Kurung Bayi di Kandang Anjing Bersama Ratusan Hewan, Pasutri Diciduk Polisi

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 30 Juni 2020 | 14:11 WIB
Kurung Bayi di Kandang Anjing Bersama Ratusan Hewan, Pasutri Diciduk Polisi
Pasangan suami istri asal Amerika Serikat ditangkap polisi setelah kedapatan mengurung anaknya yang masih berusia 18 bulan di dalam kandang anjing bersama ratusan hewan. (Dok. Henry County Sheriff's Office)

Suara.com - Pasangan suami istri asal Amerika Serikat ditangkap polisi setelah kedapatan mengurung anaknya yang masih berusia 18 bulan di dalam kandang anjing bersama ratusan hewan.

Menyadur Mirror, polisi menemukan anak malang itu setelah melakukan operasi penyelamatan hewan di kawasan Henry County, Tennessee, Kamis (25/6/2020).

Tindakan tak bertanggung jawab itu membuat sang ibu Heather Scarbough (42), ayah tiri sang anak Thomas Jefferson Brown (46), dan sang kakek Charles Brown (62) ditangkap dengan berbagai tuduhan.

Sheriff Henry County, Monte Belew mengatakan pada konferensi pers Jumat (26/6/2020), ditemukan sekitar 700 hewan yang terdiri dari anjing, kelinci, ayam, kucing, burung, tikus, hingga delapan ekor ular.

Pasangan suami istri asal Amerika Serikat ditangkap polisi setelah kedapatan mengurung anaknya yang masih berusia 18 bulan di dalam kandang anjing bersama ratusan hewan. (Dok. Henry County Sheriff's Office)
Pasangan suami istri asal Amerika Serikat ditangkap polisi setelah kedapatan mengurung anaknya yang masih berusia 18 bulan di dalam kandang anjing bersama ratusan hewan. (Dok. Henry County Sheriff's Office)

"Di ruang tamu, kalian mengurung anak dalam kandang di mana anda punya delapan ular dan pakannya berada di dekat kandang," kata Sherrif Monte Belew dikutip Mirror, Selasa (30/6/2020).

"Delapan ular di ruangan yang sama, lalu tikus berlari ke mana-mana."

Belew mengaku prihatin dengan apa yang ia temukan. Dia memprediksi anak itu telah berada dalam kandang dalam waktu yang cukup lama.

"Sangat memilukan melihat kondisi anak ini tinggal. Tidak ada apa-apa untuk bayi itu di seluruh rumah di luar kandang tempat dia berada," beber Belew.

"Semua mainannya ada di sana bersamanya. Tidak ada mainan lain, tidak ada tempat tidur, tidak ada selimut untuknya."

baca juga

Anak yang tidak disebutkan namanya itu dilaporkan telah dievakuasi ke Departemen Layanan Anak. Saat ditemukan, dia dalam kondisi kelaparan.

Selain menjumpai berbagai hewan ilegal, polisi juga menemukan keluarga itu menanam 127 pohon ganja dan 17 senjata.

Ketiganya menghadapi tuduhan pelecehan anak, kekejaman terhadap hewan, pembuatan ganja dan perlengkapan obat-obatan.

Polisi juga menyelamatkan hewan-hewan itu dengan membawanya ke dokter hewan sebelum diberikan ke pusat penyelamatan untuk direhabilitasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 di AS Melonjak, Sejumlah Negara Bagian Kembali Lockdown

Covid-19 di AS Melonjak, Sejumlah Negara Bagian Kembali Lockdown

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 13:55 WIB

Bikin Sayembara Desain Toilet di Bulan, NASA Siapkan Hadiah Rp500 Juta

Bikin Sayembara Desain Toilet di Bulan, NASA Siapkan Hadiah Rp500 Juta

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 12:40 WIB

Gegara Ditanya Tinggi Badan, Remaja 19 Tahun Tembak Dua Orang Hingga Tewas

Gegara Ditanya Tinggi Badan, Remaja 19 Tahun Tembak Dua Orang Hingga Tewas

News | Senin, 29 Juni 2020 | 18:53 WIB

Pria Tembak Mati Pendemo Antirasis Louisville, Korban Ternyata Fotografer

Pria Tembak Mati Pendemo Antirasis Louisville, Korban Ternyata Fotografer

News | Senin, 29 Juni 2020 | 10:50 WIB

Kandungan Kosmetik yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Kandungan Kosmetik yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Video | Senin, 29 Juni 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Polda Metro Akui Febrie Adriansyah Belum Diperiksa sebelum Ditetapkan Tersangka

Polda Metro Akui Febrie Adriansyah Belum Diperiksa sebelum Ditetapkan Tersangka

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:52 WIB

BBCA, BBRI hingga BMRI Bersinar, IHSG Nyaman di Level 6.100

BBCA, BBRI hingga BMRI Bersinar, IHSG Nyaman di Level 6.100

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:50 WIB

Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, 4 Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, 4 Orang Tewas

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:49 WIB

Askrindo Perluas Proteksi Pengusaha, Siap Dukung Proyek Hilirisasi

Askrindo Perluas Proteksi Pengusaha, Siap Dukung Proyek Hilirisasi

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:49 WIB

Ketika Biaya Pendidikan Memicu Ledakan Emosi Orang Tua Siswa

Ketika Biaya Pendidikan Memicu Ledakan Emosi Orang Tua Siswa

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:43 WIB

Ternyata Ini Mobil Mewah yang Dibeli Dody Hanggodo setelah Jadi Menteri PU, Harga Selangit

Ternyata Ini Mobil Mewah yang Dibeli Dody Hanggodo setelah Jadi Menteri PU, Harga Selangit

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:42 WIB

Masih Nunggak Rp1,6 Triliun ke Pihak Ketiga, BGN Janji Bakal Bayar Tahun Ini

Masih Nunggak Rp1,6 Triliun ke Pihak Ketiga, BGN Janji Bakal Bayar Tahun Ini

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:38 WIB

Diterpa Isu Mutasi hingga Nepotisme, Menteri PU Dinilai Mencoreng Kabinet Prabowo

Diterpa Isu Mutasi hingga Nepotisme, Menteri PU Dinilai Mencoreng Kabinet Prabowo

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:38 WIB

Mandiri Looping for Life di Road to INACRAFT Festival 2026: Rawat Warisan, Gerakkan Keberlanjutan

Mandiri Looping for Life di Road to INACRAFT Festival 2026: Rawat Warisan, Gerakkan Keberlanjutan

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:37 WIB

Kampanye Mandiri Looping for Life Tampil di Road to INACRAFT Festival 2026

Kampanye Mandiri Looping for Life Tampil di Road to INACRAFT Festival 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:33 WIB

×