Detik-detik Driver Ojol Ditendang, Diduga Gegara Tak Terima Diklakson

Dany Garjito, Farah Nabilla

Minggu, 05 Juli 2020 | 11:52 WIB
Detik-detik Driver Ojol Ditendang, Diduga Gegara Tak Terima Diklakson
Seorang pria terekam sedang menendang pengemudi ojol. (Instagram/@nenk_update)

Suara.com - Publik sosial media baru-baru ini dihebohkan oleh video seorang driver ojol ditendang oleh seorang pria hingga terjungkal dari motornya. Buntutnya, pelaku penendangan itu kemudian diserbu oleh ratusan pengemudi ojek online (ojol) di rumahnya.

Insiden penendangan driver ojol itu sempat terekam kamera ponsel warga yang kemudian diunggah di sosial media dan menjadi viral.

Kronologi driver ojol ditendang pengendara mobil

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria tengah cek-cok dengan seseorang berjaket ojol yang duduk du atas motornya.

Tak berselang lama, pria itu tiba-tiba mengambil ancang-ancang dan menendang pengemudi ojol itu hingga terjungkal bersama motor yang sedang dinaikinya.

Pria itu juga tampak mengacung-acungkan jarinya kepada pengemudi ojol itu.

Belum diketahui secara pasti penyebab pria tersebut menendang si pengemudi ojol. Dalam keterangan video yang beredar itu hanya dituliskan bahwa mereka cekcok lantaran pria yang mengendarai mobil itu kaget ketika ojol yang berkendara di depannya tiba-tiba menepi.

Rumah penendang disambangi rekan driver ojol yang lain

Usai kejadian tersebut, puluhan pengemudi ojol kemudian menghampiri rumah yang diduga milik pelaku penendangan.

baca juga
Ratusan pengemudi ojol di Riau menggeruduk rumah pelaku penendang ojol. (Instagram/@lokerriau1_)
Ratusan pengemudi ojol di Riau menggeruduk rumah pelaku penendang ojol. (Instagram/@lokerriau1_)

Para pengemudi ojol meyakini bahwa pelaku tersebut berada di rumah itu lantaran mobil yang terparkir di halamannya mirip dengan mobil yang dibawa saat peristiwa penendangan.

Ratusan pengemudi ojol itu menggeruduk rumah pelaku untuk menuntut permohonan maaf ata kelakuan kasarnya pada seorang rekan mereka.

Mereka juga melaporkan tindakan kekerasan itu kepada polisi.

Dalam video lain yang diunggah oleh akun Instagram @lokerriau1_, petugas dari Polresta Pekanbaru Riau memberikan arahan kepada para pengemudi ojol yang memadati rumah tersebut.

Kapolresta Pekan Baru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan pada para pengemudi ojol yang memadati jalan bahwa kepolisian akan melakukan proses hukum terhadap aksi kekerasan tersebut.

Penendang Driver Ojol Berakhir di Polisi

Pemuda pelaku tendangan kungfu kepada driver ojol di Pekanbaru saat diperiksa polisi. (Foto: Istimewa/via Riauonline.co.id)
Pemuda pelaku tendangan kungfu kepada driver ojol di Pekanbaru saat diperiksa polisi. (Foto: Istimewa/via Riauonline.co.id)

Ratusan driver ojek online atau ojol di Pekanbaru geger mendatangi rumah seseorang bernama Akbar Perdana pada Sabtu (4/7/2020) malam. Para pengemudi ojol itu kesal dengan ulah Akbar yang melayangkan tendangan 'kungfu' kepada Mulyadi hingga jatuh tersungkur dari sepeda motornya.

Tendangan kungfu Akbar ke bagian perut Mulyadi diketahui terjadi pada Jumat (3/7/2020) di Jalan Cempaka, Kecamatan Sukajadi. Pelaku menendang hingga terjatuh pria berumur 43 tahun itu.

Dilansir dari Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), pada Sabtu malam, kaca spion mobil yang terparkir di rumah pelaku dirusak. Kaca jendela bagian depan rumah juga pecah.

Polisi yang tiba di lokasi kemudian membawa pelaku bersama mobil yang digunakan saat melakukan kekerasan terhadap korban ke Mapolresta Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, massa juga mendatangi Mapolresta memastikan penanganan kasus menimpa rekan sepekerjaan diproses hukum.

"Jadi mereka ingin memastikan apakah ada penanganan penganiayaan dilakukan tersangka terhadap driver ojek online. Kita telah menangani, kami telah menjelaskan kasus tersebut sedang kita proses," katanya.

Andi, salah satu pengemudi ojol mengatakan, mereka menginginkan kasus kekerasan ini diusut hingga tuntas oleh kepolisian. Menurutnya, korban diancam akan ditembak oleh pelaku.

"Tuntutan dari driver-driver harus diusut sampai tuntas oleh Polresta. Aspirasi dari kawan-kawan, pelaku penganiayaan itu sampai mau mengancam ingin menembak," katanya.

Kata dia, tidak hanya mengancam ingin menembak, bahkan Akbar juga mengaku sebagai polisi.

"Jadi intinya, tidak ada kata damai untuk pelaku pemukulan driver ojol Pekanbaru. Harga mati untuk kasus ini hingga persidangan. Dia mengaku ingin menembak pelaku, juga mengaku polisi," kata Andi.

Terkait hal tersebut, Kapolresta Kombes Nandang memastikan, pelaku tidak memiliki senjata api (senpi), dan bukan polisi.

"Oh tidak ada, dia memang sempat mengeluarkan kata-kata, "akan saya tembak kamu", tapi itu hanya sekedar kata-kata atau ucapan dari pelaku," ujar Nandang.

Di hadapan massa, Kapolresta mengatakan akan mengusut tuntas kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rifka Annisa Bikin Film, Angkat Kisah Nyata Penyintas Kekerasan Seksual

Rifka Annisa Bikin Film, Angkat Kisah Nyata Penyintas Kekerasan Seksual

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2020 | 13:20 WIB

Polemik PPDB Pakai Usia, Ombudsman Sebut Anies Lakukan Kekerasan pada Anak

Polemik PPDB Pakai Usia, Ombudsman Sebut Anies Lakukan Kekerasan pada Anak

News | Sabtu, 04 Juli 2020 | 11:36 WIB

PSBB Depok Diperpanjang, Ojol Boleh Angkut Penumpang di Luar Zona Merah

PSBB Depok Diperpanjang, Ojol Boleh Angkut Penumpang di Luar Zona Merah

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2020 | 18:21 WIB

New Normal, Masyarakat Belum Yakin Gunakan Ojol

New Normal, Masyarakat Belum Yakin Gunakan Ojol

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:30 WIB

Pemkot Bandung Wajibkan Operator Ojol Lakukan Swab Test kepada Mitranya

Pemkot Bandung Wajibkan Operator Ojol Lakukan Swab Test kepada Mitranya

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2020 | 14:58 WIB

Cekcok dengan Pegawai, Pria Nekat Tembaki Restoran Pizza

Cekcok dengan Pegawai, Pria Nekat Tembaki Restoran Pizza

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:09 WIB

Terkini

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

×