Miris! ABK WNI Tewas di Kapal China, Kerap Dianiaya dan Tak Diberi Makan

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 09 Juli 2020 | 11:37 WIB
Miris! ABK WNI Tewas di Kapal China, Kerap Dianiaya dan Tak Diberi Makan
Ilustrasi mayat. [Antara]

Suara.com - Seorang anak buah kapal atau ABK Indonesia yang bekerja di kapal ikan berbendera China dilaporkan meninggal dunia. ABK tersebut meninggal dunia setelah dilaporkan sakit karena perlakuan yang tidak mengenakan selama bekerja oleh kapten kapal.

ABK tersebut bernama Yadi, asal Lampung. Ia bekerja di kapal China Lu Qian Yuan Yu 117. Setelah diketahui meninggal dunia, jasadnya pun dipindahkan ke kapal Lu Qian Yuan Yu 118 bersamaan dengan proses transfer cumi hasil tangkapan.

Menurut pengaduan yang disampaikan kepada Pengelola Fisher Centre Bitung, Yadi meninggal setelah menderita sakit lantaran sering mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi dari kapten kapal.

"Walaupun sudah banyak korban, perlakuan yang diterima oleh ABK Indonesia di kapal China tidak berubah," kata Pengelola Fisher Centre Bitung, dan juga manajer lapangan SAFE Seas DFW Indonesia, Laode Hardiani dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2020).

Dalam pelaporan tersebut juga dijelaskan Yadi meninggal akibat mengalami kekerasan oleh kapten kapal. Salah satu tendangan kapten kapal tersebut sempat mengenai dada Yadi dan langsung jatuh sakit.

"Setelah pemukulan itu Yadi langsung jatuh sakit, ironisnya lagi pada saat sakit Yadi tidak diberi makan, ketika kondisi sudah kritis baru diberi roti dan susu," ujarnya.

Karena tidak diberikan penanganan serius, Yadi akhirnya meninggal dunia ketika kapal melakukan operasi penangkapan cumi di perairan Argentina pada dua pekan yang lalu.

Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Moh Abdi Suhufan mengatakan terdapat 12 ABK asal Indonesia di kapal Lu Qian Yuan Yu 118 yang direkrut oleh tiga agen pemberangkatan ABK di Indonesia.

Mereka diberangkatkan oleh PT MTB, PT DMI dan PT MJM. Yadi diketahui direkrut dan dikirim PT MTB di Tegal.

Fakta lain diungkapkan bahwa PT MTB tidak memiliki izin operasional yaitu Surat Izin Usaha Perekrutan dan Penempatan Awak Kapal (SIUPPAK) dari Kementerian Perhubungan dan Surat Izin Perusahan Penempatan Pekerja Migran (SP3MI) dari Kementerian Tenaga Kerja.

"Berdasarkan catatan kami, sampai saat ini terdapat 27 orang ABK Indonesia yang menjadi korban dari PT MTB dengan status meninggal, hilang dan selamat," kata Koordinator Nasional DFW Indonesia Abdi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditaruh di Freezer, Detik-detik Terkuaknya Mayat ABK WNI di Kapal China

Ditaruh di Freezer, Detik-detik Terkuaknya Mayat ABK WNI di Kapal China

Jatim | Kamis, 09 Juli 2020 | 11:27 WIB

Diduga Tewas Dianiaya, Mayat ABK WNI Disimpan di Freezer Kapal Asal China

Diduga Tewas Dianiaya, Mayat ABK WNI Disimpan di Freezer Kapal Asal China

Jogja | Kamis, 09 Juli 2020 | 10:59 WIB

Lagi! ABK Indonesia Meninggal di Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya

Lagi! ABK Indonesia Meninggal di Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 07:18 WIB

Berakhir Damai, Kasus Penganiayaan ABK Indonesia oleh Kapten Kapal Taiwan

Berakhir Damai, Kasus Penganiayaan ABK Indonesia oleh Kapten Kapal Taiwan

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 11:26 WIB

LPSK Kasih Perlindungan 14 ABK WNI Korban Perdagangan Orang Kapal China

LPSK Kasih Perlindungan 14 ABK WNI Korban Perdagangan Orang Kapal China

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 17:30 WIB

Kasus ABK WNI Disiksa di Kapal China, Polisi Tangkap Agen Penyalur

Kasus ABK WNI Disiksa di Kapal China, Polisi Tangkap Agen Penyalur

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 10:29 WIB

241 ABK MV Island Princess Tiba di Indonesia, Diisolasi di Hotel

241 ABK MV Island Princess Tiba di Indonesia, Diisolasi di Hotel

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 15:01 WIB

Terkini

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:11 WIB

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:01 WIB

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:45 WIB

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:37 WIB

Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia

Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:31 WIB