China Kerap Ganggu ZEEI, Eks Menteri KKP Susi: Natuna Dulu Aman

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 12 Juni 2020 | 16:12 WIB
China Kerap Ganggu ZEEI, Eks Menteri KKP Susi: Natuna Dulu Aman
Susi Pudjiastuti ajak masyarakat makan ikan Lemuru [Instagram @susipudjiastuti]

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti turut berkomentar soal Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) atau perairan Natuna yang kerap diganggu oleh kehadiran kapal-kapal ikan berbendera China. Susi mengklaim saat ia menjabat Natuna terbilang aman karena tidak ada kapal yang berani mendekat.

Ketika menjadi menteri yang mengurusi laut dan ikan di tanah air, Susi menyebut pihaknya sangat menghindari konflik sekecil apapun. Ia menerangkan bahwa konflik tidak akan muncul karena perintah itu datang dari satu komando.

Saat menjabat, Susi pernah membentuk Satgas 115 yang terdiri dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI AL, Kejaksaan Agung, Polri, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla). Satgas 115 itu berfungsi sebagai penegak hukum dengan satu komando.

"Natuna dulu aman, mereka tidak berani terlalu dekat, dan kita juga menghindari konflik dari mulai kecil-kecil," kata Susi dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (12/6/2020).

Secara detail, Susi enggan mengomentari soal adanya gangguan di perairan Natuna Utara oleh kapal-kapal ikan berbendera China. Akan tetapi ia hanya bisa menyampaikan apa yang harus dilakukan pemerintah.

Menurutnya, satu komando dalam pengawasan keamanan laut itu harus tetap dilaksanakan. Menurutnya pengamanan melalui satu komando itu juga akan mengawasi baik pergerakan sumber daya manusia, perputaran uang hingga armadanya.

"Tapi saya komentari what is to do battle and better, karena presiden Indonesia tidak mungkin tidak didengar internasional, semua badan di bawah pimpinan satu, satgas ini dilaksanakan pembantu beliau, one clear guide line, itu akan saving patroly," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susi Pudjiastuti Dukung Pemerintah Buka Jalur Transportasi

Susi Pudjiastuti Dukung Pemerintah Buka Jalur Transportasi

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 15:49 WIB

Efek Corona, Susi Pudjiastuti Minta Pemerintah Bebaskan Pengusaha dari PNBP

Efek Corona, Susi Pudjiastuti Minta Pemerintah Bebaskan Pengusaha dari PNBP

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 15:42 WIB

Curhat Susi Pudjiastuti Banyak Rumahkan Karyawan Imbas Corona

Curhat Susi Pudjiastuti Banyak Rumahkan Karyawan Imbas Corona

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:35 WIB

Susi Air Tak Terbang 2 Bulan Imbas Corona, Susi Pudjiastuti Menjerit

Susi Air Tak Terbang 2 Bulan Imbas Corona, Susi Pudjiastuti Menjerit

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:26 WIB

Edhy Prabowo Izinkan Cantrang, Susi Pudjiastuti: Pintu Kapal Asing Kembali

Edhy Prabowo Izinkan Cantrang, Susi Pudjiastuti: Pintu Kapal Asing Kembali

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:37 WIB

Terkini

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×