Ketegangan Berbuntut Panjang, AS Pertimbangkan Blokir untuk TikTok

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 07 Juli 2020 | 16:52 WIB
Ketegangan Berbuntut Panjang, AS Pertimbangkan Blokir untuk TikTok
Ilustrasi aplikasi TikTok. [Shutterstock]

Suara.com - Menteri luar negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo sedang mempertimbangkan untuk memblokir TikTok. Menyadur CNN pada Selasa (07/07/2020), keputusan yang sama juga mungkin berlaku untuk aplikasi asal China lainnya.

"Sehubungan dengan aplikasi China di ponsel orang, saya dapat meyakinkan Anda bahwa Amerika Serikat akan mendapatkan yang ini. Saya tidak ingin berada di depan Presiden (Donald Trump), tapi ini sesuatu yang sedang kita pertimbangkan," ujarnya pada Fox News.

Pompeo kemudian menambahkan, warganya bisa saja mengunduh aplikasi populer ini jika mereka ingin informasi pribadinya ada di tangan China.

Pertimbangan untuk memblokir aplikasi asal China ini muncul seiring dengan ketegangan dua negara yang tak kunjung padam. Kini, kerusakan hubungan AS-China sudah merembet pada cakupan yang lebih luas seperti keamanan nasional, perdagangan dan teknologi.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. (AFP)
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. (AFP)

TikTok adalah perusahaan aplikasi berbagi video yang berdiri di bawah label ByteDance. Perusahaan ini berbasis di China dan berulang kali disentil oleh politisi AS tentang isu ancaman keamanan nasional terkait data pribadi penggunanya.

TikTok menyangkal tuduhan itu dan berkata perusahaannya beroperasi terpisah dari ByteDance. Ia berusaha meyakinkan bahwa pusat datanya berada di luar China dan tak pernah tunduk pada hukum China.

"TikTok dipimpin oleh CEO Amerika, dengan ratusan karyawan dan pemimpin utama di bidang keselamatan, keamanan, produk, dan kebijakan publik di sini di AS," kata juru bicara TikTok.

Ilustrasi aplikasi TikTok. [Shutterstock]
Ilustrasi aplikasi TikTok. [Shutterstock]

"Kami tidak memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada mempromosikan pengalaman aplikasi yang aman untuk pengguna kami. Kami tidak pernah memberikan data pengguna kepada pemerintah China dan kami juga tidak akan melakukannya jika diminta."

Sebelumnya, TikTok juga mengumumkan pihaknya berhenti beroperasi di Hong Kong. Meskipun analis mengatakan ini bagian dari strategi bisnis perusahaan, tapi unsur poltis sangat sulit dipisahkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Kanye West Benar-benar Menjadi Presiden Amerika Serikat?

Bisakah Kanye West Benar-benar Menjadi Presiden Amerika Serikat?

News | Senin, 06 Juli 2020 | 19:17 WIB

Peretas Sukses Memeras Universitas di Amerika Serikat, Tebusan Rp16 Miliar

Peretas Sukses Memeras Universitas di Amerika Serikat, Tebusan Rp16 Miliar

Tekno | Senin, 06 Juli 2020 | 07:30 WIB

Mike Pompeo Menuding John Bolton Pengkhianat

Mike Pompeo Menuding John Bolton Pengkhianat

News | Jum'at, 19 Juni 2020 | 17:29 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB