alexametrics

Dulu Rival, Kini Prabowo Subianto Jadi Menteri Paling Loyal ke Jokowi

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara
Dulu Rival, Kini Prabowo Subianto Jadi Menteri Paling Loyal ke Jokowi
Jokowi dan Prabowo Subianto, yang menjadi rival dalamĀ  Pilpres 2019 akhirnya bertemu untuk kali pertama setelah kontestasi politik itu selesai digelar, Minggu (13/7/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Prabowo yang dulu merupakan pentolan oposisi, kini menjadi menteri paling loyal ke Jokowi.

Suara.com - Hubungan kedekatan Prabowo Subianto dan presiden Jokowi belakangan ramai menjadi perbincangan publik. Dulu merupakan pentolan oposisi, kini Prabowo jadi menteri paling loyal ke Jokowi.

Dalam satu kesempatan, Prabowo yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan itu menyempatkan waktu untuk pidato mengatakan kalau dia bersaksi jika Jokowi memang benar bekerja buat rakyat.

Sikap tersebut bertolak belakang dengan apa yang terjadi saat Pilpres 2019 yang kemudian mengundang keheranan banyak pihak. Sebab sebelumnya, banyak orang menganggap dia akan jadi ‘musuh’ utama Jokowi di dalam kabinet Indonesia Maju.

Pakar intelijen Indonesia, Stanislaus Riyanta mengatakan bahwa sikap Prabowo tersebut menunjukkan perbedaan sipil dengan militer ketika mengemban jabatan. Bahwa apapun yang terjadi, dia akan sangat loyal kepada pemimpinnya.

Baca Juga: Risma Curhat Takut Dicurigai Jokowi Tak Kerja, Tutup Data Corona Surabaya

"Saya yang paling kaget dengan sikap Prabowo, justru saya melihat kini dia menjadi salah satu menteri yang sangat taat dan paling loyal kepada Pak Jokowi,” ujar Stanislaus Riyanta disitat dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Jumat (26/6/2020).

Stanislaus menjelaskan lebih lanjut, meskipun demikian tekanan dari oposisi terus ada. Jika melihat kondisi yang ada, Jokowi hingga kini seakan terus mendapat tekanan politik.

Menariknya, tekanan itu dikatakan bukan hanya datang dari oposisi saja, melainkan juga pihak-pihak yang pernah satu barisan dengannya di 2019 lalu.

Berkaitan tentang masih banyaknya pendukung Prabowo yang tak suka dengan Jokowi, meski idolanya sudah mendapat kursi menteri pertahanan, Stanis punya jawaban sendiri.

Kata dia, sebenarnya akar rumput pemilih Prabowo bukan tak mendukungnya, melainkan memang mereka sudah tak suka dengan sosok Jokowi. Seharusnya ketika Prabowo telah bergabung dengan Jokowi, para pendukung bersatu padu.

Baca Juga: Terlalu Sering Nyapres, Ketua PA 212 Tak Ingin Prabowo Nyalon lagi di 2024

"Mereka tidak menunjukkan kekecewaan pada Prabowo, tidak. Tapi memang mereka tidak suka dengan Jokowi," ujar Stanis.

Komentar