Mike Pompeo Menuding John Bolton Pengkhianat

Dany Garjito, Rima Suliastini

Jum'at, 19 Juni 2020 | 17:29 WIB
Mike Pompeo Menuding John Bolton Pengkhianat
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. (AFP)

Suara.com - Penasihat Keamanan Amerika Serikat, John Bolton, dalam buku terbarunya menyebut Mike Pompeo pernah memanggil Donald Trump sebagai penyebar kebohongan. Namun hal ini dibantah habis-habisan oleh Pompeo. Ia bahkan balik menuding Bolton sebagai pengkhianat.

"John Bolton menyebarkan sejumlah kebohongan. Sangat menyedihkan dan berbahaya," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Richard Pompeo disadur Strait News pada Jumat (19/06/2020).

"(Bahwa) peran publik terakhir John Bolton adalah pengkhianat yang merusak Amerika dengan melanggar kepercayaan sakral dengan rakyatnya," lanjutnya.

"Kepada teman-teman kami di seluruh dunia: Anda tahu bahwa presiden AS Trump adalah kekuatan yang membawa kebaikan di dunia," tambah Pompeo.

Pompeo mengaku belum membaca buku, "The Room Where It Happened," yang coba diblokir oleh pemerintahan Trump dari publikasi.

Penasihat Keamanan Amerika Serikat John Bolton. (AFP)
Penasihat Keamanan Amerika Serikat John Bolton. (AFP)

Tetapi menurut kutipan yang diterbitkan oleh surat kabar utama, Bolton mengatakan bahwa Pompeo pernah meremehkan Trump padahal selama ini ia dikenal sebagai salah satu pembantu presiden yang tidak pernah berbenturan di depan umum.

Menurut The New York Times, Bolton menulis ia pernah menerima catatan dari Pompeo selama pertemuan pertama Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura.

Ia mengatakan tentang presiden, "Dia sangat penuh omong kosong."

Menteri Luar Negeri AS Mike Richard Pompeo tiba di Gedung Pancasila untuk melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (4/8/2018). Pertemuan Menteri Luar Negeri RI-AS itu untuk meningkatkan hubungan mitra strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Menteri Luar Negeri AS Mike Richard Pompeo tiba di Gedung Pancasila untuk melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (4/8/2018). Pertemuan Menteri Luar Negeri RI-AS itu untuk meningkatkan hubungan mitra strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Pompeo melakukan perjalanan empat kali ke Korea Utara pada tahun 2018 untuk memulai diplomasi bagi Trump, yang telah memuji usahanya sendiri sebagai layak menerima Hadiah Nobel Perdamaian.

baca juga

Tetapi Bolton menulis bahwa Pompeo, sebulan setelah KTT Singapura pada Juni 2018, memberhentikan diplomasi Korea Utara Trump dan mengatakan "tidak ada kemungkinan untuk berhasil," menurut laporan Times.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihina Donald Trump, Begini Tanggapan John Bolton tentang Bukunya

Dihina Donald Trump, Begini Tanggapan John Bolton tentang Bukunya

News | Jum'at, 19 Juni 2020 | 12:45 WIB

Kisah Donald Trump Mengemis Bantuan China untuk Menang di Pemilu 2020

Kisah Donald Trump Mengemis Bantuan China untuk Menang di Pemilu 2020

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 12:05 WIB

Donald Trump Jatuhkan Sanksi kepada ICC, Palestina: Konyol dan Arogan

Donald Trump Jatuhkan Sanksi kepada ICC, Palestina: Konyol dan Arogan

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Rebutan Solar Berdarah di SPBU Makassar, Kenapa Pertamina Selalu Bilang Stok Aman?

Rebutan Solar Berdarah di SPBU Makassar, Kenapa Pertamina Selalu Bilang Stok Aman?

Sulsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:10 WIB

Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban

Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban

DPR | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:10 WIB

Siasat Geely Hindari Tarif Uni Eropa dengan Membajak Jalur Produksi Pabrik Ford di Spanyol

Siasat Geely Hindari Tarif Uni Eropa dengan Membajak Jalur Produksi Pabrik Ford di Spanyol

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:10 WIB

Wacana Riau Dimekarkan Bernama Riau Pesisir atau Provinsi Siak Indrapura

Wacana Riau Dimekarkan Bernama Riau Pesisir atau Provinsi Siak Indrapura

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:09 WIB

Amnesty Internasional: Korupsi Batu Bara 'Blackout' Langgar Hak Hidup Layak Masyarakat

Amnesty Internasional: Korupsi Batu Bara 'Blackout' Langgar Hak Hidup Layak Masyarakat

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:08 WIB

Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?

Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:06 WIB

7 Moisturizer Ceramide Terbaik yang Nyaman Dipakai Pagi dan Malam

7 Moisturizer Ceramide Terbaik yang Nyaman Dipakai Pagi dan Malam

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:06 WIB

Suasana Batin Kelas Menengah: Gaji Numpang Lewat, Mau Hemat Tapi Makin Tak Selamat

Suasana Batin Kelas Menengah: Gaji Numpang Lewat, Mau Hemat Tapi Makin Tak Selamat

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:05 WIB

9 HP Murah Baterai 6000 mAh, Awet Dipakai Seharian Mulai Rp1 Jutaan

9 HP Murah Baterai 6000 mAh, Awet Dipakai Seharian Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:04 WIB

Review Ride or Die: Sajikan Plot Twist Menarik tentang Pembunuh Bayaran

Review Ride or Die: Sajikan Plot Twist Menarik tentang Pembunuh Bayaran

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:00 WIB

×