ventilator dari Turki Mendarat di Brasil

650 Ventilator dari Turki Mendarat di Brasil

Video | Selasa, 09 Juni 2020 | 10:10 WIB

Menuju 'New Normal' Dalam Kacamata Para Tokoh Agama

Menuju 'New Normal' Dalam Kacamata Para Tokoh Agama

News | Senin, 08 Juni 2020 | 15:03 WIB

Menurunnya Moda Transportasi Pada Masa Pandemi Covid-19

Menurunnya Moda Transportasi Pada Masa Pandemi Covid-19

Your Say | Senin, 08 Juni 2020 | 12:01 WIB

Terkini

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:50 WIB

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:49 WIB

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 14:48 WIB

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:47 WIB

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

×