Terungkap Petunjuk Penting Misteri Geng Pembunuh Sadis di Belgia Era 80-an

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Rabu, 17 Juni 2020 | 21:41 WIB
Terungkap Petunjuk Penting Misteri Geng Pembunuh Sadis di Belgia Era 80-an
Ilustrasi darah karena pembunuhan (Pixabay).

Suara.com - Pemerintah Belgia merilis foto yang digadang-gadang menjadi petunjuk penting dalam kasus pembunuhan berantai yang terjadi di Belgia antara 1982 hingga 1985 silam.

Menyadur BBC, Rabu (17/6/2020), foto yang menampilkan seorang pria menenteng senapan di hutan ini disebutkan dapat menjadi kunci dari salah satu kejahatan yang paling terkenal di negara tersebut.

Pihak kepolisian mengatakan, pria dalam foto yang diambil pada 1982 tersebut diduga sebagai "pemimpin penting" dari kelompok yang diberi nama geng Pembunuh Gila Brabant.

Geng pembunuh berantai ini dinamai seperti sebuah nama provinsi di Belgia, Brabant, lantaran mereka paling aktif beraksi di kawasan tersebut.

Disebutkan, geng ini melakukan tindakan pencurian yang menjerumus ke pembunuhan. Seringnya, mereka menggasak tempat-tempat seperti toko perhiasan, penginapan, hingga supermarket.

Selama melakukan aksi perampokan, kelompok ini telah menghabisi nyawa 28 orang. Mereka tak segan-segan membunuh siapapun yang ada di lokasi kejadian, termasuk anak-anak. Bahkan, beberapa korban dikatakan disiksa terlebih dulu sebelum dibunuh.

Pria terduga pentolan geng Pembunuh Gila Brabant. (AFP)
Pria terduga pentolan geng Pembunuh Gila Brabant. (AFP)

Geng yang terdiri dari tiga orang ini memiliki kebiasaan menutupi wajah dengan cat saat melakukan aksi kejahatan.

Selama bertahun-tahun, identitas kelompok penjahat yang terkenal dengan serangan kekerasan sadis ini belum terungkap.

Hingga kini, tiga anggota geng ini hanya dikenal dengan julukan, si raksasa, si pembunuh, dan orang tua.

Titik terang kasus yang muncul belakangan ini merupakan hasil dari investigasi ulang yang dilakukan oleh Kantor Kejaksaan Federal Belgia.

Setelah berhenti selama bertahun-tahun, kasus investigasi kasus kembali dibuka pada 2018 lalu. Sejak saat itu, otoritas berwenang mengatakan telah menemukan sejumlah pentunjuk.

Pun penyelidikan ini mengalami kemajuan signifikan dengan penggunaan teknologi identifikasi DNA dan teknologi forensik.

Dalam dua tahun terakhir, polisi telah memeriksa ribuan dokumen terkait dengan kasus asli, melakukan lebih dasri 1.200 tes DNA, dan telah mengidentifikasi sekitar tiga ribu orang yang dianggap berhubungan dengan kasus ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabur dengan Pria Lain, Perempuan 19 Tahun Tewas Dipenggal Suami

Kabur dengan Pria Lain, Perempuan 19 Tahun Tewas Dipenggal Suami

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 21:59 WIB

Merasa Terganggu, Pria Lempar 2 Bocah dari Lantai Empat, Satu Tewas

Merasa Terganggu, Pria Lempar 2 Bocah dari Lantai Empat, Satu Tewas

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 17:40 WIB

Melanggar Aturan Karantina di Spanyol, Pangeran Belgia Didenda Ratusan Juta

Melanggar Aturan Karantina di Spanyol, Pangeran Belgia Didenda Ratusan Juta

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 18:37 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB