Risma Mengeluh Capek, Berat Badan Turun hingga Dituduh Bawa Pasien COVID-19

Dany Garjito, Rifan Aditya

Minggu, 05 Juli 2020 | 12:39 WIB
Risma Mengeluh Capek, Berat Badan Turun hingga Dituduh Bawa Pasien COVID-19
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Suara.com/Dimas)

Suara.com - Setelah videonya bersujud di depan seorang dokter viral di media sosial, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengeluh telah bekerja keras mengurusi lonjakan pasien COVID-19 di Surabaya.

Kepada Rosiana Silalahi dalam program acara Rosi bertajuk Ada Apa dengan Risma yang tayang di KompasTV, Kamis (2/7/2020), Risma mengaku capek hingga berat badan turun.

"Yang jelas saya memang sakit mbak jadi pemimpin itu," kata Risma kepada Rosi.

Pembawa acara senior ini langsung menanggapi keluhan Risma. Ia membujuk Wali Kota Surabaya tersebut untuk bercerita.

"Apa itu? Ibu selalu ngomong ke semua orang soal ini, saya diperlakukan tidak adil, ibu mau ngomong di Rosi?" tanya Rosiana Silalahi.

Risma pun mengatakan, "Terus terang, mengurusi pasien itu capek. Makanya saya dengan seluruh staf saya semua turun berat badannya."

Selain hal itu, Risma juga menjelaskan bahwa pihaknya harus menyelesaikan masalah-masalah yang sebetulnya tidak mereka lakukan. Pihaknya dituduh membawa 38 pasien yang disebut-sebut ditelantarkan.

"Misalnya kami dituduh membawa 38 pasien (COVID-19). Bagaimana mungkin mbak, ambulans saya 17-16. Kemudian kalau kami menangani 38 berarti saya harus pakai ambulans itu dua kali mengantar," ungkapnya.

Risma berkeyakinan tuduhan itu tidak benar. Sebab ambulans yang dimilik pemerintah kota Surabaya juga diperlukan untuk menangani kasus lain, misalnya kecelakaan, ibu melahirkan dan lain-lain.

baca juga

Ia menegaskan bahwa 38 pasien sebagaimana tuduhan yang muncul tidak ada adalam data pemerintah kota Surabaya.

"Bahwa pasien 38 Covid-19 yang katanya ditelantarkan itu di data kami tidak ada. Karena semua sistem di Surabaya itu pakai elektronik," ucap Risma.

Ia menambahkan, "Begitu sopir atau dokter masuk itu sudah tertulis di data kami dan punya petanya, dokter kemana, ambulans kemana. Kami punya semua data itu."

Dalam kesempatan itu, Risma juga menyebut bersedia bertukar nyawa dengan warga yang sakit agar bisa sembuh.

"Saya berulang kali taruhan nyawa untuk warga saya. Kalau semua yang sakit bisa sembuh diganti nyawa saya, saya ikhlas," kata Risma.

Politisi Partai PDI Perjuangan ini menyebut bahwa penanganan kasus COVID-19 bukanlah perkara yang mudah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Kalung Antivirus Corona dan 4 Berita Kesehatan Terpopuler Lainnya

Heboh Kalung Antivirus Corona dan 4 Berita Kesehatan Terpopuler Lainnya

Health | Minggu, 05 Juli 2020 | 09:19 WIB

Kasus Covid-19 Tinggi, Risma: Kalau Bisa Ganti Nyawa Saya, Saya Ikhlas

Kasus Covid-19 Tinggi, Risma: Kalau Bisa Ganti Nyawa Saya, Saya Ikhlas

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 21:47 WIB

Jawab Tudingan Sujud di Kaki Dokter Cuma Drama, Wali Kota Risma: Terserah

Jawab Tudingan Sujud di Kaki Dokter Cuma Drama, Wali Kota Risma: Terserah

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 19:49 WIB

Terkini

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

×