Spesifikasi Helikopter CH-47, Alutsista Raksasa Jepang Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Pebriansyah Ariefana

Senin, 31 Agustus 2026 | 12:25 WIB
Spesifikasi Helikopter CH-47, Alutsista Raksasa Jepang Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan
Helikopter CH-47 (Wikipedia)
baca 10 detik
  • Jepang mengerahkan tiga helikopter angkut berat CH-47 Chinook untuk mengatasi karhutla di Kalimantan.
  • Armada helikopter ini diangkut kapal JS Kunisaki untuk operasi pemadaman dan penyaluran logistik.
  • Helikopter Chinook memiliki kapasitas angkut air 5.000 liter dan sanggup membawa 55 personel.

Suara.com - Jepang siap menerjunkan tiga helikopter CH-47 Chinook milik angkatan daratnya demi mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Kehadiran armada udara super jumbo ini tidak hanya memperkuat gempuran water bombing, tetapi juga memutus isolasi distribusi logistik serta personel di medan sulit.

Seluruh armada udara buatan Kawasaki Heavy Industries tersebut akan langsung diberangkatkan menuju Indonesia menggunakan kapal militer JS Kunisaki begitu persiapan operasional tuntas. Langkah taktis ini membawa angin segar bagi penanganan karhutla nasional yang kerap terkendala akses darat dan keterbatasan kapasitas angkut air.

Keterlibatan langsung militer Jepang lewat penyediaan alutsista berdaya angkat raksasa ini menjadi amunisi baru yang signifikan di lapangan. Efektivitas penanganan titik api di area pedalaman Kalimantan diprediksi meningkat pesat berkat kemampuan jelajah dan kapasitas angkut ekstrem dari helikopter ini.

Foto udara asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (31/7/2026). [ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/YU]
Foto udara asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (31/7/2026). [ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/YU]

Mengusung desain ikonik dua rotor utama di depan dan belakang, Chinook mampu menghasilkan daya angkat luar biasa tanpa memerlukan rotor ekor. Keunggulan rancangan tandem rotor ini memberikan stabilitas tinggi saat membawa beban ekstrem, termasuk tangki air raksasa untuk operasi udara.

Bagaimana Ketangguhan Spesifikasi Helikopter Raksasa Ini?

Varian CH-47JA yang dioperasikan Jepang memiliki panjang tubuh lebih dari 30 meter dengan bobot lepas landas maksimum menembus 22,68 ton. Dua mesin turboshaft T55-K-712 terpasang kuat untuk menggerakkan helikopter ini hingga kecepatan jelajah 260 kilometer per jam.

Daya jangkau operasionalnya yang mencapai 1.040 kilometer memungkinkan armada ini menjangkau pelosok pedalaman Kalimantan tanpa perlu sering mengisi bahan bakar. Ruang kabinnya yang sangat lapang sanggup memuat tiga awak beserta 55 personel penyelamat sekaligus.

Kapasitas angkut personel yang masif ini membuat penempatan tim pemadam di zona terisolasi menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Perlengkapan berat dan pasokan logistik darurat kini bisa di drop langsung ke titik lokasi yang mustahil diakses jalur darat.

Senjata utama armada ini dalam memadamkan kobaran api terletak pada penggunaan kantong air Bambi Bucket yang digantung di bawah bodi helikopter. Angkatan Darat Jepang tercatat biasa mengoperasikan kantong air raksasa ini dengan kapasitas hingga 5.000 liter dalam sekali angkut.

baca juga

Seberapa Efektif Helikopter Ini Menerjang Titik Api?

Mekanisme pemadaman dilakukan dengan menurunkan kantong raksasa langsung ke sungai atau danau terdekat sebelum terbang mengguyur titik api dari udara. Guyuran air setara lima ton dalam sekali terbang ini efektif meredam sebaran api di area kritis yang tak tersentuh kendaraan darat.

Meskipun demikian, otoritas pemerintah Jepang hingga saat ini belum merilis rincian konfigurasi maupun kapasitas pasti bucket yang dibawa ke Kalimantan. Terlepas dari spesifikasi kantong air yang akan dipasang, fleksibilitas misi helikopter ini tetap menjadi keunggulan utama.

Selain melancarkan aksi water bombing, Chinook juga difungsikan sebagai tulang punggung mobilisasi pasukan pemadam serta distribusi perlengkapan vital. Kehadiran armada angkut berat ini melengkapi potret historis dan ketangguhan helikopter Chinook yang terus diandalkan dalam berbagai misi kemanusiaan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh

Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan

Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Terkini

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Foto AI Prabowo Naik Whoosh Viral, Bos Humas KCIC Eva Chairunisa Tuai Sorotan

Foto AI Prabowo Naik Whoosh Viral, Bos Humas KCIC Eva Chairunisa Tuai Sorotan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:49 WIB

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

×