Cegah Corona, dr Reisa: Jangan Letakkan Barang di Kursi Transportasi Umum

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 10 Juni 2020 | 18:28 WIB
Cegah Corona, dr Reisa: Jangan Letakkan Barang di Kursi Transportasi Umum
Dr Reisa Broto Asmoro [Suara.com/Ade]

Suara.com - Anggota tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, mengingatkan masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan jika harus menggunakan transportasi umum untuk beraktivitas saat pandemi virus corona covid-19.

dr Reisa memaparkan ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat naik transportasi umum. Diantaranya seperti wajib memakai masker dan menghindari benda-benda yang bisa menjadi medium penularan.

Beberapa benda yang bisa menjadi medium penularan antara lain lantai, kursi, pegangan tangan, pegangan tangga, atau ekskalator hingga tombol lift.

"Hindari meletakkan barang-barang bawaan atau tas di kursi atau lantai transportasi umum, hindari menggunakan telpon genggam di tempat umum terutama berdekatan dengan orang lain," kata Reisa dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu (10/6).

Selain itu, dr Reisa meminta masyarakat untuk tidak makan dan minum ketika naik transportasi umum.

"Hal ini bertujuan untuk menghindari kontaminasi apalagi kalau menggunakan tangan yang tidak bersih," lanjutnya.

Selain itu ia juga menyarankan orang untuk membawa tas atau kantong belanja sendiri dari rumah agar kehigienisannya terjamin.

Untuk diketahui, pada Rabu (10/6/2020) hari ini terdapat penambahan sebanyak 1.241 orang positif corona, angka ini menjadi angka tertinggi dalam 3 bulan lebih pandemi corona masuk di Indonesia.

Dari jumlah itu, ada tambahan 36 orang meninggal sehingga total menjadi 1.959 orang meninggal dunia.

baca juga

Kemudian, ada tambahan 715 orang yang sembuh sehingga total menjadi 12.129 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara Orang Dalam Pemantauan yang masih dipantau 43.945 ODP, dan PDP menjadi 14.242 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langgar Aturan Karantina COVID-19, WNI Didepak dari Korea Selatan

Langgar Aturan Karantina COVID-19, WNI Didepak dari Korea Selatan

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 18:15 WIB

Studi: Disiplin Gunakan Masker Bisa Cegah Gelombang Kedua Virus Corona

Studi: Disiplin Gunakan Masker Bisa Cegah Gelombang Kedua Virus Corona

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 18:15 WIB

Empat Hari Dibuka, Posko Aduan Covid-19 DPRD Bantul Terima 50 Keluhan

Empat Hari Dibuka, Posko Aduan Covid-19 DPRD Bantul Terima 50 Keluhan

Jogja | Rabu, 10 Juni 2020 | 18:10 WIB

Longgarkan Lockdown, Kasus Covid-19 di Mumbai Capai 51 Ribu

Longgarkan Lockdown, Kasus Covid-19 di Mumbai Capai 51 Ribu

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 18:13 WIB

Terungkap, Orang Dengan Golongan Darah Ini Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19

Terungkap, Orang Dengan Golongan Darah Ini Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 18:25 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×