Array

Sebut Info Database Anggota Polri Dibobol Hoaks, Polisi Tetap Buru Pelaku

Selasa, 16 Juni 2020 | 16:42 WIB
Sebut Info Database Anggota Polri Dibobol Hoaks, Polisi Tetap Buru Pelaku
Awi Setiyono. [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyebut informasi terkait database Sistem Informasi Personel Polri atau SIPP telah dibobol dan diperjualbelikan oleh hacker tidak benar alias hoaks. Awi mengatakan kekinian pihaknya telah menyelidiki pelaku yang menyebarkan informasi hoaks tersebut.

Menurut Awi, tangkapan layar database SIPP yang tersebar di media sosial dan dinarasikan telah terjadi pemobobolan itu tidak sesuai dengan yang dimiliki SSDM Polri.

"Polri sudah memastikan bahwa tidak ada pembobolan data SIPP (Sistem Informasi Personel Polri), karena variabel screenshot yang beredar di media sosial tidak sama dengan SIPP yang digunakan oleh SSDM Polri saat ini," kata Awi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2020).

Awi mengemukakan, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri masih menyelidiki pelaku yang menyebarkan. Disisi lain penyelidikan itu dilakukan juga untuk mengetahui apa motif pelaku menyebarkan informasi hoaks tersebut.

"Saat ini Dittipidsiber Bareskrim Polri masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap pelaku serta motif dari penyebar hoaks database SIPP anggota Polri tersebut," ujar Awi.

Jual beli data anggota Polri diungkap oleh akun Twitter @secgron. (Ist)
Jual beli data anggota Polri diungkap oleh akun Twitter @secgron. (Ist)

Sebelumnya, seorang hackIer mengklaim data anggota Polri dibobol. Seluruh data anggota Polri dijual di pasar gelap senilai puluhan juta.

Jual beli data anggota Polri diungkap oleh akun Twitter @secgron. Sang hacker dengan mudahnya bisa mengakses dan mengganti data anggota Polri.

"Halo @DivHumas_Polri saatnya berbenah. Seseorang mengklaim sudah berhasil membobol data seluruh anggota Polri," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (15/6/2020).

Akun itu mengunggah foto hacker dengan nama Hojatking yang menjajakan data anggota Polri di pasar gelap.

Baca Juga: Sebar Hoaks Corona, 104 Orang Jadi Tersangka, 17 di Antaranya Sudah Dibui

"Hi full access to Indonesia police database with the following capabilities. Changing police details, record overtime for police, remove police from database, add police to database, retire the police."

"(Hai, akses penuh ke database kepolisian Indonesia dengan kemampuan sebagai berikut: mengubah detail polisi, mencatat lembur polisi, menghapus polisi dari database, menambahkan polisi ke database, pensiun polisi)"

Harga akses ke database kepolisian yang dibanderol oleh si hacker juga tak tanggung-tanggung. Untuk mengakses dan mengganti data anggota Polri, sang hacker mematok harga sebesar 1.200 USD atau senilai Rp 17 juta.

"Sementara untuk informasi bug pada aplikasi tersebut dijual seharga 2.000 USD atay setara Rp 28,5 juta," ungkap @secgron.

Akun tersebut juga mengunggah foto data salah seorang anggota kepolisian yang berhasil dibobol. Data tersebut berisi informasi lengkap anggota kepolisian yang tertulis baru saja dimutasi ke Densus 88.

"Contohnya ini, baru mutasi ke Densus 88 eh datanya sudah bocor," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI