Kisah Donald Trump Mengemis Bantuan China untuk Menang di Pemilu 2020

Liberty Jemadu

Kamis, 18 Juni 2020 | 12:05 WIB
Kisah Donald Trump Mengemis Bantuan China untuk Menang di Pemilu 2020
Presiden AS, Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Cina, Xi Jinping di Beijing, Cina pada November 2017 silam. [AFP/Fred Dufour]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengemis bantuan ke Presiden China Xi Jinping agar bisa terpilih lagi sebagai penghuni Gedung Putih dalam pemilihan umum November mendatang.

Rahasia ini dibongkar oleh Jon Bolton, bekas penasehat keamanan Gedung Putih, John Bolton dalam sebuah buku kontroversial yang berjudul The Room Where It Happened: A White House Memoir dan akan segera terbit.

Salinan buku itu telah disebar oleh penerbit ke sejumlah media besar di Amerika Serikat dan menjadi pembicaraan hangat sejak Rabu (17/6/2020) di negeri Paman Sam.

Dalam salah satu bagian buku itu, Bolton mengatakan bahwa dalam sebuah pertemuan empat mata dengan Xi, di sela-sela pertemuan G20 di Jepang pada 2019 lalu, Trump tiba-tiba mengarahkan pembicaraan ke soal Pemilu AS.

Kepada Presiden Xi, Donald Trump mengatakan bahwa kekuatan ekonomi China bisa memengaruhi kampanye presiden yang sedang berlangsung di AS. Ia memohon agar Xi memberikan bantuan, sehingga Trump bisa kembali menang.

"Ia menekankan pentingnya suara para petani, dan peningkatan pembelian kacang kedelai serta gandum terhadap hasil pemilu. Saya ingin sekali menulis kata-kata Trump (dalam pertemuan itu), tetapi proses review oleh pemerintah sebelum penerbitan telah membatasi saya," tulis Bolton dalam buku itu.

Soal kedelai dan gandum ini masih berkaitan dengan perang dagang antara AS dan China, yang dikobarkan tak lain oleh Donald Trump sendiri. Sebagai balasan atas penaikan tarif impor sejumlah besar produk asal China, Beijing telah menghentikan impor kedelai serta beberapa barang lain dari China.

Para analis ketika itu menilai bahwa penghentian impor kedelai AS oleh China akan memukul perekonomian para petani di AS, yang tak lain adalah para pemilih loyal Trump serta partai pendukungnya, Partai Republik.

Buku itu sendiri memantik kontroversi. Gedung Putih kini sedang berusaha agar buku tersebut tidak dijual bebas karena dituding masih berisi informasi-informasi rahasia negara. Tetapi Bolton dan penerbit membantah hal tersebut dan mengatakan buku tersebut sudah diperiksa oleh pemerintah.

baca juga

Donald Trump sendiri, seperti biasa, membuat blunder terkait isi buku tersebut. Dalam wawancara dengan Wall Street Journal ia menegaskan bahwa apa yang ditulis Bolton adalah bohong belaka.

Tetapi ketika diwawancarai oleh stasiun televisi Fox News, Trump justu menegaskan bahwa Bolton melanggar hukum karena banyak bagian dari buku itu berisi informasi atau rahasia negara.

Warganet serta para analis pun segera menyerbu Trump, dengan mengatakan bagaimana mungkin Bolton bisa berbohong sekaligus melanggar hukum karena mengumbar rahasia negara. Dengan kata lain, jika Bolton melanggar hukum karena bukunya berisi rahasia negara, maka tak mungkin buku itu berisi kebohongan.

Selain buku John Bolton, Donald Trump juga sedang gusar karena salah satu keponakannya yang bernama Marry Trump juga akan menerbitkan buku tentang borok dalam keluarga sang presiden. Kini Trump sedang berupaya untuk menggugat keponakannya tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?

Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai

Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:07 WIB

Info Orang Dalam: Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Trump Siap Pasang Badan

Info Orang Dalam: Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Trump Siap Pasang Badan

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:29 WIB

Belum Juga Berunding, Donald Trump Ancam Iran dengan Pemenggalan

Belum Juga Berunding, Donald Trump Ancam Iran dengan Pemenggalan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:42 WIB

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Perundingan Damai AS dan Iran Dimulai Lagi, Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bahasan Utama

Perundingan Damai AS dan Iran Dimulai Lagi, Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bahasan Utama

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Video | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×