Viral Ustaz Ditawari Rp 100 M agar Tinggalkan Islam, Warganet Ragu

Rendy Adrikni Sadikin, Ruhaeni Intan

Rabu, 17 Juni 2020 | 09:11 WIB
Viral Ustaz Ditawari Rp 100 M agar Tinggalkan Islam, Warganet Ragu
Cuitan warganet soal video viral ceramah Ustaz Steven ditawari Rp 100 M (Twitter).

Suara.com - Sebuah video yang belum lama ini beredar di YouTube memicu perdebatan di kalangan warganet. Pasalnya, video itu berisi ceramah kontroversial Ustaz Steven Indra Wibowo, seorang mualaf yang mengaku ditawari Rp 100 miliar agar meninggalkan agama Islam dan kembali memeluk agama Kristen. 

Namun, banyak warganet yang meragukan kebenaran cerita Ustaz Steven, salah satunya adalah pengguna Twitter bernama @narkosun. Ia pun tergelitik untuk bertanya siapa yang mau memberikan uang sebanyak itu dan untuk apa keuntungannya. 

"[Rp] 100 M itu [Rp] 100 ribu juta. Banyak banget. Siapa yang mau ngasih uang segitu banyak? Terus keuntungannya apa? Halu kok terus," tulis @narkosun via Twitter. 

Cuitan warganet soal video viral ceramah Ustaz Steven ditawari Rp 100 M (Twitter).
Cuitan warganet soal video viral ceramah Ustaz Steven ditawari Rp 100 M (Twitter).

Sontak, unggahan @narkosun itu pun langsung mengundang perhatian warganet lainnya. Banyak yang merasa tidak terima dengan video ceramah Ustaz Steven karena dinilai menyinggung agama tertentu, salah satunya seperti yang diungkapkan oleh akun @YustinaRahayu3. 

"Duitnya siapa? Yang mau dikasih. Waduh ajaran kita memberikan kabar baik. Enggak ada tawar menawar duit gitu. Kita tidak pernah pusing dengan agama orang lain tapi kita tetap mengasihi. Karena agama itu urusan pribadi dengan Yang Maha Kuasa," tulis @YustinaRahayu3. 

"Terus kenapa kalau gara-gara dia banyak mualaf? Beragama kok sibuk menang-menangan jumlah tapi lupa ngidupin ajaran agamanya dalam keseharian," kata @GGMU315. 

"Duit siapa nyampai [Rp] 100 M cuma buat ikut campur agama orang lain ya ampun. Mending buat modal usaha buka warung," kata @IEIP3. 

Dalam video ceramah tersebut, Ustaz Steven Indra Wibowo menjadi mualaf tanpa memiliki alasan duniawi. Dia lalu bercerita, pada 2017, ada orang yang membawakan sekoper berisi uang Rp 20 miliar.

Kata Steven Indra Wibowo, orang tersebut menawarkan uang asalkan dia keluar dari Islam. Bahkan, kata Steven, orang itu menjanjikan juga pekerjaan dan istri untuk Ustaz Steven Indra Wibowo.

baca juga

"Saya masuk Islam tidak ada alasan duniawi. Terakhir 2017 ada orang bawa uang Rp 20 miliar. Kata dia, "Rp 20 miliar sekoper asal bung kembali (masuk kristen)". Kata dia, "kalau bung ditinggalkan pekerjaan, kita carikan kerja buat bung. Kalau bung ditinggal istri, dicarikan istri buat bung"," ujar Steven meniru omongan orang itu.

Berdalih iseng, Ustaz Steven pun meminta uang yang lebih banyak. Kemudian, orang tersebut menyanggupi tambahan dan meminta uang lebih kepada bosnya. Hingga kemudian, dia menyanggupi untuk memberikan Rp 100 miliar.

"Kurang banyak mas. Dia bilang, "Kita bisa tambahin. Tambah berapa bung? Rp 30 miliar, Rp 40 miliar? Saya kasih tahu bos". Dia keluar rumah, saya tinggalkan ke dalam (rumah), dadar telur, terus bikin mi instan," ujar Steven.

"Lalu dia datang dan berkata, "Bos kasih paling tinggi ini. Bos kasih 100 miliar buat bung." Padahal saya mintanya nggak gede-gede, 25 saja, Rp 25 triliun (disambut tawa jemaah). Dia bilang, "Kita cari ya." Dalam hati saya, saya niatnya pengen lihat 25 triliun sebanyak apa sih. Kalau udah lihat, saya usir orang itu," ujar Steven.

"Saya tidak punya alasan untuk kembali ke sana. Kalau saya tidak alasan, nggak usah ada orang itu datang ke rumah saya," terang Steven dalam video tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ceramah Cemara Pohon Natal, Fiersa Besari: Pohon Cemara Salah Apa?

Viral Ceramah Cemara Pohon Natal, Fiersa Besari: Pohon Cemara Salah Apa?

Jogja | Jum'at, 12 Juni 2020 | 15:04 WIB

Habib Bahar Dijemput Ratusan Polisi, Netizen: Kalo Bawa Rantang Mau Bukber

Habib Bahar Dijemput Ratusan Polisi, Netizen: Kalo Bawa Rantang Mau Bukber

Jogja | Rabu, 20 Mei 2020 | 15:40 WIB

Bebas dari Bui, Habib Bahar Bin Smith Kembali Ditangkap Polisi

Bebas dari Bui, Habib Bahar Bin Smith Kembali Ditangkap Polisi

Foto | Selasa, 19 Mei 2020 | 08:27 WIB

Video Bahas Radikalisme di Channel YouTube UGM Dihapus, Begini Jawaban RDK

Video Bahas Radikalisme di Channel YouTube UGM Dihapus, Begini Jawaban RDK

Jogja | Sabtu, 09 Mei 2020 | 06:50 WIB

Dikecam, Ustaz Yahya Waloni Sebut Virus Corona Hanya Serang Orang Munafik

Dikecam, Ustaz Yahya Waloni Sebut Virus Corona Hanya Serang Orang Munafik

News | Jum'at, 17 April 2020 | 07:30 WIB

Batal Ceramah karena Corona, Ketua BPRMI: Semoga Ustaz Abdul Somad Sehat

Batal Ceramah karena Corona, Ketua BPRMI: Semoga Ustaz Abdul Somad Sehat

News | Senin, 16 Maret 2020 | 15:40 WIB

Soal Hukum Perayaan Malam Tahun Baru, Abdul Somad: Habis Isya Tidur

Soal Hukum Perayaan Malam Tahun Baru, Abdul Somad: Habis Isya Tidur

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 20:27 WIB

Sempat Viral Ceramah Salib UAS, Respons Romo Suryo Bikin Terkesan

Sempat Viral Ceramah Salib UAS, Respons Romo Suryo Bikin Terkesan

News | Selasa, 24 Desember 2019 | 19:35 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×