Tolak Ekspor Benih Lobster hingga Kapal Asing, Susi Pudjiastuti: No No No!

Dany Garjito, Husna Rahmayunita

Kamis, 02 Juli 2020 | 12:19 WIB
Tolak Ekspor Benih Lobster hingga Kapal Asing, Susi Pudjiastuti: No No No!
Ilustrasi Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Susi Pudjiastuti kembali bereaksi soal rencana kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Meski mengaku dirinya sudah bukan siapa-siapa, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut merasa berhak menyuarakan sikap penolakan.

Pendapat itu disampaikan Susi Pudjiastuti melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @susipudjiastuti, Selasa (1/7/2020).

"Kawan-kawan semua, saya Susi Pudjiastuti bukan siapa-siapa dan tidak harus jadi siapa-siapa selain diri saya," cuit Susi Pudjiastuti seperti dikutip Suara.com.

Susi Pudjiastuti menyoroti tiga hal yakni perizinan kapal asing untuk mencari ikan di perairan Indonesia, pemanfaatan cantrang dan penangkapan benih lobster.

Secara gamblang, mantan menteri yang populer dengan slogan 'Tenggelamkan' itu menolak keras ketiga kegiatan tersebut

Susi Pudjiastuti tolak kapal asing hingga ekspor benih lobster. (Twitter/@susipudjiastuti)
Susi Pudjiastuti tolak kapal asing hingga ekspor benih lobster. (Twitter/@susipudjiastuti)

Hal ini sekaligus menegaskan sikapnya saat menjabat sebagai Menteri KKP 2014-2019, di mana saat itu Susi Pudjiastuti melarang berbagai kebijakan yang dinilai merugikan negara.

"Kapal ikan ex asing/ asing dijinkan tangkap ikan lagi di Indonesia: NO NO NO; 2. Trawl/ Cantrang diijinkan resmi : NO NO NO; 3. Penangkapan bibit Lobster : NO NO NO," imbuh Susi.

Sementara dalam cuitan sebelumnya, Susi Pudjiastuti menunjukkan kegeramannya seusai mengetahui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (Ditjen Tangkap) resmi memberikan izin ekspor benih lobster kepada 26 eksportir.

baca juga

"KKP/ Dirjen Tangkap telah mengeluarkan ijin tangkap 26 eksportir Bibit Lobster. Luarbiasa!!!!!!!!!!!!!!!!!" tulis Susi.

Ia bahkan mendesak agar Ditjen Tangkap memberikan penjelasan secara terbuka mengapa izin tersebut bisa diloloskan.

Selain itu, Susi Pudjiastuti juga mempertanyakan siapa sebenarnya para eksportir tersebut sehingga diizinkan untuk menjual benih lobster.

"Dan ekspor kepada 26 perusahaan di atas. Luarbiasa!!!!!!! Apa justifikasi yang memberi mereka hak-hak privilese tadi??? Siapa mereka??? Apa???? Apa???? Apa???? DJPT [Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap] bisa jelaskan ke publik dengan gamblang????," terang Susi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memanas! KKP Sindir Soal Penenggelaman Kapal, Susi Pudjiastuti Balas Begini

Memanas! KKP Sindir Soal Penenggelaman Kapal, Susi Pudjiastuti Balas Begini

Jogja | Kamis, 02 Juli 2020 | 11:56 WIB

Pemerintah Buka Opsi Ekspor Benih Lobster, Susi Pudjiastuti Geram

Pemerintah Buka Opsi Ekspor Benih Lobster, Susi Pudjiastuti Geram

Jogja | Rabu, 01 Juli 2020 | 20:00 WIB

Susi Sampai Melongo, Hotman Paris Bandingkan Isi Dompet dan Harga Cincinnya

Susi Sampai Melongo, Hotman Paris Bandingkan Isi Dompet dan Harga Cincinnya

Jogja | Rabu, 01 Juli 2020 | 11:03 WIB

Terkini

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

×