Benarkah Pemerintah Terapkan Herd Immunity Berbalut New Normal?

Bimo Aria Fundrika | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 17 Juni 2020 | 21:45 WIB
Benarkah Pemerintah Terapkan Herd Immunity Berbalut New Normal?
Ilustrasi Herd Immunity. [Shutterstock]

Suara.com - Sejumlah masyarakat sempat menduga bahwa pemerintah tengah menjalankan herd immunity dalam fase new normal pandemi Covid-19.

Namun, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan kebijakan yang dilakukan pemerintah menuju hidup tatanan baru atau New Normal itu tidak dapat disamakan dengan herd immunity.

Ilustrasi fase new normal (Shutterstock)
Ilustrasi fase new normal (Shutterstock)

Dengan instruksi pemerintah kepada masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan, tidak bisa kemudian penularan virus terjadi secara aktif. 

Wiku menjelaskan arti dari istilah herd immunity itu sendiri. Herd immunity ialah imunitas yang muncul pada suatu kelompok populasi karena terjadinya penularan yang aktif. Sehingga imunitas dapat terbentuk individual dan bergerak menjadi kolektif. 

"Kapan itu terjadi? Apabila terjadi penularan aktif," jelas Wiku dalam Webinar berjudul Adaptasi Kebiasaan Baru, Rabu (17/6/2020). 

Apabila pemerintah kerap meminta masyarakat untuk menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan, maka penularan virus pun tidak dapat dilakukan. 

"Jadi apakah akan terjadi herd immunity? Ya enggak akan. Bisa lama sekali, tahunan, puluhan tahun kali," ucapnya. 

Karena itu secara tidak langsung, Wiku mengungkap bahwa apa yang diterapkan pemerintah saat ini yakni melakukan masa transisi menjelang New Normal berbeda dengan cara menjalani herd immunity.

Kalau herd immunity dilakukan, maka masyarakat akan diminta untuk ke luar rumah tanpa masker, tanpa mencuci tangan, bahkan berkerumun di saat adanya penularan aktif. 

"Jadi jangan ditabrakan. Jadi pahami ilmu, pahami kondisinya dan diri kita dan dengan demikian kita tahu sebenernya apa yang dimaksud herd immunity."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Herd Immunity Tanpa Vaksin Bisa Telan Banyak Korban Jiwa

Herd Immunity Tanpa Vaksin Bisa Telan Banyak Korban Jiwa

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2020 | 07:15 WIB

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Tegaskan Indonesia Tidak Pilih Herd Immunity

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Tegaskan Indonesia Tidak Pilih Herd Immunity

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:50 WIB

Tanpa Vaksin Covid-19, Herd Immunity Bisa Memakan Korban

Tanpa Vaksin Covid-19, Herd Immunity Bisa Memakan Korban

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:35 WIB

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:24 WIB

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:15 WIB

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:10 WIB

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:09 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:02 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:16 WIB

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:11 WIB

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:05 WIB

Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi

Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:02 WIB