Derita Muslim Italia: Kekurangan Lahan Pemakaman di Tengah Pandemi Corona

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 09 Juni 2020 | 14:44 WIB
Derita Muslim Italia: Kekurangan Lahan Pemakaman di Tengah Pandemi Corona
Komunitas muslim di Italia kesulitan mencari tempat pemakaman di tengah pandemi Covid-19. (Foto: AFP).

Suara.com - Komunitas muslim di Italia turut menderita karena pandemi virus Corona. Tak hanya menjadi korban, kesulitan mencari lahan pemakaman membuat penderitaan mereka semakin bertambah.

Menyadur The Japan Times, Selasa (9/6/2020), kaum muslim yang merupakan minoritas di Italia sangat kesulitan mencari tempat menguburkan kerabat dan sanak saudara mereka entah yang meninggal karena Covid-19 atau bukan.

Selain memang tidak adanya pemakaman khusus kaum muslim, pembatasan peberbangan diberbagai negara juga menyulitkan mereka untuk membawa jenazah ke luar Italia.

Muslim di Italia, dilaporkan The Japan Times berjumlah sekitar 2,6 juta jiwa atau 4,3 persen dari populasi.

56 persen diantaranya merupakan warga negara asing yang berasal dari Afrika Utara atau Asia Selatan.

"Kami telah mengalami rasa sakit akibat pandemi ini, tapi kadang rasanya semakin mendalam ketika beberapa keluarga tidak dapat menemukan tempat untuk menguburkan jenazah," kata Abdullah Tchina, imam Masjid Milan Sesto.

Kondisi sulitnya menemukan lahan pemakaman membuat banyak muslim Italia harus menempuh perjalanan jauh untuk bisa menguburkan mayat kerabat mereka.

Atau lebih parah, mereka harus meninggalkan jenazah selama berhari-hari di kamar mayat selagi mencari lahan yang tersedia untuk penguburan.

Bahkan, La Repubblica melaporkan, terdapat satu kasus ekstrim di mana wanita muslim Italia bernama Hira Ibrahim, harus menjaga tubuh ibunya yang meninggal akibat Corona selama 10 hari sebelum mendapat tempat pemakaman.

baca juga

Kaum muslim sendiri diketahui memiliki tradisi di mana orang yang meninggal harus sesegera mungkin dikuburkan. Waktu kurang dari 24 jam lebih diskuai dalam proses penguburan.

Aspek tersebut membuat banyak muslim di Italia rela menempuh perjalanan jauh demi bisa menguburkan kerabatnya di suatu tempat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

“Kami tidak mempertimbangkan jarak. Kami pergi ke kota pertama yang menerima mayat. Perhatian kami di atas segalanya untuk menemukan ruang," kata Presiden Islamic Center Milan, Gueddouda Boubakeur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Pandemi Covid-19 Makin Memburuk, Bukan saatnya Bersantai

WHO: Pandemi Covid-19 Makin Memburuk, Bukan saatnya Bersantai

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 13:07 WIB

Kajian Ilmiah Covid-19: Lockdown di Eropa Selamatkan Jutaan Nyawa

Kajian Ilmiah Covid-19: Lockdown di Eropa Selamatkan Jutaan Nyawa

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 12:55 WIB

Citra Satelit Ungkap Virus Corona Mungkin Menyebar di Wuhan Sejak Agustus

Citra Satelit Ungkap Virus Corona Mungkin Menyebar di Wuhan Sejak Agustus

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 12:12 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×