Ceramah Pakai Topi Jerusalem, Penampilan Ustaz Ini Jadi Sorotan

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Senin, 22 Juni 2020 | 21:28 WIB
Ceramah Pakai Topi Jerusalem, Penampilan Ustaz Ini Jadi Sorotan
Ustaz Evie Effendie berceramah. (Facebook)

Suara.com - Seorang ustaz menyita perhatian publik setelah membawakan ceramah dengan pakaian yang berbeda dari penceramah pada umumnya. Ia mengenakan topi bertuliskan Jerusalem dan kaos oblong berwarna hitam yang dihiasi tulisan Denim.

Belakangan diketahui, pria itu adalah Ustaz Evie Effendie. Dalam sebuah video yang beredar, ustaz tersebut tampak menyampaikan ceramah mengenai malam Nishfu Syakban.

Namun penampilan Ustaz Evie Effendie justru mendapat komentar pedas dari sejumlah warganet. Terlebih dalam video yang tersebar, pria itu sempat menyinggung soal penampilannya yang memakai topi bertuliskan Jerusalem dan mengaitkannya dengan hadis Nabi.

Ia mengatakan, "Nishfu syakban ini rata-rata hadisnya cacat. Tidak nyambung ke Nabi....qala rasulillah, Rasul bersabda 'Barang siapa memakai topi Jerussalem, dia terancam masuk nerak' pasti laku".

Pernyataan ini kemudian ditanggapi oleh oleh Ustaz Dr. Syarif Hade melalui akun Facebook pribadinya. Ia mempertanyakan dasar acuan penampilan Ustaz Evie Effendie lantaran dinilai tidak mencerminkan seorang penceramah.

"Pakai kaos oblong Denim. Pakai topi Jerusalem. Dalilnya mana? Menyampaikan "ilmu agama" dengan cara dan style seperti ini ikut ajaran siapa? Dalilnya mana?," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Selasa (22/6/2020).

Selain itu, menurut Ustaz Dr Syarif Hade semestinya Ustaz Evie Effendie memperbaiki terlebih dahulu isi ceramahnya karena dianggap tak sesuai dengan dasar keilmuan Islam sehingga ia memberikan sentilan.

"Sok-sokan mempersoalkan dalil amaliah nishfu Syakban! Perbaiki saja dulu "qala rasulillah"-mu. Tambah wawasanmu soal hadis agar tak asal bunyi "dhaif nakir". Tolong pensiun saja jadi ustaz! Dakwah boleh, jadi ustaz jangan!," imbuhnya.

Kritik dari ustaz tersebut lantas mendapat sambutan dari warganet lainnya yang sebagian merasa sependapat.

"Ustaz dadakan, ilmu belum memadai tapi pede banget," kata Urip Sobir***.

"Secara adab saja udah kena..ya yai...ilmu juga kacau balau..hadeehhh tapi peminatnya anak-anak muda yang awam agama," timpal Syah***.

Meski begitu, ada pula yang memberikan pembelaan yang mengatakan bahwa gaya ceramah Ustaz Evie Effendie memang memiliki ciri khas tersendiri.

"Cara berdakwah dengan cara ini banyak nilai positif ny...kalo hanya dakwah untuk orang yg solat rajin k mesjid rajin...itu biasa...yg luar biasa mengajak org yg ahli maksiat bisa mengurangi maksiat terlebih lagi hijrah jauh lebih baik....ust evi punyaciti khas tersendiri..," kata Bangja Fir***.

"Ini namanya kang Evie Efendi ustad. Memang yg kek gini yg digemari kang bukan yg kasi tausiah datar dan pakaiannya kaya kemesjid doang ustad,, itulah keadaan masyarakat kita kang. Sudah tugas kita yg memahami lebih untuk mengarahkan," tulis Reza Abd***.

Ustaz Evie Effendie berceramah. (Facebook)
Ustaz Evie Effendie berceramah. (Facebook)

Sementara itu, setelah ditelusuri lebih jauh mengenai sosok Ustaz Evie Efendie, Suara.com menemukan sejumlah fakta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muslim di Jerusalem Salat di Area Parkir

Muslim di Jerusalem Salat di Area Parkir

Video | Minggu, 03 Mei 2020 | 10:00 WIB

Masjid Ditutup, Muslim di Jerusalem Salat Tarawih di Area Parkir

Masjid Ditutup, Muslim di Jerusalem Salat Tarawih di Area Parkir

News | Kamis, 30 April 2020 | 14:06 WIB

Cegah Corona, Umar Tolak Tawaran Ceramah Selama Ramadan

Cegah Corona, Umar Tolak Tawaran Ceramah Selama Ramadan

Jogja | Senin, 20 April 2020 | 13:25 WIB

Terkini

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB