Tangis Pecah! Peternak Ikan Temukan Peliharaannya Mati Semua Tercemar Racun

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Selasa, 09 Juni 2020 | 13:40 WIB
Tangis Pecah! Peternak Ikan Temukan Peliharaannya Mati Semua Tercemar Racun
Tangis Pecah! Peternak Ikan Temukan Peliharaannya Mati Semua Tercemar Racun (Facebook)

Suara.com - Zainundin Khozen, seorang peternak ikan asal Pahang, Malaysia tak kuasa menahan tangis gara-gara peliharaannya mati. Semua ikannya di kolam mati tercemar racun.

Kejadian ini kemudian dibagikan Zainundin Khozen ke Facebook. Postingannya lalu viral di media sosial.

Awalnya, cerita Khozen dibagikan oleh akun Facebook Zulkifli Kadir. Ia menyebut ikan-ikan milik Khozen mati karena racun yang berasal dari perkebunan di sekitar kolam.

"Sedih kejadian pagi ini akibat pemilik kebun membuang racun ke parit," tulis Zulkifli, Jumat (5/6/2020).

Dalam postingan itu tampak ikan-ikan di kolam milik Zainundin Khozen sudah mengambang di permukaan dan bergelimpangan tak bergerak.

Beberapa foto juga memperlihatkan ikan-ikan yang mati dikumpulkan dan diletakkan dama gerobak dorong.

Lalu ada satu foto yang membuat banyak orang ikut bersedih. Foto yang memperlihatkan sosok Zainundin Khozen mengusap peluh.

BACA JUGA: Viral Layangan Bentuk 'Kuntilanak', Publik Usul Diterbangin Malam Hari

Pria itu tak kuasa menahan tangis setelah menemukan semua ikannya mati tercemar racun. Khozen tampak penutup wajahnya yang bersedih dengan kaus.

Belakangan diketahui, Khozen berniat membuat kolam ikan itu untuk pemancingan. Tapi sayang, belum sempat dibuka ikannya sudah mati semua.

Namun kejadian ini tidak membuat Khozen putus asa. Melalui akun Facebooknya, si peternak ikan mengaku telah berbesar hati.

"Assalamualaikum..Alhamdulillah ramai yang simpati dengan saya. Cuma saya nak minta kalau boleh xnak perbesarkan kes ni. InsyaAllah rezki tu akan hadir. Tolong ye sahabat semua..kita doa yang baik-baik sahaja. Saya minta maaf pada semua ya," tulis Khozen, Minggu (7/6/2020).

Pada hari Minggu itu, Khozen dibantu temannya mulai membersihkan kolam. Sehingga racun yang ada di sana lenyap.

Semua ikannya mati tercemar racun, peternak tidak putus asa (Facebook)
Semua ikannya mati tercemar racun, peternak tidak putus asa (Facebook)

BACA JUGA: Kronologi Pernikahan Sesama Jenis di Lombok Barat yang Viral

"Gagal sekali bukan untuk berputus asa semangat kami kuat kolam dah bersih benih dah Oder," tulis Mborhan Abdjabar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Layangan Bentuk 'Kuntilanak', Publik Usul Diterbangin Malam Hari

Viral Layangan Bentuk 'Kuntilanak', Publik Usul Diterbangin Malam Hari

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 10:31 WIB

Kronologi Pernikahan Sesama Jenis di Lombok Barat yang Viral

Kronologi Pernikahan Sesama Jenis di Lombok Barat yang Viral

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 08:57 WIB

Besok, Malaysia Masuki Masa Pemulihan Pandemi Covid-19

Besok, Malaysia Masuki Masa Pemulihan Pandemi Covid-19

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 05:15 WIB

Belum Ada Sanksi untuk Siti Fadilah karena Diwawancarai Deddy Corbuzier

Belum Ada Sanksi untuk Siti Fadilah karena Diwawancarai Deddy Corbuzier

News | Senin, 08 Juni 2020 | 22:15 WIB

Haru, Potret Ayah Berulang Kali Cium Jenazah Anak Bayinya di Liang Kubur

Haru, Potret Ayah Berulang Kali Cium Jenazah Anak Bayinya di Liang Kubur

News | Senin, 08 Juni 2020 | 19:18 WIB

Terkini

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:55 WIB

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:50 WIB

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:33 WIB

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:00 WIB

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:50 WIB

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:40 WIB

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:21 WIB

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:47 WIB

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:20 WIB