- Profesor Johann Adam Weishaupt mendirikan organisasi Illuminati di Bavaria pada 1 Mei 1776 untuk menyebarkan gagasan rasional.
- Pemerintah Bavaria resmi melarang serta membubarkan kelompok Illuminati pada tahun 1785 setelah melakukan penyelidikan dokumen organisasi.
- Nama Illuminati kemudian berkembang panjang dalam budaya populer dan sering dituduh terlibat berbagai peristiwa besar dunia.
Suara.com - Nama Illuminati hingga kini kerap dikaitkan dengan teori konspirasi tentang kelompok rahasia yang disebut mengendalikan berbagai peristiwa dunia.
Padahal, sejarah mencatat Illuminati sebagai perkumpulan yang benar-benar pernah berdiri di Bavaria pada abad ke-18 dengan gagasan yang jauh berbeda dari berbagai mitos modern tentangnya.
Organisasi tersebut lahir ketika pemikiran Pencerahan mulai berkembang di Eropa dan kritik terhadap kekuasaan gereja serta pemerintahan semakin banyak dibicarakan oleh kaum intelektual.
Asal Usul Illuminati
Dikutip dari National Geographic, sejarah Illuminati bermula dari Johann Adam Weishaupt, seorang profesor hukum yang lahir di Ingolstadt, Bavaria, pada 1748. Ia hidup di tengah lingkungan Bavaria yang sangat dipengaruhi tradisi Katolik dan kemudian banyak membaca pemikiran para filsuf Pencerahan Prancis.
Gagasan Pencerahan membuat Weishaupt mempertanyakan sistem sosial dan politik yang menurutnya membatasi kebebasan berpikir.
Ia kemudian mencari bentuk perkumpulan yang dapat mendorong penggunaan akal, penyebaran pengetahuan, kebebasan berpikir, serta gagasan mengenai kesetaraan.
Weishaupt sempat bergabung dengan Freemasonry yang pada masa itu berkembang di berbagai wilayah Eropa.
Namun, ia kemudian merasa tidak sepenuhnya puas dengan perkumpulan tersebut dan memilih membentuk organisasi rahasianya sendiri bersama sejumlah rekannya.
Illuminati didirikan pada 1 Mei 1776 di Ingolstadt, Bavaria. Nama Illuminati berasal dari istilah Latin illuminatio yang berkaitan dengan pencerahan atau penerangan.
Pada tahap awal, organisasi tersebut memiliki struktur keanggotaan yang sederhana. Terdapat tingkatan pemula, Minerval, dan Minerval yang diterangi. Penggunaan nama Minerval merujuk pada Minerva, figur dalam mitologi Romawi yang diasosiasikan dengan kebijaksanaan dan pengetahuan.
Tujuan kelompok ini berkaitan dengan penyebaran gagasan rasional dan kebebasan dari prasangka keagamaan. Weishaupt menginginkan masyarakat yang menurut pandangannya lebih bebas dari hambatan berdasarkan hierarki, pangkat, dan kekayaan.
Illuminati kemudian berkembang cukup cepat. Keanggotaannya tidak lagi terbatas pada lingkungan mahasiswa Weishaupt, tetapi meluas kepada kalangan bangsawan, politikus, dokter, pengacara, intelektual, dan penulis.
Tokoh Baron von Knigge, yang sebelumnya memiliki pengalaman dengan Freemasonry, turut berperan dalam memperluas jaringan Illuminati. Di bawah perkembangan tersebut, struktur organisasi semakin kompleks dan memiliki beberapa tingkat inisiasi.
Namun, pertumbuhan Illuminati tidak berlangsung lama. Perselisihan internal antara Weishaupt dan Knigge mengenai tujuan serta tata cara organisasi akhirnya memperlemah kelompok tersebut.
Tekanan dari luar kemudian semakin besar. Pemerintah Bavaria mengeluarkan aturan yang melarang pembentukan perkumpulan tertentu tanpa izin pemerintah pada 1784. Larangan tersebut diperkuat pada tahun berikutnya dan berdampak langsung terhadap keberadaan Illuminati.