Kaget Ada Paus Pembunuh di Laut Papua, Susi Beri Pesan Penting ke Jokowi

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 22 Juni 2020 | 19:43 WIB
Kaget Ada Paus Pembunuh di Laut Papua, Susi Beri Pesan Penting ke Jokowi
Paus pembunuh di perairan Biak, Papua (Twitter/susipudjiastuti)

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti lagi-lagi menunjukkan kapasitas pengetahuannya tentang kelautan beserta kehidupannya. Baru-baru ini ia menjelaskan fenomena penampakan paus orca di perairan Biak, Papua.

Melalui akun Twitter @susipudjiastuti, ia mengomentari kehadiran paus orca atau paus pembunuh yang mengejutkan. Pasalnya, habitat mamalia laut tersebut bukanlah habitat perairan tropis seperti Indonesia.

Kemunculan paus orca diunggah oleh akun @susenos di Twitter.  Akun tersebut juga menanyakan kepada Susi Pudjiastuti perihal kehadiran paus tersebut di perairan tropis.

"Selamat pagi ibu @susipudjiastuti saya mau tanya apa orca bisa datang ke perairan tropis Indonesia? Ini saya rekam kemarin siang bu di perairan Kampung Samber, Kab. Biak Numfor," kata akun Twitter @susenos dikutip Suara.com, Senin (22/6/2020).

Tak lama berselang, Susi menjawab jika keberadaan paus orca di perairan tropis bisa saja terjadi asal kondisi lingkungan perairannya memungkinkan, seperti banyak makanan yang bisa memenuhi kebutuhan mamalia tersebut.

"Bisa kalau environtment-nya memungkinkan. Banyak makanan," balas Susi.

Dalam cuitannya itu, Susi juga memiliki harapan kepada Presiden RI Joko Widodo agar tidak mengizinkan kapal asing masuk ke perairan Indonesia.

"Semoga kapal-kapal raksasa asing tidak akan pernah diizinkan kembali oleh Pak Presiden, supaya Indonesia lautnya tetap sehat dan kaya," imbuh Susi Pudjiastuti.

Paus pembunuh di perairan Biak, Papua (Twitter/susipudjiastuti)
Paus pembunuh di perairan Biak, Papua (Twitter/susipudjiastuti)

Dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, paus orca (Orcinus orca) atau paus pembunuh menghuni semua samudera yang ada di dunia. Paus pembunuh diketahui datang ke perairan dangkal untuk mencari makan selama beberapa waktu.

baca juga

Meski menghuni seluruh samudera, paus pembunuh, dikutip seaworld.org, lebih umum ditemui di perairan bersuhu dingin seperti di barat daya Samudera Pasifik, sepanjang pantai utara Norwegia di Samudera Atlantik dan di perairan Laut Selatan.

Selain ditemukan di perairan dingin, paus orca juga kadang terlihat di perairan yang lebih hangat seperti Florida, Hawaii, Australia, Kepulauan Galapagos, Bahama, Teluk Meksiko, Selandia Baru dan Afrika Selatan.

Meski keberadaan di perairan hangat tidak terlalu sering, namun hal itu menunjukkan kemampuan paus pembunuh untuk menjelajah ke perairan tropis.

Paus Orca beberapa kali muncul di Indonesia. Sebelum di Anambas, kawasan lain yang pernah disinggahi seperti di Bone Bolango, Gorontalo, pada 2019; Maratua, Kalimantan Timur, pada 2018; Selat Makassar pada 2014; serta terlihat setiap tahun di Bali, Maluku, Papua (Kabupaten Raja Ampat), dan Nusa Tenggara Timur (Laut Sawu).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Batal Banding Putusan PTUN, Jubir Sebut Lebih Baik Fokus ke Pandemi

Jokowi Batal Banding Putusan PTUN, Jubir Sebut Lebih Baik Fokus ke Pandemi

News | Senin, 22 Juni 2020 | 19:00 WIB

Presiden Minta Pengelolaan RS Darurat di Jatim Dipegang Pangkogabwilhan I

Presiden Minta Pengelolaan RS Darurat di Jatim Dipegang Pangkogabwilhan I

News | Senin, 22 Juni 2020 | 15:36 WIB

Keras! Tengku Zul Baru Mau Bantu Pemerintah Kalau Presiden Jokowi Wafat

Keras! Tengku Zul Baru Mau Bantu Pemerintah Kalau Presiden Jokowi Wafat

Banten | Senin, 22 Juni 2020 | 14:01 WIB

Terkini

Anime Bride of the Barrier Master Ungkap 5 Karakter Baru Jelang Tayang 2027

Anime Bride of the Barrier Master Ungkap 5 Karakter Baru Jelang Tayang 2027

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:20 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Desak BGN-SPPG Bertanggung Jawab Secara Hukum

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Desak BGN-SPPG Bertanggung Jawab Secara Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 12:18 WIB

Pelindo Jasa Maritim Tunjuk Terpidana Penghina Jusuf Kalla Menjadi Komisaris Independen

Pelindo Jasa Maritim Tunjuk Terpidana Penghina Jusuf Kalla Menjadi Komisaris Independen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:18 WIB

Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Masih Sah? Ini Penjelasan Bank Indonesia

Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Masih Sah? Ini Penjelasan Bank Indonesia

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 12:18 WIB

Pendidikan Gratis SD Hingga Perguruan Tinggi Mulai Digodok, Kampus Swasta Masuk Skema?

Pendidikan Gratis SD Hingga Perguruan Tinggi Mulai Digodok, Kampus Swasta Masuk Skema?

News | Rabu, 23 September 2026 | 12:17 WIB

Tonton Sheila On 7 di Pestapora 2026, Bayar Ringan Pakai Kredit BRI

Tonton Sheila On 7 di Pestapora 2026, Bayar Ringan Pakai Kredit BRI

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 12:16 WIB

KPK Terus Dalami Dugaan Titip-Menitip Mahasiswa di Unsoed

KPK Terus Dalami Dugaan Titip-Menitip Mahasiswa di Unsoed

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:12 WIB

Bingung Pilih Sunscreen? Begini Cara Memilih Produk yang Sesuai Jenis Kulit

Bingung Pilih Sunscreen? Begini Cara Memilih Produk yang Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:12 WIB

Bapak-bapak Bejat di Bengkalis Rudapaksa Anak Kandung

Bapak-bapak Bejat di Bengkalis Rudapaksa Anak Kandung

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 12:11 WIB

Harga Karet Sumsel Tembus Rp43 Ribu, Naik Rp1.199 dalam Dua Hari

Harga Karet Sumsel Tembus Rp43 Ribu, Naik Rp1.199 dalam Dua Hari

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 12:10 WIB

×