Menlu Jerman: Meski Trump Kalah Pilpres, HubunganTak Akan Membaik

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 29 Juni 2020 | 19:17 WIB
Menlu Jerman: Meski Trump Kalah Pilpres, HubunganTak Akan Membaik
Donald Trump. (AFP)

Suara.com - Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas memprediksi masa depan hubungan negaranya dengan Amerika Serikat.

Menurutnya, meskipun Donald Trump kalah dalam pilpres AS 2020, hubungan dua negara ini tak bisa kembali baik.

"Setiap orang berpikir kemitraan trans-Atlantik akan kembali seperti dulu dengan terpilihnya presiden Demokrat," ujar Heiko Maas seperti yang disadur dari DW pada Senin (29/06/2020).

"(Itu) berarti meremehkan perubahan struktural," lanjutnya.

Lebih lanjut, Maas menekankan sudah melakukan segala cara untuk menjaga hubungan baik antara kedua negara. Tapi, hubungan Jerman - AS terlanjur rumit sejak Trump menjadi presiden.

"Hubungan trans-Atlantik sangat penting, mereka tetap penting dan kami bekerja untuk memastikan mereka memiliki masa depan," ungkap Maas.

Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]

"Tetapi dengan cara mereka sekarang, mereka tidak lagi memenuhi tuntutan yang dimiliki kedua belah pihak untuk mereka," lanjutnya.

Pemilu AS sendiri akan dilangsungkan bulan November 2020 dan Donald Trump bersaing dengan Joe Biden untuk memperbutkan kursi Presiden AS.

Sebelumnya, Trump sudah aktif melempar kritik pada Jerman sejak ia menjabat presiden tahun 2017.

baca juga

Ia pernah menyentil Jerman dan berkata Berlin nakal karena meningkatkan pembelanjaan pertahanan jadi 2 persen dari PDB.

Trump menuduh Jerman sebagai tawanan Rusia karena pipa minyak Nord Stream 2, dan menuding telah memperlakukan AS dengan sangat buruk dalam perdagangan.

Ilustrasi bendera Jerman. (Shutterstock)
Ilustrasi bendera Jerman. (Shutterstock)

Tahun lalu, AS menekan Uni Eropa dengan menetapkan 25% tarif baja dan 10% tarif aluminium yang mempengaruhi industri mobil di Jerman. Ia juga terlihat siap mengacaukan Berlin dengan mengancam tarif mobil impor.

Terakhir, Trump berkata akan mengurangi pasukan AS dengan dalih Jerman tak memenuhi komitmennya untuk belanja 2 persen dari produk domestik bruto (PDB) seperti yang ditetapkan NATO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

COVID-19 dari Rumah Potong Hewan di Jerman Menyebar ke Masyarakat

COVID-19 dari Rumah Potong Hewan di Jerman Menyebar ke Masyarakat

Tekno | Senin, 29 Juni 2020 | 16:21 WIB

Hilang Saat Perang Korea 70 Tahun Lalu, Tentara Amerika Ini Akhirnya Pulang

Hilang Saat Perang Korea 70 Tahun Lalu, Tentara Amerika Ini Akhirnya Pulang

Jogja | Minggu, 28 Juni 2020 | 14:18 WIB

Tak Suka Lagunya Dipakai saat Kampanye, Rolling Stones Ancam Tuntut Trump

Tak Suka Lagunya Dipakai saat Kampanye, Rolling Stones Ancam Tuntut Trump

News | Minggu, 28 Juni 2020 | 10:55 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB