Diserang Milisi, Anggota Pasukan Perdamaian Indonesia Terbunuh di Kongo

Bangun Santoso

Rabu, 24 Juni 2020 | 07:21 WIB
Diserang Milisi, Anggota Pasukan Perdamaian Indonesia Terbunuh di Kongo
Anggota Pasukan Garuda dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-Q MONUSCO mengikuti upacara pemberangkatan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (30/1/2020). (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)

Suara.com - Seorang anggota pasukan pemelihara perdamaian Indonesia yang bertugas di Misi MONUSCO, Republik Demokratik Kongo, dilaporkan meninggal dunia.

Meninggalnya Sersan Mayor (Serma) Rama Wahyudi dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui unggahan di akun Twitternya, Selasa (23/6/2020).

“Penghargaan setinggi-tingginya kepada Alm. Serma Rama Wahyudi atas pengabdiannya dalam menjaga perdamaian dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberi ketabahan,” tulis Menlu Retno sebagaimana dilansir Antara.

Mengutip laporan AFP dari sumber PBB, anggota pasukan perdamaian dari Indonesia terbunuh dan seorang lainnya terluka dalam serangan oleh milisi pada Senin malam (22/6) di bagian timur Republik Demokratik Kongo.

Patroli mereka diserang sekitar 20 kilometer dari Kota Beni di Provinsi Kivu Utara.

Menlu Retno menyampaikan bahwa Dewan Keamanan PBB telah mengutuk keras serangan kepada MONUSCO dan meminta otoritas Kongo untuk melakukan investigasi dan membawa pelakunya ke meja pengadilan.

Dalam sebuah pernyataan, Kepala MONUSCO Leila Zerrougui mengutuk serangan itu, yang katanya dilakukan oleh "tersangka anggota ADF" yakni Pasukan Sekutu Demokrat, sebuah kelompok bersenjata terkenal di timur negara tersebut.

Tentara itu telah mengambil bagian dalam proyek untuk membangun jembatan di daerah Hululu.

ADF adalah gerakan Muslim terutama yang berasal dari negara tetangga Uganda pada 1990-an, yang menentang pemerintahan Presiden Uganda Yoweri Museveni.

baca juga

Pada 1995, kelompok itu pindah ke Republik Demokratik Kongo, yang menjadi basis operasinya, meskipun mereka tidak melakukan serangan di Uganda selama bertahun-tahun.

Menurut catatan PBB, gerakan tersebut telah menewaskan lebih dari 500 orang sejak akhir Oktober, ketika tentara Kongo melancarkan serangan terhadapnya.

ADF menewaskan 15 tentara PBB di pangkalan mereka di dekat perbatasan Uganda pada Desember 2017, dan tujuh lainnya dalam serangan pada Desember 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 dari 17 Pasien Kasus Wabah Baru Ebola di Kongo Meninggal Dunia

11 dari 17 Pasien Kasus Wabah Baru Ebola di Kongo Meninggal Dunia

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 21:28 WIB

Studi: Wabah Ebola Baru di Kongo Kemungkinan Berasal dari Hewan

Studi: Wabah Ebola Baru di Kongo Kemungkinan Berasal dari Hewan

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 17:22 WIB

Infeksi Wabah Ebola Baru di Kongo Naik Jadi 12 Kasus, 6 Orang Meninggal

Infeksi Wabah Ebola Baru di Kongo Naik Jadi 12 Kasus, 6 Orang Meninggal

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 12:04 WIB

Lagi, WHO Sebut 2 Warga Kongo Terinfeksi Ebola

Lagi, WHO Sebut 2 Warga Kongo Terinfeksi Ebola

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 13:23 WIB

Mewabah Lagi di Kongo, Mengenal Ebola yang Tak Kalah Bahaya dari Covid-19

Mewabah Lagi di Kongo, Mengenal Ebola yang Tak Kalah Bahaya dari Covid-19

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 11:02 WIB

Di tengah Pandemi Covid-19, 5 Orang di Kongo Meninggal Akibat Ebola

Di tengah Pandemi Covid-19, 5 Orang di Kongo Meninggal Akibat Ebola

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 19:25 WIB

WHO: Di Tengah Pandemi Covid-19, Kongo Hadapi Wabah Ebola ke-11

WHO: Di Tengah Pandemi Covid-19, Kongo Hadapi Wabah Ebola ke-11

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 11:45 WIB

Terkini

Nomor 0896 Kartu Apa? Ini Daftar Lengkap Kode Prefix Operator Selulernya!

Nomor 0896 Kartu Apa? Ini Daftar Lengkap Kode Prefix Operator Selulernya!

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Cari Lipstik untuk Ombre? Ini 5 Bundle Praktis, Tinggal Pakai Mulai Rp50 Ribuan

Cari Lipstik untuk Ombre? Ini 5 Bundle Praktis, Tinggal Pakai Mulai Rp50 Ribuan

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:32 WIB

5 Cara Memilih Eyeliner yang Aman untuk Mata Sensitif, Tak Ada Lagi Drama Perih dan Alergi

5 Cara Memilih Eyeliner yang Aman untuk Mata Sensitif, Tak Ada Lagi Drama Perih dan Alergi

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Profil KH Miftachul Akhyar Rais Aam Terpilih Periode 2026-2031, yang Kembali Nahkodai PBNU

Profil KH Miftachul Akhyar Rais Aam Terpilih Periode 2026-2031, yang Kembali Nahkodai PBNU

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Tips Aman Melibas Jalur Pegunungan Menggunakan Fitur YECVT pada Yamaha NMAX

Tips Aman Melibas Jalur Pegunungan Menggunakan Fitur YECVT pada Yamaha NMAX

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:26 WIB

Indonesia dan Filipina Tingkatkan Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif  di ASEAN

Indonesia dan Filipina Tingkatkan Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif di ASEAN

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Spesifikasi Helikopter CH-47, Alutsista Raksasa Jepang Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Spesifikasi Helikopter CH-47, Alutsista Raksasa Jepang Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Asal-Usul Illuminati, Dari Perkumpulan Kaum Intelektual Bavaria hingga Dibubarkan Pemerintah

Asal-Usul Illuminati, Dari Perkumpulan Kaum Intelektual Bavaria hingga Dibubarkan Pemerintah

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Membumbung 3.500 Meter

Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Membumbung 3.500 Meter

Sumut | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:17 WIB

Growth Is Back, BRI Cetak Laba di atas Rata-rata

Growth Is Back, BRI Cetak Laba di atas Rata-rata

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:15 WIB

×