Menuju 'New Normal' Dalam Kacamata Para Tokoh Agama

Senin, 08 Juni 2020 | 15:03 WIB
Menuju 'New Normal' Dalam Kacamata Para Tokoh Agama
Sebagai ilustrasi: Penampakan personel TNI berjaga-jaga di Stasiun Manggarai terkait penerapan new normal. (Suara.com/Bagaskara).

Suara.com - Pemerintah berencana menerapkan new normal dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 yang hingga kini tak kunjung redup sebarannya. Wabah ini berdampak besar pada segala tatanan kehidupan masyarakat, tak hanya sektor kesehatan namun juga ekonomi dan sosial masyarakat.

Terkait itu, para tokoh-tokoh agama membahasnya secara virtual dalam topik; Tata Hidup Baru Perspektif Agama-agama yang diselenggarakan oleh Inter Religious Council (IRC) Indonesia secara daring, Senin (8/6/2020).

Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) Budi Tanuwibowo mengatakan, situasi pandemi Covid-19 ini mengakibatkan kondisi ekonomi masyarakat semakin sulit, selain ancaman gangguam kesehatan. Virus corona masih sangat berbahaya, mengingat grafik kasus warga yang positif di Indonesia setiap haringa masih tinggi. Akan tetapi, masyarakat tidak boleh pasrah begitu saja dengan keadaan yang terjadi.

"Namun kalau kita begini terus, kita semakin terpukul dan terpuruk dengan kondisi ekonomi saat ini," kata Budi.

Dia menuturkan, dalam ajaran agama Konghucu dan agama-agama lain menyebutkan bahwa kehidupan umat manusia tidak pernah stagnan. Artinya kehidupan dengan peradaban didunia terus berubah, tak ada yang sama.

Sehingga masyarakat dituntut untuk terus belajar, begitu pula dengan situasi pandemi menuju kehidupan yang baru ke depan dengan standar protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah.

"Kita juga harus yakin bahwa wabah ini datang dari Tuhan pasti bisa kita atasi. Dari situasi pandemi ini kita banyak belajar, bagaimana kita kembali membangun hubungan vertikal dengan Tuhan dan horizontal dengan sesama untuk keseimbangan," tuturnya.

Ketua PP Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) Philip K. Widjaja mengatakan, peran tokoh-tokoh agama sangat penting bersinergi dengan pemerintah untuk menghadapi wabah saat ini. Di tengah kondisi dilonggarkan PSBB, tempat beribadah mulai dibuka, ia mengimbau agar umat beragama menyesuaikan dengan kondisi di daerah masing-masing.

"Seluruh umat harus menyesuaikan kondisi di daerah masing-masing dengan tetap disiplin pada protokol kesehatan," ujarnya.

Baca Juga: Dear Warga Jakarta, Anies Ingatkan Bisa Hentikan Transisi New Normal Lho

Sementara itu, Ketua Prajanti Hindu, Arsana mengatakan, wabah Covid-19 adalah bagian dari cara Tuhan mengingatkan manusia untuk menjaga keseimbangan di muka bumi.

"maka marilah kita membangun keseimbangan yang diberikan oleh Tuhan ini. Membangun hubungan kita secara vertikal dengan tuhan, lanjut secara horizontal dengan sesama untuk sebuah keharmonian," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI