Kemarahan Jokowi Terhadap Jajaran Kabinetnya Diharapkan Tak Cuma Gimmick

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Senin, 29 Juni 2020 | 21:25 WIB
Kemarahan Jokowi Terhadap Jajaran Kabinetnya Diharapkan Tak Cuma Gimmick
Jokowi saat menyampaikan arahan dalam sidang kabinet paripurna, di Istana Negara tanggal 18 Juni 2020. [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute Gun Gun Heryanto menilai luapan kemarahan dan ancaman reshuffle kabinet yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di hadapan menterinya saat sidang kabinet menjadi suatu hal yang wajar.

Sebab, kata dia, hal tersebut memang merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden untuk merombak susunan kabinet kapan pun dia inginkan. Jokowi memiliki hak untuk meminta tanggung jawab dari para pembantunya terutama dalam penanganan pandemi Covid-19.

Menurutnya, sikap Jokowi yang kecewa dan penuh intonasi tinggi, dalam artian marah-marah, tersebut sekaligus untuk membangun persepsi publik soal keseriusan dirinya menangani kondisi wabah Corona di Indonesia.

"Kalau konteks tentu saja pesan itu diharapkan membangun persepsi positif di publik terutama menjadi panggung depan (frontstage) narasi keseriusan Presiden Jokowi dalam menangani pandemi. Sebutlah, ini menjadi manajemen kehormatan Jokowi dalam menjaga citra dan reputasinya sebagai presiden yang memerintah," tutur Gun Gun kepada Suara.com, Senin (29/6/2020).

Ia berujar, sikap marah-marah Jokowi di hadapan para menteri tidak menutup kemungkinan merupakan sinyal soal relasi kuasa terutama menyangkut komposisi kabinet. Jokowi bisa saja mencopot menteri-menteri yang dianggap tidak menunjukkan kinerja bagus.

Gun Gun mengatakan, kemarahan Jokowi harus diikuti dengan kinerja menteri-menteri yang seharusnya membaik. Sehingga, tidak ada kesan kemaran Jokowi cuma menjadi gimmick belaka.

"Hanya saja, jangan sampai ini hanya sekadar menjadi drama panggung depan. Marahnya Jokowi mesti diikuti dengan indikator penilaian kinerja para menteri dan diselaraskan dengan matriks kebutuhan pemerintah Jokowi periode kedua terutama sekali dalam rangka mengatasi problem multidimensi akibat pandemi," ujarnya.

"Pernyataan presiden tidak berhenti hanya sekadar 'gimmick' butuh tindaklanjut substansi pesannya yakni perbaikan kinerja para menteri," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Marahi Menteri, Jansen Sebut Hanya Poin Ini yang Bagus di Pidatonya

Jokowi Marahi Menteri, Jansen Sebut Hanya Poin Ini yang Bagus di Pidatonya

News | Senin, 29 Juni 2020 | 21:17 WIB

Wajar Jokowi Geram soal Anggaran Kesehatan, Sri Mulyani Ungkap Datanya

Wajar Jokowi Geram soal Anggaran Kesehatan, Sri Mulyani Ungkap Datanya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2020 | 14:26 WIB

Jokowi Ancam Reshuffle, 5 Kementerian Ini Sempat Dapat Rapor Merah

Jokowi Ancam Reshuffle, 5 Kementerian Ini Sempat Dapat Rapor Merah

News | Senin, 29 Juni 2020 | 14:08 WIB

Terkini

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

×