Bikin Heboh, Dokter Ini Tak Sadar Kena Virus Corona dan Tetap Bekerja

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 24 Juni 2020 | 12:29 WIB
Bikin Heboh, Dokter Ini Tak Sadar Kena Virus Corona dan Tetap Bekerja
Ilustrasi virus corona. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Seorang dokter asal Inggris, Max membuat warga heboh karena tak menyadari dirinya terinfeksi virus corona dan tetap bekerja seperti biasanya. Menyadur BBC pada Rabu (24/06/2020), ia terinfeksi tanpa gejala.

Beberapa bulan yang lalu, ia mengeluh lidahnya kehilangan sensasi rasa dan hidungnya tak bisa mencium aroma dengan jelas. Tapi karena Max tak memiliki gejala lain seperti demam dan batuk, maka ia menuruti aturan perusahaan dan tetap pergi bekerja.

Dokter jiwa usia 27 tahun ini memilliki jam terbang yang cukup tinggi dan menangani sekitar 100 pasien per minggu.

Max baru-baru ini mengambil tes antibodi dan hasilnya reaktif. Meskipun tidak menyadari itu adalah virus corona tapi ia mengatakan gejalanya sangat mencolok. "Aku belum pernah mengalami hal seperti itu sebelumnya.

Dia berpikir alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan dan gaun bisa mencegahnya menyebarkan virus.

"Saya pikir kita semua pernah kehilangan indera penciuman dan pebgecap ketika masuk angin tapi ini sudah lengkap, saya bahkan tidak bisa mencium kopi atau merasakan hal-hal yang kuat seperti cuka."

Ilustrasi APD. (Shutterstock)
Ilustrasi APD. (Shutterstock)

Max bekerja di ruangan ICU untuk memberi dukungan mental pada pasien yang sudah menjalani operasi. Pekerjaannya membuat ia harus dekat agar nyaman bicara dengan pasien.

"Itu bukan kesalahan siapa pun. Saya merasa sangat bersalah, saya berjalan ke bangsal yang kami pikir bebas dari virus corona dan saya akan membawa virus itu pada mereka."

"Jelas tidak menyenangkan ketika Anda membawa virus ke suatu daerah atau bahkan ke rumah sakit. Saya tidak tahu pasti, berapa banyak pasien yang tertular mengingat kesempatan itu sangat lebar dan itu mengkhawatirkan."

Semenjak kasus doketr Max terjadi, kehilangan indera pengecap dan penciuman menjadi salah satu daftar gejala virus corona di Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Virus Corona Bertahan Lebih Lama pada Orang Tanpa Gejala?

Benarkah Virus Corona Bertahan Lebih Lama pada Orang Tanpa Gejala?

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 11:19 WIB

Dibui karena Bawa Paksa Jenazah, Kemal dan Keluarga Juga Terancam Corona

Dibui karena Bawa Paksa Jenazah, Kemal dan Keluarga Juga Terancam Corona

Jogja | Rabu, 24 Juni 2020 | 10:53 WIB

Pakar Sebut Wabah Covid-19 di Beijing Terkendali,  Tes Sejuta Orang Sehari!

Pakar Sebut Wabah Covid-19 di Beijing Terkendali, Tes Sejuta Orang Sehari!

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 10:44 WIB

Terkini

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:04 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB