Penggali Kubur: Menggali Makam saat Pandemi Sangat Menguras Tenaga

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 11 Juni 2020 | 20:02 WIB
Penggali Kubur: Menggali Makam saat Pandemi Sangat Menguras Tenaga
Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon yang berlokasi di kawasan Jakarta Timur menjadi salah satu tempat khusus bagi korban meninggal dunia akibat Covid-19. Dalam hal ini, peran para petugas penggali makam sangat vital.

Misalnya saja pada saat hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah lalu. Para petugas penggali makam tetap bekerja dan harus rela merayakan lebaran tanpa berkumpul dengan keluarga di rumah.

Nali (45), salah seorang petugas di TPU Pondok Ranggon punya cerita saat perayaan Idul Fitri beberapa waktu lalu. Saat hari pertama lebaran, dia tetap bergelut dengan kerja menggali makam.

"Waktu lebaran kemarin saya tetap kerja. Itu waktu hari pertama lebaran. Saya enggak bisa kumpul sama keluarga," ujarnya saat dijumpai di TPU Pondok Ranggon, Kamis (11/6/2020).

Menurut dia, pekerjaan menggali makam adalah tugas yang penting. Saat lebaran, Nali mengaku sudah berangkat dari kediamannya sejak pagi hari.

Nali menyebut bertugas menggali kubur bagi para korban meninggal dunia akibat Covid-19 merupakan hal yang mulia. Terlebih, dia tetap bertugas meski saat hari raya Idul Fitri yang seharusnya dia bisa berkumpul dengan anak istri di rumah.

"Kami tetap utamakan karena ini tugas. Bagi saya tetap bekerja menggali makam bagi para korban virus corona adalah hal yang mulia, apalagi saat momen lebaran kemarin," kata dia.

Lebih lanjut, Nali berharap agar pandemi Covid-19 cepat berlalu. Baginya, bekerja menggali makam saat pandemi corona sangatlah menguras tenaga.

"Saya berharap musibah ini cepat selesai ya. Kerja menggali makam saat pandemi begitu menguras tenaga," pungkas Nali.

baca juga

Sementara itu, pihak pengurus TPU Pondok Ranggon tidak bisa memberikan data terkait jumlah orang yang dimakamkan selama masa PSBB transisi. Pasalnya, data jumlah pemakaman merupakan ranah Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.

"Kami informasi satu gugus di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota," kata Kepala Satuan Pelaksana Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon Marton Sinaga.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dua tempat pemakaman umum (TPU) untuk memakamkan pasien terjangkit virus Corona atau COVID-19 yang meninggal dunia. Dua TPU tersebut berada di Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Siti Hasni menyebutkan, dua lokasi tersebut, yakni di TPU Tegal Alur di Jakarta Barat dan TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur.

"Lokasi tersebut masih cukup bisa banyak menampung, tapi tentunya kita semua berharap tidak ada lagi yang meninggal dan virus ini bisa segera kita atasi," kata Siti di Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penumpang Bus Transjakarta Masih Ada yang Abaikan Protokol Kesehatan

Penumpang Bus Transjakarta Masih Ada yang Abaikan Protokol Kesehatan

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 19:37 WIB

Penanda Jarak Motor di Malang Mirip Start Balapan MotoGP

Penanda Jarak Motor di Malang Mirip Start Balapan MotoGP

Foto | Kamis, 11 Juni 2020 | 19:19 WIB

Ahli Paparkan Proses Penularan Virus Corona Covid-19 di Pesawat

Ahli Paparkan Proses Penularan Virus Corona Covid-19 di Pesawat

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 19:25 WIB

Tak Mangkal, Cara PSK Jingga Tetap Dicari Pria Hidung Belang saat Corona

Tak Mangkal, Cara PSK Jingga Tetap Dicari Pria Hidung Belang saat Corona

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 19:09 WIB

Digelar Saat Pandemi, Gugus Tugas Minta Protokol Pilkada Menyesuaikan Zona

Digelar Saat Pandemi, Gugus Tugas Minta Protokol Pilkada Menyesuaikan Zona

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 19:08 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB