Anies Disebut Belum Kasih Instruksi soal Nasib Bansos Corona di DKI

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 18 Juni 2020 | 14:07 WIB
Anies Disebut Belum Kasih Instruksi soal Nasib Bansos Corona di DKI
Ilustrasi--paket Bansos tahap 2 dari Pemprov DKI. (Sumber foto dokumentasi PSI).

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum mengetahui kelanjutan program pembagian Bantuan Sosial (Bansos) setelah bulan Juli mendatang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut belum memberikan arahan.

Sejak Bansos tahap dua disalurkan pada Mei lalu, program ini direncanakan berlangsung sampai akhir Juli. Total ada 2.451.708 kepala keluarga (KK) di DKI yang menerima paket sembako. Namun pembagiannya dibagi dua dengan Kementerian Sosial (Kemensos). 1.147.532 KK disalurkan Pemprov DKI, 1,3 juta KK dikerjakan Kemensos.

Belakangan, Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan Pemprov DKI memutuskan untuk tidak memperpanjang bansos sampai Desember sesuai rencana awal. DKI memutuskan untuk mengadakan program lainnya.

Mengenai hal ini, Kepala Divisi Perkulakan Retail Distribusi PD Pasar Jaya, Edison Sembiring mengklaim belum menerima perintah untuk mencari paket sembako di bulan Juli sampai Desember. Pihaknya merupakan penyedia barang untuk paket sembako bansos.

"Untuk program bansos di bulan Juli sampai dengan Desember kami Pasar Jaya belum mendapat arahan ataupun penugasan dari Dinsos ataupun Pemprov DKI," ujar Edison saat dihubungi, Kamis (18/6/2020).

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Ika Yuli Rahayu juga enggan menjawab. Ia meminta informasi terkait hal ini ditanyakan langsung ke Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 DKI.

"Kami belum arah ke sana, maaf info langsung ya ke provinsi saja ke gugus tugas provinsi DKI Jakarta," pungkasnya.

Kemarin, Anies juga sempat ditanya soal nasib Bansos di bulan Juli. Namun ia enggan menjawabnya sebelum ada regulasi resmi.

"Nanti sesudah ada regulasi baru saya jelasin," ujar Anies di Stasiun Sudirman.

Sebelumnya, Mensos Juliari Batubara mengatakan program bantuan sosial khusus di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) akan dilanjutkan hingga Desember 2020.

Namun besaran bantuan akan berkurang yakni sebesar Rp 300 ribu perbulan.

Pemerintah sebelumya memberikan program Bansos khusus kepada masyarakat yang tedampak Covid-19 di wilayah Jabodetabek senilai Rp 600 per bulan

"Program bansos sembako Jabodetabek akan diteruskan sampai Desember dengan besaran atau nilai indeksnya dari Rp 600 ribu dikurangi jadi Rp 300 ribu untuk per bulan per KPM. Jadi bulan Juli sampai Desember ada 6 tahap penyaluran. setiap bulannya adalah Rp 300 ribu per KPM," ujar Juliari dalam pers secara virtual di Kantor Presiden, Rabu (17/6/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Razia Pengemis hingga Gelandangan, 2 Ribu Orang Terjaring Sepanjang 2024

Pemprov DKI Razia Pengemis hingga Gelandangan, 2 Ribu Orang Terjaring Sepanjang 2024

News | Senin, 27 Mei 2024 | 12:09 WIB

CEK FAKTA: KPK Tangkap Anies Baswedan Akibat Terbukti Korupsi Bansos DKI Rp2,85 Triliun, Benarkah?

CEK FAKTA: KPK Tangkap Anies Baswedan Akibat Terbukti Korupsi Bansos DKI Rp2,85 Triliun, Benarkah?

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 19:22 WIB

5 Fakta Dugaan Korupsi Bansos DKI Era Anies Baswedan, Pj Gubernur Heru Budi Angkat Tangan

5 Fakta Dugaan Korupsi Bansos DKI Era Anies Baswedan, Pj Gubernur Heru Budi Angkat Tangan

News | Kamis, 12 Januari 2023 | 19:51 WIB

Sebut Nilai PBB di DKI Paling Tinggi, Anies : Kami Tak Ingin Warga  Jakarta Terusir

Sebut Nilai PBB di DKI Paling Tinggi, Anies : Kami Tak Ingin Warga Jakarta Terusir

News | Rabu, 17 Agustus 2022 | 22:29 WIB

Ditanya Jabatannya  Yang Tinggal 2 Bulan Lagi, Anies Baswedan Jawab Ini

Ditanya Jabatannya Yang Tinggal 2 Bulan Lagi, Anies Baswedan Jawab Ini

News | Rabu, 17 Agustus 2022 | 18:15 WIB

Terkini

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:12 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB