COVID-19 dari Rumah Potong Hewan di Jerman Menyebar ke Masyarakat

Deutsche Welle

Senin, 29 Juni 2020 | 16:21 WIB
COVID-19 dari Rumah Potong Hewan di Jerman Menyebar ke Masyarakat
[DW Indonesia].

Suara.com - Infeksi COVID-19 secara besar-besaran di rumah pemotongan hewan di Jerman, Tönnies, telah menyebar ke masyarakat. Jerman kini mengharuskan karyawan di industri pengolahan daging diuji COVID-19, setidaknya dua kali seminggu.

Pihak berwenang Gütersloh, wilayah barat Jerman, melaporkan pada Minggu (28/06) bahwa ada peningkatan signifikan dalam jumlah infeksi COVID-19 di masyarakat. Penyebaran wabah COVID-19 secara besar-besaran sebelumnya terjadi di pabrik pengolahan daging milik perusahaan keluarga Tönnies.

Sampai saat ini, infeksi sebagian besar terjadi di antara karyawan dan rekan dari pabrik pengolahan daging Tönnies. Namun, wabah tampaknya telah menyebar ke masyarakat.

Selama sepekan terakhir, 75 kasus ditemukan dalam populasi yang lebih luas, tanpa adanya keterkaitan dengan rumah pemotongan hewan tersebut. Terjadi penambahan sebanyak 28 kasus dari laporan sebelumnya.

Pihak berwenang Gütersloh mengatakan bahwa peningkatan kasus ini kemungkinan karena terjadi meningkatnya jumlah pengujian di daerah tersebut. Banyak dari mereka yang diuji tidak menunjukkan gejala.

Menyambut liburan musim panas, orang-orang yang tidak bergejala memiliki peluang lebih besar untuk dites dan berkesempatan untuk bepergian keluar dari area lockdown.

Ribuan kasus

Pada Jumat (26/06) malam, dilaporkan sebanyak 2.203 orang terinfeksi virus corona di distrik Gütersloh. Sebagian besar dari mereka yang terinfeksi adalah pekerja di pabrik daging atau berkaitan dengan tempat itu.

Dari jumlah tersebut, 748 orang dilaporkan telah pulih dan 1.434 orang lainnya masih terinfeksi.

baca juga

Sekitar 29 pasien saat ini sedang menjalani rawat inap, lima di antaranya dalam perawatan intensif.

Sebanyak 21 orang telah meninggal sejak awal pandemi di wilayah tersebut.

Wabah ini telah menghasilkan dekret negara bahwa semua karyawan di industri pengolahan daging harus diuji virus corona setidaknya dua kali seminggu, mulai bulan Juli mendatang.

Perusahaan juga diharuskan untuk mengumpulkan nama dan alamat semua orang yang datang ke tempat usaha.

Sejumlah besar kasus dan klaster di Jerman telah dikaitkan dengan pabrik pengolahan daging. Pabrik dianggap memiliki kondisi dan sistem kerja yang sangat buruk untuk sebagian besar pekerja asal Eropa Timur.

Kasus besar-besaran ini telah memicu seruan untuk perombakan menyeluruh terkait kondisi kerja di industri daging, konsekuensi untuk Tönnies, dan pedoman nasional yang seragam untuk menangani hotspot virus corona.

Guna menangani penyebaran wabah COVID-19, pemerintah negara bagian telah memerintahkan penutupan besar-besaran untuk distrik Gütersloh dan Warendorf, hingga Selasa (30/06) besok. Di masa itu, pemerintah harus memutuskan langkah lanjutan untuk menangani wabah ini. pkp/rap (dpa, epd)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:24 WIB

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Jerman Incar Industri Strategis RI, Semikonduktor dan Baterai EV Jadi Rebutan

Jerman Incar Industri Strategis RI, Semikonduktor dan Baterai EV Jadi Rebutan

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai

Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Daftar Negara Sahabat Ucapkan HUT RI ke-81, Mesir Hingga Jerman

Daftar Negara Sahabat Ucapkan HUT RI ke-81, Mesir Hingga Jerman

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:16 WIB

9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman

9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:06 WIB

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

News | Senin, 27 Juli 2026 | 07:33 WIB

Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku

Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:46 WIB

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Terkini

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:47 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

News | Senin, 14 September 2026 | 14:46 WIB

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:45 WIB

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

News | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari

Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:40 WIB

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:34 WIB

×