Menteri Tak Kompak, Puan Maharani Akui Pemerintah Belum Punya Solusi Corona

Rabu, 08 Juli 2020 | 11:16 WIB
Menteri Tak Kompak, Puan Maharani Akui Pemerintah Belum Punya Solusi Corona
Puan Maharani di tayangan YouTube Deddy Corbuzier. (YouTube/Deddy Corbuzier)

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengakui jika saat ini pemerintah belum menemukan solusi terkait masalah virus corona. Ia pun menyentil soal kekompakan para menteri dalam kabinet Presiden Jokowi yang terlihat belum kompak dalam menanganinya.

Hal tersebut ia sampaikan ketika menjadi bintang tamu di tayangan YouTube Deddy Corbuzier yang dilansir Suara.com, Rabu (8/6/2020).

"Kita sedang berusaha bergotong royong untuk mencari solusi tentang masalah ini.  Ini kan bukan hanya di Indonesia, 215 negara terkena masalah ini. dan semua belum mendapat solusi seperti yang diharapkan," kata Puan Maharani.

Ia lantas membahas jika masyarakat Indonesia tidak bisa sepenuhnya menjaga diri di rumah dan mengesampingkan urusan perekonomian masing-masing.

"Tanpa kerja bagaimana kita akan mengurus ekonomi kita. Tapi kalau kerja malah kemudian jadi sakit hingga amit-amit meninggal terus ngapain? Jadi pilihan antara ekonomi dan kesehatan ini enggak bisa dipilih," kata Puan.

Putri dari mantan presiden Megawati Soekarnoputri ini mengungkap bahwa solusi untuk keluar dari masalah krisis Covid-19 ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan semua kalangan.

"Ini yang harus kita pikirkan bareng-bareng, enggak cuma pemerintah, enggak cuma orang per-orang tapi sama-sama, bagamana caranya sehat tapi bisa kerja," ungkap Puan.

Ketua DPR RI ini pun mengungkapkan jika negara-negara lain berhasil menemukan cara mengatasi Covid-19 tak lain lantaran warganya yang bisa diajak disiplin.

"Sampai sekarang pemerintah kita belum bisa menetukan. Bahkan kalau kita tanya ke negara lain pun belum bisa. jadi kalau ada negara yang mempunyai cara mengatasi pandemi covid ini karena mungkin masalah jumlah penduduk, kemudian tingkat kedisiplinan," jelas Puan.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Presiden Jokowi Mengakui Marah-marahnya Pakai Teks?

Mendengar ungkapan itu, Deddy Cobuzier pun melempar pertanyaan, "Maksud Anda masyarakat negara ini tidak disiplin?"

"Ya memang. Kita harus akui. Negara sebesar ini, dengan penduduk yang besar, tidak mudah untuk mengatur untuk bisa berdisiplin," jawab Puan.

Ia lantas menjelaskan alasan mengapa tingkat kedisiplinan warga Indonesia masih rendah karena yang harus diterapkan adalah soal physical distancing.

Puan lantas memberi contoh bahwa fasilitas yang ada untuk menerapkan physical distancing di Indonesia masih belum memadahi misalnya transportasi.

"Kalau untuk physical distancing di angkutan misal, hanya menampung 50 persen angkutan, lalu sisanya ke mana?" tanya Puan. Sebuah pertanyaan yang selama ini sering ditanyakan oleh masyarakat Indonesia.

"Artinya kita mengakui bahwa pemerintah kita belum menemukan solusi sama sekali?" tanya Deddy Corbuzier.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI