Dua Anggota Tumbang, Satpol PP Kota Mataram Larang Warga Main Layang-layang

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 16 Juni 2020 | 21:10 WIB
Dua Anggota Tumbang, Satpol PP Kota Mataram Larang Warga Main Layang-layang
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mataram, mengeluarkan larangan warga bermain layang-layang karena berbahaya dan bisa menambah pekerjaan tenaga medis di tengah pandemi COVID-19. (Foto: ANTARA News/Ist)

Suara.com - Satpol PP Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melarang warga bermain layang-layang karena dapat membahayakan nyawa keluarga dan orang lain. Warga yang masih kedapatan bermain layang-layang di jalan akan ditindak tegas.

"Mulai besok pagi, kami akan lakukan patroli di semua tempat dan menindak tegas kepada siapa yang terbukti bermain layang-layang dengan memberikan sanksi," kata Komandan Satpol PP Kota Mataram Bayu Pancapati di Mataram, Selasa (16/6/2020).

Bayu mengatakan, kebijakan larangan masyarakat bermain layang-layang itu diambil karena sudah banyak laporan dan masyarakat menjadi korban dari aktivitas warga yang bermain layang-layang.

"Anggota saya sudah dua yang 'tumbang' terkena benang layangan, belum lagi warga lainnya," katanya.

Terkait dengan itu, penindakan atau pemberian sanksi terhadap masyarakat yang bermain layang-layang akan dilakukan sesuai Perda Trantibum Nomor 11 Tahun 2015.

"Sanksinya, kami akan amankan layangan dan benang masyarakat yang kedapatan bermain layang-layang," katanya.

Terkait dengan itu, larangan bermain layang-layang tersebut segera diinformasikan ke camat untuk diteruskan kepada para lurah dan jajarannya sebab kondisi ini sudah sangat berbahaya.

"Selain membahayakan orang lain, benang layangan juga bisa saja kena aliran listrik, bisa tertabrak kalau lari kejar layangan, dan paling bahaya benangnya membawa korban, dan korban benang layangan sudah banyak," katanya.

Jangan sampai korban semakin bertambah, sebab di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang, masyarakat jangan lagi menambah pekerjaan tenaga medis.

baca juga

"Untuk sementara jangan bermain layangan, apapun pro kontranya kita akan tetap laksanakan tindakan. Jangan sampai pas keluarga sendiri yang jadi korban baru saling menyalahkan," ujar Bayu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stimulus Pemerintah Dinilai Tak Banyak Membantu Industri Otomotif

Stimulus Pemerintah Dinilai Tak Banyak Membantu Industri Otomotif

Otomotif | Selasa, 16 Juni 2020 | 20:15 WIB

Kritik Kebijakan Ganjil Genap Kios, Pedagang di DKI: Hari Biasa Saja Susah

Kritik Kebijakan Ganjil Genap Kios, Pedagang di DKI: Hari Biasa Saja Susah

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 17:34 WIB

Tips Bepergian dengan Pesawat di Tengah Pandemi Covid-19

Tips Bepergian dengan Pesawat di Tengah Pandemi Covid-19

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2020 | 17:12 WIB

Kota Ephesus, Turki Dibatasi Jumlah Pengunjung

Kota Ephesus, Turki Dibatasi Jumlah Pengunjung

Video | Selasa, 16 Juni 2020 | 11:15 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×