Kasus Covid-19 di Dunia Tembus 10 Juta, Disebut Bak Buah Simalakama

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Minggu, 28 Juni 2020 | 16:16 WIB
Kasus Covid-19 di Dunia Tembus 10 Juta, Disebut Bak Buah Simalakama
Ilustrasi Pandemi Covid-19 (pexels)

Suara.com - Pandemi virus corona baru atau Covid-19 hingga kekinian belum mereda dan masih menjadi ancaman warga dunia. Terlebih, kasus positif Covid-19 terus meningkat dari hari ke hari.

Kondisi ini tak luput dari perhatian Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani. Arsul menyoroti laporan terbaru yang mencatatkan bahwa kasus positif virus corona di dunia mencapai angka lebih dari 10 juta.

Ia menganalogikan situasi yang terjadi saat ini seperti makan buah simalamaka. Pasalnya, pandemi Covid-19 tak hanya menelan banyak korban tetapi juga melumpuhkan sistem perekonomian.

Padahal, kata Arsul, sejumlah negara termasuk Indonesia telah menerapkan berbagai strategi untuk menekan penyebaran Covid-19, namun kasus positif Covid-19 terus meningkat.

Maka dari itu, Anggota Komisi II DPR RI tersebut meminta warga untuk terus berdoa dan mematuhi protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 lekas berakhir.

"Tetap naik meski sudah lockdown, PSBB. Pemerintahan negara manapun, tak terkecuali pemerintahan @jokowi, berubah kebijakan ketika ancaman lain "matinya sumber ekonomi rakyat" di depan mata. Situasi bagaikan buah simalakama. Mari terus berdoa & taati protokol #NewNormal #COVID19," cuit Arsul Sani seperti dikutip Suara.com, Minggu (28/6/2020).

Arsul Sani sebut situasi akibat Covid-19 bak buah simalakama. (Twitter/@arsul_sani)
Arsul Sani sebut situasi akibat Covid-19 bak buah simalakama. (Twitter/@arsul_sani)

Dalam cuitannya tersebut, Arsul menyertakan tautan artikel pemberitaan berjudul "Naik Terus, Sudah Lebih 10 Juta Orang di Dunia Terinfeksi Covid-19".

Untuk diketahui, dikutip dari laman worldometers.info, kasus positif Covid-19 di dunia mencapai 10.097.334 orang hingga Minggu (28/6/2020).

Angka kematian akibat Covid-19 dilaporkan sebanyak 501.585 orang dan pasien yang dinyatakan sembuh bertambah menjadi 5.473.348 orang.

Indonesia menempati urutan ke-29 dengan jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 52.812, angka kematian 2.720 orang dan pasien yang sembuh mencapai 21.909 orang.

Sementara negara yang menempati posisi pertama kasus tertinggi Covid-19 adalah Amerika Serikat dengan total 2.596.770 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Jelaskan Bedanya Berpikir Positif dengan Meremehkan Pandemi Covid-19

Pakar Jelaskan Bedanya Berpikir Positif dengan Meremehkan Pandemi Covid-19

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2020 | 14:59 WIB

Masa Pandemi Jadi Waktu yang Tepat Untuk Beli Investasi, Ini Alasannya

Masa Pandemi Jadi Waktu yang Tepat Untuk Beli Investasi, Ini Alasannya

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2020 | 13:53 WIB

Ditinggal Pelayat, Jenazah Lansia Covid-19 Dipindahkan Pakai Eskavator

Ditinggal Pelayat, Jenazah Lansia Covid-19 Dipindahkan Pakai Eskavator

News | Minggu, 28 Juni 2020 | 13:42 WIB

Terkini

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:24 WIB

Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:13 WIB

Program Magang Nasional Batch I Sebentar Lagi Selesai, Peserta Diminta Lengkapi Tahapan Penutup

Program Magang Nasional Batch I Sebentar Lagi Selesai, Peserta Diminta Lengkapi Tahapan Penutup

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:03 WIB