Presiden Minta Pengelolaan RS Darurat di Jatim Dipegang Pangkogabwilhan I

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 22 Juni 2020 | 15:36 WIB
Presiden Minta Pengelolaan RS Darurat di Jatim Dipegang Pangkogabwilhan I
Menko PMK Muhadjir Effendy saat konferensi pers Jumat (8/5/2020). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Suara.com - Tingginya angka penularan Covid-19 di Provinsi Jawa Timur (Jatim) membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pengelolaan rumah sakit (RS) darurat yang ada di Surabaya ditangani langsung Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya I Nyoman Gede Ariawan.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko Bidang PMK) Muhadjir Effendy setelah menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (22/6/2020).

"Beliau memberikan arahan bagaimana supaya betul-betul bisa segera diatasi wilayah-wilayah ini terutama Jawa Timur," ujar Muhadjir.

Muhadjir juga mengemukakan, Jokowi meminta agar ada penambahan fasilitas dan tata kelola manajemen di rumah sakit untuk menangani Covid-19.

"Beberapa arahan tadi saya kira akan segera kita tindak lanjuti termasuk penambahan fasilitas yang diperlukan termasuk juga tata kelolanya. Misalnya, untuk rumah sakit darurat yang ada di Surabaya itu beliau memerintahkan supaya ditangani oleh Pangkogabwilhan I sebagaimana di Wisma Atlet itu juga ditangani Pangkogabwilhan I juga," ucapnya.

Tak hanya itu, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini mengatakan, Jokowi juga menginginkan agar Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) di Pulau Galang, Kepulauan Riau ditangani Pangkogabwilhan I.

"Kemudian yang ada di pulau mana yang ada di Pulau Batam itu, juga ditangani Pangkogabwilhan 1 sebagaimana kita tahu dulu waktu kita mengevakuasi anak buah kapal termasuk WNI dari Wuhan itu juga kita melibatkan TNI terutama Pangkogabwilhan 1," kata Muhadjir.

Selain di Jawa Timur, kata Muhadjir, Jokowi juga menaruh perhatian pada angka penyebaran Covid-19 di luar Pulau Jawa yang tingkat penularannya tergolong tertinggi, yakni Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan.

"Bapak Presiden sangat menaruh perhatian yang sangat tinggi terhadap tiga provinsi yang sekarang, yaitu Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan dan," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko PMK Tengok Protokol Kesehatan Covid-19 di Pasar Sederhana Bandung

Menko PMK Tengok Protokol Kesehatan Covid-19 di Pasar Sederhana Bandung

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 21:53 WIB

Kabar Baik, 3.035 Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Sudah Sembuh

Kabar Baik, 3.035 Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Sudah Sembuh

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 18:24 WIB

Nelangsa, Pasien Covid-19 Ungkap Biaya Perawatan di RS sampai Rp 70 Juta

Nelangsa, Pasien Covid-19 Ungkap Biaya Perawatan di RS sampai Rp 70 Juta

Jogja | Kamis, 11 Juni 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

×