Tak Setuju Kalung Eukaliptus Disebut Antivirus Corona, Pakar: Butuh Riset

Ririn Indriani, Lilis Varwati

Minggu, 05 Juli 2020 | 13:52 WIB
Tak Setuju Kalung Eukaliptus Disebut Antivirus Corona, Pakar: Butuh Riset
Kalung nyeleneh karya warganet respons kalung antivirus Kementan.[Twitter/HandokoTjung]

Suara.com - Kalung antivirus Corona yang terbuat dari eukaliptus tengah ramai menjadi perbincangan pasca Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan benda tersebut bisa menangkal Covid-19.

Kalung yang terbuat dari tanaman dengan nama ilmiah eucalyptus yang biasa digunakan untuk membuat minyak kayu putih itu mendapat tanggapan dari berbagai pihak, salah satunya pakar kesehatan.

Menurut Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH., MMB, FINASIM, FACP, FACG, minyak kayu putih sejak dulu memang telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit.

Akan tetapi untuk dimanfaatkan sebagai obat Covid-19, sambung dia, harus ada penelitian lebih lanjut.

"Masih butuh perjalanan riset yang panjang untuk sampai bisa klaim sebagai antivirus. Apalagi riset in vitro atau baru di tingkat sel, belum menggunakan virus Covid-19 langsung," kata Prof. Ari dalam pesan singkat yang diterima Suara.com, Minggu (5/7/2020).

Kalung antivirus corona (Dok Kementerian Pertanian)
Kalung antivirus corona (Dok Kementerian Pertanian)

Tingginya harapan atas penanganan virus SARS COV-2, dinilainya, membuat banyak orang cepat menyimpulkan penelitian yang baru di tingkat sel, tetapi langsung diklaim sebagai obat antivirus.

"Bagaimana dengan produk-produk kayu putih yang ada dalam bentuk inhaler, roll on yang sebagian sudah disetujui BPOM, tetap keberadaannya bukan sebagai antivirus. Jadi, saya tidak setuju jika kalung eucalyptus disebut sebagai kalung antivirus. Cukuplah disebut Kalung kayu putih atau Kalung Eucalyptus," tegasnya.

Prof Ari berharap riset eukaliptus atas khasiatnya untuk menangkal Covid-19 tetap dilanjutkan. Jika terbukti secara uji klinis maka bisa bermanfaat dalam terapi Covid-19.

"Menjadi kontribusi Indonesia untuk Dunia. FKUI dengan IMERI (Indonesia Medical Education Research Institute) siap bekerja sama dengan Balai Besar penelitian veteriner untuk melakukan uji animal dan uji klinis dengan produk eucalyptus ini," terangnya.

baca juga

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan kalung antivirus merupakan hasil ramuan yang dibuat oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan.

"Dari 700 jenis, satu (jenis bahan) yang bisa mematikan Corona hasil lab kita, dan hasil lab ini untuk antivirus. Dan kita yakin bulan depan ini sudah dicetak, diperbanyak," kata Syahrul di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2020).

Syahrul menjelaskan kalung antivirus itu sudah melewati uji coba. Ia mengklaim, ketika digunakan selama 15 menit, antivirus itu akan bekerja membunuh 42 persen virus Corona. Sedangkan kalau sudah digunakan 30 menit akan menangkal 80 persen virus Corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawab Keraguan Eucalyptus, Kementan RI: Secara Ilmiah Bisa Dibuktikan

Jawab Keraguan Eucalyptus, Kementan RI: Secara Ilmiah Bisa Dibuktikan

Health | Sabtu, 04 Juli 2020 | 18:50 WIB

Kalung Antivirus Corona Tak Cukup Bukti, Ahli: Kalau Buat Jualan Emang Laku

Kalung Antivirus Corona Tak Cukup Bukti, Ahli: Kalau Buat Jualan Emang Laku

Health | Sabtu, 04 Juli 2020 | 17:45 WIB

Ahli Minta Masyarakat Hati-hati Terhadap Klaim Kalung Antivirus Corona

Ahli Minta Masyarakat Hati-hati Terhadap Klaim Kalung Antivirus Corona

Health | Sabtu, 04 Juli 2020 | 16:52 WIB

Diklaim Bisa Bunuh Corona, Kementan Produksi Kalung Antivirus Bulan Depan

Diklaim Bisa Bunuh Corona, Kementan Produksi Kalung Antivirus Bulan Depan

News | Sabtu, 04 Juli 2020 | 14:14 WIB

Lindungi Si Kecil dari Risiko Terpapar Virus dengan Minyak Telon Eucalyptus

Lindungi Si Kecil dari Risiko Terpapar Virus dengan Minyak Telon Eucalyptus

Press Release | Kamis, 21 Mei 2020 | 16:18 WIB

Kabar Baik! 4 Anti Virus Corona Buatan Indonesia Dipatenkan

Kabar Baik! 4 Anti Virus Corona Buatan Indonesia Dipatenkan

Bisnis | Senin, 18 Mei 2020 | 20:14 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×