Gelar Apel Ganyang Komunis, Massa Berkerumun di Tengah Corona

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 05 Juli 2020 | 14:55 WIB
Gelar Apel Ganyang Komunis, Massa Berkerumun di Tengah Corona
BerbagI elemen organisasi islam menggelar upacara bertajuk Apel Siaga Ganyang Komunis, di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2020). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Berbagai elemen organisasi kemasyarakatan islam menggelar upacara bertajuk Apel Siaga Ganyang Komunis, di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2020). Acara dihadiri Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni atau PA 212, hingga Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama ini digelar di tengah merebaknya virus corona Covid-19.

Pantauan Suara.com, acara yang digelar pukul 13.00 WIB ini sudah diramaikan massa dari berbagai elemen itu. Bahkan jumlahnya cukup banyak hingga banyak yang memilih berada di luar.

Upacara digelar seperti pada umumnya dengan peserta upacara dan perangkat upacara lainnya seperti komandan inspektur.

Lapangan tersebut beserta tribun terlihat hampir penuh. Di pintu gerbang juga dijaga oleh sejumlah anggota ormas.

Upacara di tengah terik matahari ini menarik perhatian warga sekitar. Mereka terlihat membuat banyak kerumunan di bagian luar lapangan.

Tak hanya para anggota ormas, para pedagang juga mengambil kesempatan untuk berjualan di acara ini. Banyak orang-orang yang memilih untuk jajan sambil melihat upacara ini.

Kebanyakan dari para anggota ormas terlihat menggunakan masker. Namun ada beberapa saat ketika berkerumun mereka membuka masker sambil berbincang dan merokok.

BerbagI elemen organisasi islam menggelar upacara bertajuk Apel Siaga Ganyang Komunis, di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2020). (Suara.com/Fakhri Fuadi)
BerbagI elemen organisasi islam menggelar upacara bertajuk Apel Siaga Ganyang Komunis, di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2020). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Selain itu tak terlihat mereka menjalankan keseluruhan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Banyak dari mereka berfoto sambil berdempetan.

Jaga jarak juga tak terlihat dijalankan dengan baik. Bahkan peserta upacara di lokasi juga tak menjaga jarak seperti yang sudah diimbau.

baca juga

Koordinator acara Apel Siaga Ganyang Komunis, Maman Suryadi mengklaim setidaknya ada sekira 5.000 peserta yang akan mengikuti acara tersebut.

"Yang akan hadir dari berbagai ormas-ormas kemasyarakatan, insyaallah estimasi Apel Siaga kurang lebih 5.000 personil, bahkan lebih," kata Maman saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2020).

Panglima FPI tersebut merincikan acara Apel Siaga Ganyang Komunis akan diawali dengan upacara, kemudian gelar pasukan, pembacaan teks Pancasila, pembacaan lagu Indonesia Raya dan sambutan dari inspektur upacara. Apel akan diakhiri dengan pembacaan doa untuk keselamatan bangsa.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mempermasalahkan adanya demonstrasi di tengah merebaknya virus corona Covid-19. Namun ia meminta para demonstran untuk menaati protokol pencegahan penularan corona.

Beberapa hari kebelakang memang demonstrasi kerap terjadi di depan instansi pemerintah di ibu kotam. Mulai dari orang tua murid yang protes PPDB hingga demo PA 212 yang menentang RUU HIP.

Kendati demikian, ia tak memungkiri demonstrasi yang membuat orang berkerumun memiliki potensi penularan corona yang tinggi. Namun ia tetap mengizinkannya dengan syarat menerapkan protokol.

"Unjuk rasa dan lain-lain ini harus dipastikan harus ikuti protokol jaga jarak karena risiko besar," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Sita KTP Pelanggar Protokol Kesehatan di Kabupaten Malang

Polisi Sita KTP Pelanggar Protokol Kesehatan di Kabupaten Malang

Jatim | Minggu, 05 Juli 2020 | 13:38 WIB

Bupati Banyuwangi: Pariwisata Dulu yang Dijual Harga, Sekarang Kesehatan

Bupati Banyuwangi: Pariwisata Dulu yang Dijual Harga, Sekarang Kesehatan

Jatim | Minggu, 05 Juli 2020 | 13:22 WIB

Umat Katolik di Kupang Kembali Beribadah di Gereja

Umat Katolik di Kupang Kembali Beribadah di Gereja

Foto | Minggu, 05 Juli 2020 | 13:10 WIB

Wisata Kembali Dibuka, Azwar Anas: Sanksi Tegas Pengusaha Langgar Protokol

Wisata Kembali Dibuka, Azwar Anas: Sanksi Tegas Pengusaha Langgar Protokol

Jatim | Minggu, 05 Juli 2020 | 12:49 WIB

Panglima FPI: Apel Siaga Ganyang Komunis akan Diikuti Ribuan Orang

Panglima FPI: Apel Siaga Ganyang Komunis akan Diikuti Ribuan Orang

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 08:43 WIB

Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Hiburan

Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Hiburan

Foto | Minggu, 05 Juli 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal

Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Bukan Cuma Kulit, Otot Wajah Kini Jadi Perhatian dalam Perawatan Anti-Aging Wanita Paruh Baya

Bukan Cuma Kulit, Otot Wajah Kini Jadi Perhatian dalam Perawatan Anti-Aging Wanita Paruh Baya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Antrean BBM Bikin Macet, Pengelola SPBU di Pekanbaru Diminta Atur Kendaraan

Antrean BBM Bikin Macet, Pengelola SPBU di Pekanbaru Diminta Atur Kendaraan

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Buku Billy and the Hole: Tidak Semua Teman Layak Dituruti

Buku Billy and the Hole: Tidak Semua Teman Layak Dituruti

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Beli Ganja Rp25 Juta Lewat Medsos, Petani Malang Malah Dijemput Polisi

Beli Ganja Rp25 Juta Lewat Medsos, Petani Malang Malah Dijemput Polisi

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Film Secret Zoo: Ketika Bertahan Hidup Menjadi Ajang Pertunjukan

Review Film Secret Zoo: Ketika Bertahan Hidup Menjadi Ajang Pertunjukan

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Abaikan Teriakan Penjaga Rel, Pemuda 21 Tahun Tewas Terseret Babaranjang di Bandar Lampung

Abaikan Teriakan Penjaga Rel, Pemuda 21 Tahun Tewas Terseret Babaranjang di Bandar Lampung

Lampung | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:57 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Apek di Lemari Pakaian Tanpa Kamper, Ampuh dan Aman

5 Cara Menghilangkan Bau Apek di Lemari Pakaian Tanpa Kamper, Ampuh dan Aman

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Sinopsis Shaque: Trust no One, Series Misteri Parineeti Chopra di Netflix

Sinopsis Shaque: Trust no One, Series Misteri Parineeti Chopra di Netflix

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Chandra Asri, Diskominfo Jatim, dan PNM Terima Award LMS 2026

Chandra Asri, Diskominfo Jatim, dan PNM Terima Award LMS 2026

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:50 WIB

×