Gus Mus Dukung Susi: Tak Ada Kepentingan Politik, Kecuali Peduli Lingkungan

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Sabtu, 13 Juni 2020 | 08:00 WIB
Gus Mus Dukung Susi: Tak Ada Kepentingan Politik, Kecuali Peduli Lingkungan
Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, kala ditemui di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Selasa (14/1/2020). - (Suara.com/Uli Febriarni)

Suara.com - Ulama Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus mendukung mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tanpa ada kepentingan politik.

Dukungan Gus Mus ini diberikan lantaran peduli kepada lingkungan hidup. Hal itu berkaitan dengan permohonan Susi kepada Presiden Jokowi untuk memberantas illegal fishing.

Gus Mus menyampaikan dukungannya melalui unggahan di akun Instagram miliknya, @s.kakung, pada Sabtu (13/6/2020).

"Tak ada kaitannya dengan kepentingan politik apa pun, kecuali peduli terhadap lingkungan hidup," tulis Gus Mus.

Sahabat Gus Dur ini mengaku sepenuh hati mendukung usulan Susi untuk memberantas pelaku pencurian ikan.

"Bila aku sepenuh hati dan liLlãh mendukung permohonan Ibu Susi kepada Presiden Jokowi seperti termuat di berita ini. Tapi, siapalah aku," ujar Gus Mus.

Beberapa warganet lantas memberikan komentarnya di unggahan Gus Mus tersebut.

"Hayolo pak Jokowi pun ditegur Gus Mus," komentar @hanifaq_.

"Saya, sepenuh hati mendukung permohonan Ibu Susi Pudjiastuti & Mbah Yai Gus Mus agar dapat ditindaklanjuti oleh Bapak Presiden Jokowi. Karena saya pun peduli lingkungan," tulis @ciezty_.

baca juga

"Harus dengar ini pak presiden yang dihormati @jokowi," komentar @fahri_frid9.

Gus Mus Dukung Susi Pudjiastuti (Instagram)
Gus Mus Dukung Susi Pudjiastuti (Instagram)

Postingan Gus Mus yang mendukung permohonan Susi ini telah mendapat sekitar 6.300 like dalam waktu kurang dari satu jam sejak diunggah.

Sebelumnya, Susi Pudjiastuti memohon kepada Presiden Joko Widodo tegas memberantas pelaku pencurian ikan dan kebijakan yang merugikan nelayan.

Susi menyoroti kebijakan pemerintah yang mengizinkan kapal-kapal ikan asing masuk ke wilayah Indonesia, legasilasi alat-alat tangkap yang merusak lingkungan, seperti cantrang, pukat hela (trawl), dan pukat cincin (purseiners).

"Saya mohon kepada Pak Presiden dari lubuk hati yang paling dalam, dengan segala kerendahan hati, Pak Presiden bisa mengatakan tidak untuk IUUF, untuk mencegah kapal-kapal asing masuk, untuk mencegah kembalinya alat-alat tangkap tidak ramah lingkungan," dalam acara diskusi virtual, Jumat (12/6/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Illegal Fishing, Susi: Presiden Tak Mungkin Tidak Didengar Internasional

Illegal Fishing, Susi: Presiden Tak Mungkin Tidak Didengar Internasional

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 17:01 WIB

China Kerap Ganggu ZEEI, Eks Menteri KKP Susi: Natuna Dulu Aman

China Kerap Ganggu ZEEI, Eks Menteri KKP Susi: Natuna Dulu Aman

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 16:12 WIB

Edhy Prabowo Izinkan Cantrang, Susi Pudjiastuti: Pintu Kapal Asing Kembali

Edhy Prabowo Izinkan Cantrang, Susi Pudjiastuti: Pintu Kapal Asing Kembali

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:37 WIB

Terkini

Nuansa Milan Hadir di Jakarta, Pameran Desain Ini Tampilkan 55 Karya Pilihan!

Nuansa Milan Hadir di Jakarta, Pameran Desain Ini Tampilkan 55 Karya Pilihan!

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 20:43 WIB

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

News | Senin, 21 September 2026 | 20:41 WIB

Manajer KDKMP-KNMP Bukan ASN, Bakal Berstatus Pegawai BUMN dengan Kontrak 2 Tahun

Manajer KDKMP-KNMP Bukan ASN, Bakal Berstatus Pegawai BUMN dengan Kontrak 2 Tahun

News | Senin, 21 September 2026 | 20:40 WIB

Diamankan di Jakarta Bersama 4 Orang Lain, Detik-detik Bupati Bolmut Kena OTT KPK

Diamankan di Jakarta Bersama 4 Orang Lain, Detik-detik Bupati Bolmut Kena OTT KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 20:35 WIB

Siswi SD di Sukabumi Diduga Jadi Korban Asusila, Begini Kronologinya

Siswi SD di Sukabumi Diduga Jadi Korban Asusila, Begini Kronologinya

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:34 WIB

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUTR

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUTR

News | Senin, 21 September 2026 | 20:27 WIB

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 20:23 WIB

DPR Cecar Mendikdasmen Soal Smart Board di SD NTT: Sekolah Nggak Ada Listriknya

DPR Cecar Mendikdasmen Soal Smart Board di SD NTT: Sekolah Nggak Ada Listriknya

News | Senin, 21 September 2026 | 20:20 WIB

Minta PDIP Berani 'Ingatkan Presiden', WALHI Adukan Krisis Ekologi dan Tata Ruang ke DPR

Minta PDIP Berani 'Ingatkan Presiden', WALHI Adukan Krisis Ekologi dan Tata Ruang ke DPR

News | Senin, 21 September 2026 | 20:13 WIB

Viral Video Dugaan Ucapan Rasis Dirtek Java United Achmad Resal ke Shin Tae-yong

Viral Video Dugaan Ucapan Rasis Dirtek Java United Achmad Resal ke Shin Tae-yong

Bola | Senin, 21 September 2026 | 20:09 WIB

×