Kisah Syaiful Bahri, Pria Asal Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 23 Juni 2020 | 17:28 WIB
Kisah Syaiful Bahri, Pria Asal Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus
Syaiful Bahri, pria Lombok nikahi dua wanita sepupuan (ist)

Suara.com - Syaiful Bahri, pria asal Dusun Bakong, Desa Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar resepsi pernikahan unik dengan dua istrinya sekaligus pada Sabtu (20/6/2020). Kedua wanita yang masih bersaudara itu dinikahinya secara berbarengan.

Syaiful menceritakan kisah percintaannya dengan Setiawati dan Hariani, kedua istrinya yang masih memiliki ikatan saudara sepupu. Awalnya, Syaiful mengaku mengenal Setiawati melalui media sosial.

Saat itu, ia hendak meminta kontak Setiawati namun permintaan itu ditolak. Setiawati mengirimkan kontak Hariani, sang sepupu kepada Syaiful.

Sejak saat itu, Syaiful menjalin komunikasi intens dengan Hariani hingga keduanya memutuskan untuk berpacaran.

"Dikasih saya nomer ada misannya Hariani, lalu teleponan terus sampai pacaran," kata Syaiful dikutip dari Batamnews -- jaringan Suara.com, Selasa (23/6/2020).

Setelah itu, Syaiful mengaku sempat berhenti komunikasi dengan Setiawati. Namun, Syaiful akhirnya kembali melanjutkan komunikasi dengan Setiawati dan juga Hariani.

Setelah tiga bulan menjalin asmara, Syaiful memberanikan diri melamar Hariani. Lamarannya itu diterima hingga ia melangsungkan pernikahan.

Hanya berselang beberapa hari, ia kembali menikah. Syaiful mengucap ijab kabul mempersunting Setiawati.

"Singkat cerita saya tanya dia suka juga sama saya, dan waktu itu saya nikah sama Hariani, kalau tidak salah malam Kamis, setelah itu saya teleponan sama Setiawati saya ajak menikah mau dia dan akhirnya seperti ini bareng begini sudah," paparnya.

Resepsi pernikahan digelar pada Sabtu (20/6/2020). Namun, akad nikah dilangsungkan sepekan sebelum resepsi. Dua akad nikah dilangsungkan di dua hari berbeda.

Dikutip dari Wartamataram.com -- jaringan Suara.com, untuk mempersunting kedua pujaan hatinya, lelaki berusia 28 tahun itu mengaku mengeluarkan uang pisuka sebesar Rp. 3,5 juta per orang dan mahar sebesar Rp. 2 juta per orang.

Uang itu ia kumpulkan dari hasil kerja kerasnya bekerja di Malaysia selama bertahun-tahun. Hasil kerja kerasnya itu juga digunakan Saepul untuk membangun rumah yang akan ditinggalinya bersama kedua istrinya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Surat yang Ditemukan Anak, Terbongkar Alasan Ibu 21 Tahun Menjanda

Lewat Surat yang Ditemukan Anak, Terbongkar Alasan Ibu 21 Tahun Menjanda

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 16:27 WIB

Mobil Masih Bau Dealer, Sopir Ini Justru Lakukan Hal yang Mengejutkan

Mobil Masih Bau Dealer, Sopir Ini Justru Lakukan Hal yang Mengejutkan

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2020 | 16:20 WIB

Merinding! Foto Minyak Goreng Penuh Semut Merah Viral di Twitter

Merinding! Foto Minyak Goreng Penuh Semut Merah Viral di Twitter

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 15:33 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB