Masyarakat Diimbau Jangan Beli 'Obat Covid-19' di Toko Online

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 29 Juni 2020 | 13:27 WIB
Masyarakat Diimbau Jangan Beli 'Obat Covid-19' di Toko Online
Klorokuin fosfat (chloroquine phosphate) merupakan senyawa sintetis (kimiawi) yang memiliki struktur sama dengan quinine sulfate. (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan obat klorokuin, hidroksiklorokuin dan dexamethasone untuk penyembuhan Virus Corona atau Covid-19 mendorong masyarakat membelinya sebagai langkah pencegahan. Meski dijual bebas, bahkan di toko online, nyatanya penggunaan dua obat tersebut harus berada di bawah pengawasan dokter. 

Direktur Registrasi Obat BPOM Dr dra L Rizka Andalucia menjelaskan tiga obat tersebut memang sudah lama mendapatkan izin edar oleh BPOM untuk penyakit non Covid-19. Tapi ia menegaskan tiga obat tersebut masuk ke dalam kategori obat keras. 

"Apa maksudnya obat keras yang diberikan oleh BPOM, obat tersebut hanya boleh diberi dibeli dengan resep dokter hanya digunakan atas petunjuk dokter," kata Rizka dalam dialog yang disiarkan langsung melalui YouTube BNPB, Senin (29/6/2020).

Karena itu, Rizka mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membeli obat klorokuin, hidroksiklorokuin dan dexamethasone secara bebas. Apalagi ia mengetahui tiga obat tersebut juga dijual di toko online. 

Ia mengingatkan kepada masyarakat untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila membutuhkan obat tersebut. Terlebih pembelian pun disarankan di apotek, rumah sakit atau sarana pendistribusian farmasi yang legal. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak untuk melakukan hal tersebut tidak perlu ada panic buying untuk membeli Dexamethasone ataupun hidroksiklorokuin tersebut. Jangan membeli secara online yang tidak bertanggung jawab," ucapnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dr dr Agus Dwi Susanto  menerangkan obat Dexamethasone itu digunakan hanya untuk pasien berat yang memerlukan alat bantu pernapasan atau ventilator. Sedangkan hidroksiklorokuin digunakan hanya untuk pasien rawat inap dewasa dengan maksimal usia 50 tahun. 

"Tentunya penuh dengan pertimbangan ini yang menjadi dasar penggunaan obat itu tidak boleh digunakan secara sembarangan," tutur Agus. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deksametason Disebut Efektif Untuk Pasien Covid-19, Gimana di Indonesia?

Deksametason Disebut Efektif Untuk Pasien Covid-19, Gimana di Indonesia?

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 12:20 WIB

Penyandang Autoimun di Tengah Aksi Borong Klorokuin saat Covid-19

Penyandang Autoimun di Tengah Aksi Borong Klorokuin saat Covid-19

Tekno | Senin, 29 Juni 2020 | 06:30 WIB

Bukan Deksametason, Remdesivir Jadi Obat Covid-19 Pilihan Korea Selatan

Bukan Deksametason, Remdesivir Jadi Obat Covid-19 Pilihan Korea Selatan

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 19:50 WIB

Terkini

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

News | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 10:42 WIB

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 10:41 WIB

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

News | Senin, 02 November 2026 | 10:38 WIB

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 10:36 WIB

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Batam | Senin, 02 November 2026 | 10:35 WIB

Rumah Mertua atau Mandiri? Sisi Lain Dilema Pengantin Baru Satu Atap

Rumah Mertua atau Mandiri? Sisi Lain Dilema Pengantin Baru Satu Atap

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:30 WIB

Sinopsis Fjord, Terpilih Jadi Film Terbaik Cannes Film Festival 2026

Sinopsis Fjord, Terpilih Jadi Film Terbaik Cannes Film Festival 2026

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:30 WIB

Sosok Taufiq Muhammad WNI Tentara Bayaran Rusia Baru Tewas di Perang Ukraina

Sosok Taufiq Muhammad WNI Tentara Bayaran Rusia Baru Tewas di Perang Ukraina

News | Senin, 02 November 2026 | 10:28 WIB

×