Rekam Jejak John Kei: Mantan Napi Pembunuhan Berencana, Kini Ditangkap Lagi

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Senin, 22 Juni 2020 | 10:44 WIB
Rekam Jejak John Kei: Mantan Napi Pembunuhan Berencana, Kini Ditangkap Lagi
John Refra Kei di Lapas Nusakambangan. [Ratnaningsih Dasahasta/Kantor Staf Presiden]

John Kei dan anak buahnya ditangkap atas kasus pembunuhan pengusaha PT Sanex Steel Indonesia (SSI) itu.

John Kei dan Ayung sebenarnya telah saling mengenal satu sama lain lantaran pernah sama-sama mendekam di tahanan Polda Metro Jaya.

Sejak saat itu, mereka menjadi dekat dan saling membantu saat ada masalah.

Kemudian, John Kei disebut dalam kasus pembunuhan Ayung lantaran dirinya sempat berada di dalam kamar tempat jenazah Ayung ditemukan.

Dari hasil reka adegan Polda Metro Jaya, John Kei hanya duduk mengamati ketika nyawa Ayung dihabisi oleh anak buahnya.

Beberapa pihak menduga jika kasus pembunuhan yang melibatkan dua kawan lama ini dilatarbelakangi oleh perseteruan Ayung dengan Ho Giok Kie berkaitan dengan bisnisnya di PT SSI.

Lantaran terbukti dalam pembunuhan Ayung, John Kei dinyatakan bersalah dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Ia dituntut jaksa dengan pidana 14 tahun, namun hakim memberinya vonis penjara 12 tahun.

Pada Juli 2013, Mahkamah Agung (MA) memberi hukuman yang lebih berat pada John Kei. Hukuman yang semula berupa penjara 12 tahun diubah menjadi 16 tahun.

baca juga

Pada tahun 2014, John Kei dipindah dari Rumah Tahanan Negara Salemba Jakarta, ke Lapas Permisan Nusakambangan.

Saat pemindahan ke Nusakambangan, John Kei yang mengenakan kaos warna oranye dan celana jin warna abu-abu tidak mau berjalan jongkok, seperti napi lain.

Belum sampai 16 tahun hukumannya dijalani, John Kei dinyatakan bebas bersyarat pada Desember 2019 lalu.

Pembebasan bersyarat John Kei tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor: Pas-1502.PK.01.04.06 Tahun 2019 tanggal 23 Desember 2019.

Ia mendapat remisi dengan total 36 bulan 30 hari selama menjalani pidana. Kata Ade, berdasarkan perhitungan John Kei bebas 31 Maret 2025.

Hasilnya, sehari setelah Natal John Kei menghirup udara bebas.

Namun, belum sampai setahun John Kei menikmati kebebasannya, Ia kembali berurusan dengan kepolisian karena diduga terlibat dalam kasus penembakan di Green Lake City dan penganiayaan di Cengkareng, Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerebek Markas John Kei, Polisi Sita Tombak, Anak Panah hingga Ketapel

Gerebek Markas John Kei, Polisi Sita Tombak, Anak Panah hingga Ketapel

Jabar | Senin, 22 Juni 2020 | 06:54 WIB

Gerebek Markas John Kei di Bekasi, Polisi Lepaskan Tembakan

Gerebek Markas John Kei di Bekasi, Polisi Lepaskan Tembakan

Jabar | Senin, 22 Juni 2020 | 06:48 WIB

Detik-detik Penggerebekan Markas John Kei di Bekasi

Detik-detik Penggerebekan Markas John Kei di Bekasi

Jabar | Senin, 22 Juni 2020 | 06:43 WIB

Amankan 22 Orang, Polisi Kepung Kelompok John Kei Sejak Maghrib

Amankan 22 Orang, Polisi Kepung Kelompok John Kei Sejak Maghrib

Jabar | Senin, 22 Juni 2020 | 06:42 WIB

Tangkap 22 Anak Buah John Kei, Polisi Sita Motor hingga Besi Selongsong

Tangkap 22 Anak Buah John Kei, Polisi Sita Motor hingga Besi Selongsong

Jabar | Senin, 22 Juni 2020 | 06:37 WIB

Polda Metro Jaya Amankan John Kei, Diduga Terkait Penganiayaan di Jakarta

Polda Metro Jaya Amankan John Kei, Diduga Terkait Penganiayaan di Jakarta

Jabar | Senin, 22 Juni 2020 | 06:04 WIB

Terkini

KPK Peringatkan Menteri ATR Nusron Wahid Tak Ulur Waktu di Kasus Korupsi Summarecon

KPK Peringatkan Menteri ATR Nusron Wahid Tak Ulur Waktu di Kasus Korupsi Summarecon

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di Seri Mandalika

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di Seri Mandalika

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Ratu Player Tobat! Upaya Asya Mengejar Ketua Kelas di Play with Players

Ratu Player Tobat! Upaya Asya Mengejar Ketua Kelas di Play with Players

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan

Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Mengapa Dasar Laut Penting dalam Menjaga Keseimbangan Sistem Bumi? Peneliti Ungkap Hal Ini

Mengapa Dasar Laut Penting dalam Menjaga Keseimbangan Sistem Bumi? Peneliti Ungkap Hal Ini

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Rakit Sepeda Kalcer Sendiri Butuh Biaya Berapa ? Ini Kisaran dan Rinciannya

Rakit Sepeda Kalcer Sendiri Butuh Biaya Berapa ? Ini Kisaran dan Rinciannya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Ada Isu Pemakzulan Wapres, Nasdem Pilih Diam Dulu Sikapi Polemik Ijazah Gibran

Ada Isu Pemakzulan Wapres, Nasdem Pilih Diam Dulu Sikapi Polemik Ijazah Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad

Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Nekat! Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Disulap Jadi Sarang Judi Online

Nekat! Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Disulap Jadi Sarang Judi Online

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Tren Joki Baca Buku: Melorotnya Literasi atau Jadi Ladang Cuan Kutu Buku?

Tren Joki Baca Buku: Melorotnya Literasi atau Jadi Ladang Cuan Kutu Buku?

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×