Beda dengan Menag, DPR Ingin Haji Khusus Berangkat Jika Diberikan Kuota

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 09 Juni 2020 | 19:42 WIB
Beda dengan Menag, DPR Ingin Haji Khusus Berangkat Jika Diberikan Kuota
Kolase gambar Menteri Agama dan Kabah

Suara.com - Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengatakan pemerintah harus memanfaatkan peluang keberangkatan haji apabila diizinkan oleh pemerintah Arab Saudi. Namun diketahui, sampai saat ini belum ada keputusan resmi.

Untuk itu, Yandri meminta baik duta besar Indonesia di Arab Saudi maupun sebaliknya dapat memastikan informasi terkait peluang keberangkatan haji bagi calon jamaah Indonesia.

Yandri sendiri memahami apabila keputusan pemerintah soal pembatalan keberangkatan haji sudah mutlak, terlebih bagi mereka calon jamaah reguler yang sudah tidak mungkin berangkat mengingat persiapan yang tidak memadai.

Karena itu menurutnya, bisa saja kemudian jika keluar izin ibadah haji tersebut diberikan kepada mereka calon jamaah haji jalur khusus.

"Jadi menurut saya kalau ada permintaan resmi, menurut saya pemerintah harus berdayakan kepada travel haji dalam bentuk Amphuri atau pegiat haji yang lain. Intinya kalau sehat badan tanpa Covid, kemudian melakukan taat protokol dan persiapan juga gak merepotkan pemerintah, layak digunakan kalau betul ada kuota," kata Yandri kepada wartawan, Selasa (9/6/2020).

Yandri kemudian mengandaikan apabila ke depan ternyata Arab Saudi memberikan 20 persen dari kuota yang ada untuk berangkat haji, maka hal tersebut perlu dioptimalkan kepada haji khusus. Sebab ia melihat, haji khusus lebih matang secara persiapan.

Namun, semua itu tentu harus melalui pertimbangan dan persetujuan kedua belah pihak antara pemerintah Arab Saudi sebagai penerbit Visa Haji dan pemerintah Indonesia selalu pemberi izin keberangkatan.

"Karena kan mereka haji mandiri tapi memang tetap harus melalui visa resmi dari saudi, kemudian harus ada izin juga dari pemerintah. Nah kalau ada kesempatan sebesar 20 persn, permintaan Amphuri saya mendukung kalau ada kesempatan ke tanah suci harus diambil. Kalau reguler waktu sudah tidak mungkin, persiapannya dan waktu yang panjang," tutur Yandri.

"Tapi kalau haji khusus, mereka mandiri, berangkat dengan travel sendiri, bisa memilih waktu mau 7 hari atau 14 hari," katanya.

Sebelumnya Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan pihaknya akan tetap membatalkan keberangkatan ibadah haji pada 2020 meskipun Pemerintah Arab Saudi memperbolehkannya.

baca juga

Sesuai perhitungan, Fachrul enggan mengambil risiko yang bisa mengancam keselamatan manusia di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Fachrul menjelaskan kalau sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, kloter pertama calon jemaah haji yang akan berangkat itu pada 26 Juni 2020. Tetapi karena waktu yang sempit, maka menurutnya tidak akan bisa untuk melakukan langkah-langkah persiapan tambahan.

"Tidak mungkin kita bisa mengatur langkah-langkah persiapan dengan baik yang terjadi nanti justru kita tergesa-tergesa, justru kita menyiapkan, ikut menyebarkan masalah Covid-19 ini," kata Fachrul dalam dialog yang dilakukan secara virtual, Selasa (9/6/2020).

Fachrul menekankan, apa yang telah diputuskannya itu sudah melalui perhitungan yang sangat cermat. Apabila memang ada pengumuman yang disampaikan Pemerintah Arab Saudi pada 1 Juni, maka pihaknya pun telah mengantisipasi dengan melihat berbagai indikasi yang ditemukan.

Kekinian Fachrul menyatakan pihaknya telah menyampaikan pembatalan tersebut ke pemerintah Arab Saudi dan memohon untuk tidak mengeluarkan visa.

Fachrul menjelaskan bahwa pihaknya bukan hanya membatalkan penyelenggaraan ibadah haji khusus kuota saja. Melainkan juga termasuk untuk jalur mujamalah atau furodah.

Untuk diketahui, jalur mujamalah atau furodah adalah jalur ibadah haji dengan menggunakan kuota pemerintah Arab Saudi.

"Yang kami batalkan kan bukan hanya haji kuota tapi juga kami harapkan ada di mujamalah juga, furodah juga," jelas Fachrul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menag Tetap Batalkan Ibadah Haji 2020 Meski Dibuka Pemerintah Arab Saudi

Menag Tetap Batalkan Ibadah Haji 2020 Meski Dibuka Pemerintah Arab Saudi

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 17:10 WIB

DPR: Jaga Stabilitas Pangan di Masa Pandemi dengan Terapkan Nilai Pancasila

DPR: Jaga Stabilitas Pangan di Masa Pandemi dengan Terapkan Nilai Pancasila

DPR | Selasa, 09 Juni 2020 | 16:46 WIB

Rofiq Hananto Serahkan Bantuan pada Petugas Medis di Dapilnya

Rofiq Hananto Serahkan Bantuan pada Petugas Medis di Dapilnya

DPR | Selasa, 09 Juni 2020 | 16:41 WIB

Ketua DPR : Pemimpin Bangsa harus Pegang Teguh Nilai Pancasila 1 Juni 1945

Ketua DPR : Pemimpin Bangsa harus Pegang Teguh Nilai Pancasila 1 Juni 1945

DPR | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:27 WIB

Jangan Nekat! Pemerintah Minta Saudi Tak Keluarkan Visa Ibadah Haji 2020

Jangan Nekat! Pemerintah Minta Saudi Tak Keluarkan Visa Ibadah Haji 2020

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:10 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:05 WIB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Video | Rabu, 04 November 2026 | 20:00 WIB

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:57 WIB

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:55 WIB

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:53 WIB

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:49 WIB

Wamensos Dorong Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan, KPM Graduasi Tak Kembali Miskin

Wamensos Dorong Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan, KPM Graduasi Tak Kembali Miskin

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:48 WIB

Cara Membuat KK Baru Setelah Menikah dengan Mudah

Cara Membuat KK Baru Setelah Menikah dengan Mudah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 19:45 WIB

×