Blok M Square Masih Sepi Pengunjung, Pedagang: yang Nyolek Saja Belum Ada

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 16 Juni 2020 | 16:10 WIB
Blok M Square Masih Sepi Pengunjung, Pedagang: yang Nyolek Saja Belum Ada
Pedagang di Pusat perbelanjaan Blok M Square, Jakarta. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Pusat perbelanjaan Blok M Square setelah dua hari dibuka nampak masih sepi pengunjung. Sejumlah toko tampak sepi dari kunjungan warga.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pada Selasa (16/6/2020) terlihat kondisi Blok M Square tak seperti biasanya. Sepinya pengujung ini juga dikeluhkan oleh sejumlah pedagang di Blok M Square.

Monalisa (31), salah satu pedagang pakaian mengatakan sejak awal pusat perbelanjaan dibuka dirinya belum mendapatkan penghasilan.

"Belum ada, yang nyolek saja juga belum ada. Masih sepi, jadi kita beberes saja dari kemarin," kata Monalisa saat berbincang dengan Suara.com, Selasa (16/6/2020).

Monalisa mengungkapkan, selama adanya pandemi virus Corona ini pendapatannya merosot drastis. Pasalnya, selama Blok M Square ditutup praktis ia tak mendapatkan penghasilan.

"Kalau ngomong penghasil benar-benar enggak ada hasilnya ya. Barang-barang tidur tuh selama berbulan-bulan, kemarin kan jadi kita nya juga nombok sana-sini," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan, Ferry (35), pedagang pakaian lainnya di Blok M Square. Ia mengaku juga keberatan dengan aturan jam operasional.

"Jam segini biasanya orang masih tidur dari kemarin. Paling ramainya jam 2 ke atas, nah ini kita jam 2 aja udah nutup. Itu yang repotin yang susah," tuturnya.

Untuk diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai masa transisi. Namun di fase ini, Anies memberlakukan sejumlah kelonggaran, salah satunya untuk kegiatan pasar dan mal.

Anies mengatakan mal dan pasar bisa mulai dibuka mulai 15 Juni. Sementara untuk sektor pangan memang sudah diperbolehkan dibuka sejak awal PSBB diterapkan.

"Adapun mal dan pasar yang nonpangan, baru bisa dimulai pada hari Senin 15 Juni. Kan kalau yang pangan selama ini boleh dibuka," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Pasar dan mal yang boleh dibuka ini nantinya yang merupakan sektor usaha di luar pengecualian selama PSBB. Ia menyatakan akan ada berbagai protokol khusus dalam penerapannya.

"15 Juni itu baru pusat pertokoan dan pasar-pasar mulai buka dan berkegiatan," kata Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Tanah Abang Buka Sampai Pukul 14.00 Siang, ini Kata Pedagang

Pasar Tanah Abang Buka Sampai Pukul 14.00 Siang, ini Kata Pedagang

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:53 WIB

Rekor Lagi! Update Virus Corona RI, 40.400 Orang Positif COVID-19

Rekor Lagi! Update Virus Corona RI, 40.400 Orang Positif COVID-19

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:48 WIB

Bisakah Vaksin Polio Lindungi Seorang dari Covid-19? Ini Kata Peneliti

Bisakah Vaksin Polio Lindungi Seorang dari Covid-19? Ini Kata Peneliti

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:44 WIB

Ilmuwan Uji Coba Obat untuk Atasi Gumpalan Darah akibat Virus Corona

Ilmuwan Uji Coba Obat untuk Atasi Gumpalan Darah akibat Virus Corona

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:34 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Selasa, 16 Juni 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Selasa, 16 Juni 2020

Video | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:31 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB