Rawan Begal, Polisi Imbau Pesepeda Tak Beraktivitas di Malam Hari

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Minggu, 21 Juni 2020 | 13:44 WIB
Rawan Begal, Polisi Imbau Pesepeda Tak Beraktivitas di Malam Hari
Sejumlah warga berolahraga menggunakan sepeda di Jalan M.H Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono mengimbau kepada pesepeda untuk tidak beraktivitas di tengah malam hari untuk menghindari maraknya aksi pembegalan. Di sisi lain, Budi juga mengimbau agar pesepeda tidak melintasi di jalan-jalan sepi.

Budi menyarankan agar pesepeda dapat melakukan aktivitas olahraga tersebut di waktu pagi atau sore.

"Kalau korban (begal) kemarin kejadian jam 12 malam dan sendirian. (Diimbau) agar dalam melakukan olahraga tetap mengikuti waktu yang tepat dan mengikuti protokol kesehatan," kata Budi saat dihubungi, Minggu (21/6/2020).

Selain itu, Budi juga mengklaim bahwa pihaknya akan semakin meningkatkan giat patroli untuk mengantisipasi aksi begal terhadap pesepeda. Aksi begal tersebut terjadi menyusul semakin maraknya aktivitas bersepeda di tengah situasi pandemi Covid-19.

Terlebih salah satu pelaku begal yang berhasil ditangkap dengan inisial YD mengaku menyasar korban yang biasa bersepeda di wilayah Jakarta Selatan.

"Patroli pasti kita selalu tingkatkan," ujarnya.

Sebelumnya aksi begal pesepeda tertangkap CCTV hingga videonya viral di media sosial. Pembegalan tersebut dilakukan oleh dua orang yang menggunakan sepeda motor terhadap pesepeda di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2020).

Kejadian itu bermula ketika dua pelaku melintas di jalan yang terlihat sepi. Akan tetapi dua pelaku tersebut memutarkan sepeda motornya saat melihat korban tengah menggunakan sepedanya sambil bermain handphone.

Saat itulah satu pelaku turun dari sepeda motor dan langsung menghadang korban. Ketika menjalankan aksinya, pelaku juga sempat membacok hingga perut korban terluka.

baca juga

Dari hasil penyelidikan akhirnya polisi menangkap satu pelaku begal pesepeda, yakni berinisial YD. Sementara satu pelaku lainnya yakni IH masih dalam pengejaran alias buron.

Berdasar hasil pemeriksaan sementara, YD mengaku sengaja mencari calon korban dengan cara berkeliling di sekitar Jakarta Selatan menggunakan sepeda motor.

"Dari keterangan sementara memang yang bersangkutan berniat mencari korban di daerah Jakarta Selatan," kata Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begal Pesepeda di Panglima Polim Viral, Polres Jaksel Tingkatkan Patroli

Begal Pesepeda di Panglima Polim Viral, Polres Jaksel Tingkatkan Patroli

News | Minggu, 21 Juni 2020 | 11:19 WIB

Kepada Polisi, Pembegal Pesepeda Mengaku Mencari Target di Wilayah Jaksel

Kepada Polisi, Pembegal Pesepeda Mengaku Mencari Target di Wilayah Jaksel

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 22:27 WIB

Seorang Pembacok Pesepeda di Jaksel Ditangkap, Satu Lainnya Masih Buron

Seorang Pembacok Pesepeda di Jaksel Ditangkap, Satu Lainnya Masih Buron

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 22:18 WIB

Tidak Terima Ditegur, Pesepeda Ini Malah Meninju Petugas

Tidak Terima Ditegur, Pesepeda Ini Malah Meninju Petugas

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 20:56 WIB

Pesepeda yang Tidak Gunakan Jalur Sepeda di Jakarta Bakal Ditilang

Pesepeda yang Tidak Gunakan Jalur Sepeda di Jakarta Bakal Ditilang

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 19:03 WIB

Pesepeda Keluar Jalur, Siap-siap Kena Denda Rp100 Ribu atau Penjara 15 Hari

Pesepeda Keluar Jalur, Siap-siap Kena Denda Rp100 Ribu atau Penjara 15 Hari

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 17:17 WIB

Terkini

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Video | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:10 WIB

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:05 WIB

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:45 WIB

×