Kisahnya Viral, Transgender Muslim Dituduh Penyebab Kematian Orang Tuanya

Dany Garjito, Rifan Aditya

Kamis, 11 Juni 2020 | 08:33 WIB
Kisahnya Viral, Transgender Muslim Dituduh Penyebab Kematian Orang Tuanya
Kisah Amar Alfikar, Transgender Muslim Dituduh Penyebab Kematian Orang Tuanya (Twitter)

Suara.com - Kisah Amar Alfikar, seorang transgender asal Indonesia tengah viral di media sosial. Pengakuan yang ditulis melalui akun Twitter @aalfikar pada Rabu (10/6/2020) memancing banyak reaksi warganet.

Dalam unggahan itu, Amar menceritakan perjuangannya sebagai transman di tengah kondisi keluarga komunitas Muslim. Dia mengaku, sempat dituduh menjadi penyebab kematian orang tuanya.

Amar lahir sebagai perempuan dan juga memakai hijab. Tapi belakangan ia merasa tidak nyaman dengan identitasnya tersebut.

"Saya seorang transman dari Indonesia. Saya dilahirkan sebagai wanita, berdasarkan organ seksual, saya tidak pernah merasa nyaman dengan itu. Saya kemudian menyadari bahwa diri ini merasakan ketidakcocokan dengan jenis kelamin dan gender tersebut," tulis Amar, disadur Suara.com, Kamis (11/6/2020).

Dibesarkan dalam keluarga dan komunitas Muslim membuat Amar merasa takut dan meragukan norma serta nilai heteronormatif.

"Saya biasa memakai jilbab sebelum saya tahu bahwa saya memiliki dysphoria gender: bahwa jauh di lubuk hati saya tidak pernah menjadi seorang perempuan," ujar Amar.

Ia lalu memutuskan menjadi laki-laki sejak lima tahun lalu. Amar merasa lebih senang dan bebas dengan identitas seperti sekarang.

Kedua orang tua Amar ternyata menerima keputusan Amar dengan mengubah identitasnya menjadi laki-laki.

"Mereka selalu mendukung saya untuk terus berjuang dan mengejar impian saya. Mereka bahkan bersedia bersaksi ketika saya mengajukan permintaan untuk mengganti nama di pengadilan sipil," tutur Amar.

baca juga
Kisahnya Viral Transgender Muslim Dituduh Penyebab Kematian Orang Tuanya (Twitter)
Kisahnya Viral Transgender Muslim Dituduh Penyebab Kematian Orang Tuanya (Twitter)

Namun pada hari saat hakim menyetujui permintaan Amar untuk mengganti nama, ayahnya meninggal dunia.

"Ibu memberitahu saya saat itu: Ayah sudah menunggu selama ini, dia tidak akan pergi sebelum memastikan bahwa kamuu bisa melanjutkan hidup," ucap Amar menirukan perkataan ibunya.

Dalam masa yang sulit, ibunya meminta dan mendukung Amar untuk terus menyelesaikan pendidikan hingga ke perguruan tinggi.

"Ketika saya akhirnya lulus, dia menangis sepanjang hari. 'Aku benar-benar bangga padamu,' katanya," ujar Amar.

Tahun lalu, ibu Amar meninggal dunia. Seminggu setelahnya, Amar menemukan puisi-puisi yang dikirim untuk ibunya melalui Whatsapp ternyata masih disimpan.

Bahkan, sang ibu menamai nomor kontak dirinya dengan nama Amar Alfikar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Pria Ngaku Siap Hirup Mulut Pasien Covid-19

Viral Video Pria Ngaku Siap Hirup Mulut Pasien Covid-19

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 21:08 WIB

Spanduk Tolak Rapid Test 'Typo' Kebangetan, Warganet: Corona Ikut Bingung

Spanduk Tolak Rapid Test 'Typo' Kebangetan, Warganet: Corona Ikut Bingung

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 11:21 WIB

Viral Kakek Naik Motor Berdiri, Berujung Dijemput Polantas

Viral Kakek Naik Motor Berdiri, Berujung Dijemput Polantas

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 08:36 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×