Soal PPDB Bina RW di DKI, Orang Tua Murid: Hanya untuk Menenangkan Sesaat

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 02 Juli 2020 | 17:58 WIB
Soal PPDB Bina RW di DKI, Orang Tua Murid: Hanya untuk Menenangkan Sesaat
PPDB DKI Jakarta 2020/2021. (bidikan layar https://ppdb.jakarta.go.id/)

Suara.com - Solusi Pemprov DKI Jakarta untuk mengadakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi bina RW ternyata masih mendapatkan penolakan. Bahkan jalur penerimaan yang berbasis RW ini dianggap hanya untuk menenangkan sesaat saja.

Perwakilan orang tua murid yang tergabung dalam Gerakan Emak dan Bapak Peduli Pendidikan dan Keadilan (Geprak), Agung Wibowo Hadi, mengatakan jalur zonasi bina RW tidak menjamin anak bisa bersekolah di sekolah negeri.

Ia beranggapan di satu Kelurahan di DKI, masih ada yang belum punya sekolah di wilayahnya. Karena itu menurutnya jika berbasis wilayah yang lebih kecil yakni RW, maka hanya akan mempersulit siswa mendapatkan sekolah.

"Pemerintah punya data di satu Kelurahan itu ada berapa sekolah SMP atau SMA? enggak ada. Gimana satu RW? Nah cuma satu RW loh," ujar Agung saat dihubungi suara.com, Kamis (2/7/2020).

Selain itu, ia menganggap jalur bina RW itu tidak memiliki landasan hukum. Pasalnya dalam peraturan yang menjadi acuan, Permendikbud nomor 44 tahun 2019 tidak mengatur soal penambahan jalur ini.

Surat Keputusan Dinas Pendidikan nomor 501 tahun 2020 juga disebutnya sudah melanggar Permendikbud dari awal. Sebab seleksi berdasarkan jarak yang harusnya jadi prioritas tak dijalankan.

"Nah SK 501 itu ditambahin lagi kuota, ditambahin lagi bina RW. Kan seharusnya mereka surdah salah, malah makin salah," katanya.

Karena itu, ia menganggap jalur bina RW bukanlah solusi yang tepat karena hanya menenangkan semata. Ia lebih menginginkan agar PPDB diulang dengan sistem yang diperbaiki, bukan seleksi usia.

"Ini kebijakannya ibarat kita merengek minta mainan, hanya dikasih permen untuk menenangkan sesaat," pungkasnya.

baca juga

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menambah jalur baru sebagai solusi persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 yang diprotes orang tua murid. Jalur baru itu bernama Jalur Zonasi untuk Bina RW Sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana mengatakan, Jalur Zonasi untuk Bina RW Sekolah ini dilakukan dengan menambah jumlah rombongan belajar dalam satu kelas. Jika sebelumnya rombongan belajar hanya 36 murid, kini bertambah menjadi 40 murid dalam satu kelas SMA.

"Hari ini kami mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui dinas pendidikan membuka jalur yang namanya Jalur Zonasi untuk Bina RW Sekolah. Tentunya, dengan kami menambahkan kuota untuk menambahkan rasio di setiap kelasnya, dari 36 menjadi 40 siswa," kata Nahdiana dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/6/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ABG Stres Gagal Masuk PPDB, Ketawa-ketawa Sendiri di Kamar Sampai Gila

ABG Stres Gagal Masuk PPDB, Ketawa-ketawa Sendiri di Kamar Sampai Gila

Jatim | Kamis, 02 Juli 2020 | 16:29 WIB

Merasa Dirugikan, Ibu Korban Zonasi: Anak Saya Stres dan Tidak Mau Sekolah

Merasa Dirugikan, Ibu Korban Zonasi: Anak Saya Stres dan Tidak Mau Sekolah

Jatim | Kamis, 02 Juli 2020 | 16:05 WIB

Desak PPDB DKI Diulang Meski Sudah Lolos, Orang Tua: Anak Mau Ikut Demo

Desak PPDB DKI Diulang Meski Sudah Lolos, Orang Tua: Anak Mau Ikut Demo

News | Kamis, 02 Juli 2020 | 16:04 WIB

Soal Zonasi Belum Selesai, KPAI Terima Keluhan Baru Jalur Prestasi PPDB DKI

Soal Zonasi Belum Selesai, KPAI Terima Keluhan Baru Jalur Prestasi PPDB DKI

News | Kamis, 02 Juli 2020 | 15:33 WIB

KPAI Desak Dinas Pendidikan Segera Perbaiki Sistem PPDB DKI 2020

KPAI Desak Dinas Pendidikan Segera Perbaiki Sistem PPDB DKI 2020

News | Kamis, 02 Juli 2020 | 15:33 WIB

Anak-anak Depresi Gagal PPDB Jakarta, Mengurung Diri di Kamar dan Malu

Anak-anak Depresi Gagal PPDB Jakarta, Mengurung Diri di Kamar dan Malu

News | Kamis, 02 Juli 2020 | 15:18 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB